
Karena tidur juga penting.. Gangguan tidur yang tidak normal dapat menyebabkan penyakit otak dan penyakit jantung, serta meningkatkan risiko penyakit kronis lainnya tanpa Anda sadari. Mari kenali tes tidur (Sleep Test) yang merupakan penilaian dan diagnosis untuk mengobati gangguan tidur yang tidak normal sebelum penyakit serius muncul.

Kurang tidur pasti berdampak pada tubuh. Jika terus kurang tidur, dampaknya akan semakin jelas terlihat. Cara terbaik untuk mengatasi kurang tidur adalah dengan tidur yang cukup.

Untuk dokter mendiagnosis apakah seseorang mengalami insomnia atau tidak, diperlukan anamnesis pasien sebagai dasarnya. Dokter akan menanyakan detail tentang kesulitan tidur tersebut.

Untuk pasien yang mengalami insomnia tanpa penyebab yang jelas atau tidak merespons pengobatan dengan memuaskan, atau memiliki gangguan psikiatri dan masalah tidur lainnya yang menyertainya, dokter biasanya menyarankan agar pasien menjalani tes tidur (Sleep test) untuk mengevaluasi tidur secara dekat.

Pendekatan untuk mengobati insomnia meliputi pengobatan tanpa obat dan pengobatan dengan obat-obatan.

Rasa ngantuk dapat menyerang secara tiba-tiba (Sleep Attack), menyebabkan tertidur di tengah aktivitas atau mengalami microsleep. Menjaga kualitas tidur yang baik adalah hal penting yang dapat membantu menjauhkan risiko dan bahaya yang bisa berakibat fatal.

Merasa mengantuk terus-menerus, tidak peduli berapa lama tidur, tiba-tiba tertidur tanpa disadari bukanlah masalah sepele. Ini mungkin merupakan tanda peringatan dari penyakit narkolepsi. Harus diperhatikan karena dapat berbahaya jika harus mengemudi kendaraan atau bekerja dengan mesin.

Seringkali banyak orang mengabaikan kelainan tubuh seperti mendengkur, berhenti bernapas saat tidur, mengantuk yang berlebihan, dan kejang, hingga berkembang menjadi demensia dan penurunan memori, padahal tubuh Anda sering memberikan sinyal peringatan.

Insomnia adalah kondisi yang merugikan kesehatan dan mempengaruhi pembelajaran, pekerjaan, serta kualitas hidup. Banyak orang selain mengalami masalah insomnia juga mengalami gejala mendengkur dan apnea tidur obstruktif.

Skala Kantuk Epworth

Tubuh kita semua perlu tidur sesuai dengan jadwal jam biologis. Namun, bagaimana cara tidur yang paling baik untuk kesehatan kita? Dan bangun dengan perasaan segar?

Gejala mendengkur terjadi saat tidur. Otot leher akan rileks dan melemas, menyebabkan saluran udara menyempit. Udara yang bergerak melalui saluran udara yang menyempit.