
Cedera saat berolahraga sebagian disebabkan oleh kelelahan otot akibat pemecahan glikogen (Glycogen Depletion) yang merupakan sumber energi cadangan tubuh. Pemecahan glikogen terjadi ketika melakukan olahraga dengan intensitas sedang hingga berat selama 90 – 180 menit atau intensitas berat hingga sangat berat selama 15 - 30 menit.

Cedera pada area lutut sering terjadi pada pemain sepak bola setelah cedera pergelangan kaki. Hal ini sering menyebabkan masalah serius dan memerlukan waktu penyembuhan yang lama.

Memulihkan tubuh setelah cedera akibat olahraga membantu untuk dapat berolahraga dan bermain olahraga dengan bahagia, baik itu berolahraga untuk kompetisi maupun berolahraga untuk kesehatan.

Sepeda tangan adalah alat yang digunakan untuk latihan aerobik. Prinsip kerjanya mirip dengan sepeda biasa tetapi digerakkan dengan tangan bukan kaki. Latihan dengan sepeda tangan dilakukan dalam posisi duduk, tangan memegang tuas dan mendorong dalam arah yang sama seperti mengayuh sepeda.

Pemain golf dan pemain tenis mungkin pernah mengalami gejala seperti berlatih golf terlalu banyak lalu merasakan nyeri di sekitar siku dekat tonjolan tulang di bagian luar atau dalam siku. Kadang-kadang saat memukul terlalu keras atau kena tanah (cangkul) akan langsung merasakan nyeri di daerah siku. Gejala-gejala ini disebut penyakit tendonitis otot di daerah siku, yang sering ditemukan pada pemain golf dan pemain tenis.

Atlet atau orang yang bermain olahraga serta orang yang banyak berolahraga mungkin pernah mengalami cedera otot. Setelah berolahraga, akan ada gejala nyeri, bengkak, kaku, atau pegal di satu atau lebih kelompok otot, yang biasanya disebabkan oleh kerja otot yang terlalu berat.

Kondisi bahu beku sering ditemukan pada usia paruh baya, lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pria. Biasanya, kondisi ini menyebabkan rasa sakit di area bahu yang dapat menyulitkan dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti mengenakan pakaian, menggaruk punggung, atau menyebabkan nyeri bahu saat tidur.

Sendi bahu adalah sendi yang paling rentan mengalami dislokasi dalam tubuh. Penyebab utama dislokasi bahu adalah kecelakaan. Mekanisme terjadinya yaitu jatuh dari ketinggian atau adanya tekanan kuat pada bahu saat berada dalam posisi abduksi dan rotasi eksternal.

Ketika berbicara tentang operasi, orang awam sering membayangkannya dengan ketakutan bahwa setelah operasi akan ada luka besar, harus dirawat untuk waktu yang lama, sebelum pulih dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Setelah sembuh, akan muncul bekas luka yang jelek.

Penyempitan pembuluh darah koroner yang terjadi adalah otot jantung kekurangan pasokan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal, menyebabkan gejala nyeri dada akibat kekurangan darah di jantung. Jika ada penyumbatan oleh gumpalan darah di salah satu cabang pembuluh darah jantung, dapat menyebabkan kondisi berbahaya pada otot jantung. Terkadang kondisi ini bisa sangat parah sehingga menyebabkan kematian dalam waktu singkat atau seketika.

Robekan tendon bahu adalah masalah yang umum ditemui. Pasien biasanya datang dengan gejala nyeri dan tidak dapat menggunakan bahu dengan normal, menyebabkan melemahnya sendi bahu. Pasien akan mengalami penurunan fungsi bahu dalam aktivitas sehari-hari.

Nyeri tulang kering dengan lari maraton (Shin Splint Syndrome) adalah kondisi yang sering ditemukan pada pelari, yang penyebabnya dapat dibagi menjadi dua kelompok utama: dari kecelakaan atau faktor eksternal dan dari penggunaan berlebihan atau latihan yang terlalu berlebihan dan dipaksakan.