Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Memulihkan tubuh setelah cedera olahraga

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Pravit Chamroontaneskul

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 10 Dec 2025
    Dr. Pravit Chamroontaneskul
    Dr. Pravit Chamroontaneskul
    Bangkok Hospital Headquarter
    Memulihkan tubuh setelah cedera olahraga
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 10 Dec 2025

    Penyebab Cedera Olahraga

    Cedera olahraga dapat terjadi karena 2 penyebab utama:

    1. Kecelakaan selama bermain
    2. Penggunaan berulang
    Yang umumnya ditemukan adalah karena penggunaan berulang. Kebanyakan perawatan tidak memerlukan operasi.


    Mendiagnosis Cedera dalam Olahraga

    Cedera harus didiagnosis dengan benar melalui pemeriksaan fisik dan mungkin pemeriksaan lain seperti X-Ray. Dalam kasus perawatan konservatif, bisa diobati dengan obat untuk mengurangi rasa sakit dan terapi fisik untuk membantu meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki, dan meningkatkan kekuatan otot serta sendi.


    Mengobati Cedera dalam Olahraga

    Perawatan cedera olahraga dalam 1-3 hari pertama menggunakan prinsip yang disebut RICE

    Rest : Istirahat, hentikan gerakan pada area yang terluka, atau kurangi aktivitas dan coba kurangi tekanan pada area yang terluka.

    Ice : Kompres dingin pada area yang terluka selama 15-20 menit setiap 2-3 jam.

    Compression : Balut erat bagian yang terluka dengan perban elastis.

    Elevation : Angkat area yang terluka tinggi untuk membantu mengurangi pembengkakan.


    Kembali Berolahraga

    Sebelum kembali berolahraga, yang penting adalah menyesuaikan struktur tubuh agar bugar untuk siap kembali berolahraga. Pada tahap awal setelah cedera, fokuslah pada:

    • Meningkatkan fleksibilitas otot dan jaringan lunak di sekitar sendi yang terluka.
    • Melatih kekuatan otot
    • Melatih daya tahan otot Pelatihan yang tepat akan membantu otot dan sendi menanggung beban, membantu berolahraga dengan baik dan mencegah cedera berulang di area yang sama.

    Selain itu, ketika atlet cedera dan berhenti berlatih, kemampuan dan daya tahan jantung/paruh akan menurun, selama masa pemulihan harus berolahraga aerobik untuk menjaga ketahanan sistem sirkulasi/paruh, ini akan membantu agar tidak mudah lelah saat kembali berolahraga. Latih bagian yang tidak terluka. Jika cedera pada kaki, olahraga tangan sebagai gantinya, seperti bersepeda tangan untuk menjaga ketahanan.


    Ketika cedera membaik, Anda dapat berolahraga dengan mendukung bagian yang terluka dengan mengurangi beban atau dampak dengan menggunakan peralatan pendukung dampak seperti latihan air, treadmill yang mengurangi gravitasi (Alter-G), yang memiliki kantong udara untuk mengurangi dampak, cocok bagi mereka yang belum siap menanggung beban penuh. Setelah siap, kembali berlari atau berolahraga normal, dengan program latihan atau berlari yang secara bertahap meningkat sistematis (Progressive Exercise Program / Progressive Running Program) untuk memastikan kemampuan kembali berolahraga atau berlari sepenuhnya seperti sebelumnya.

     

    Pencegahan Cedera dalam Olahraga

    Pencegahan sangat penting dan harus dilakukan bersamaan dengan perawatan sejak awal dengan menemukan penyebab cedera yang berasal dari dua faktor utama yaitu faktor internal dan eksternal:

    • Faktor internal Ketidakseimbangan struktur tubuh seperti kaki yang panjangnya berbeda, lutut bengkok, pergelangan kaki miring, atau lengkung kaki yang terlalu tinggi atau rata, ini dapat menyebabkan cedera (yang dapat diperbaiki dengan penyangga sepatu atau menyesuaikan sepatu). Kondisi fisik yang tidak siap, otot yang kurang fleksibel dan kuat, pernah cedera sebelumnya tetapi pemulihan belum memadai, ketika kembali berlari atau berolahraga, dapat menyebabkan cedera berulang di area yang sama.
    • Faktor eksternal seperti berlari di permukaan keras secara terus-menerus membuat dampak lebih besar, pelatihan yang tidak tepat, meningkatkan jarak lari terlalu cepat dapat membuat otot dan jaringan di daerah tersebut tidak mampu menanggung beban dan dampak, yang dapat menyebabkan cedera. Oleh karena itu, perlu menyesuaikan pelatihan secara bertahap (Progressive Training). Atau bagi beberapa orang, sepatu tidak sesuai dengan kondisi kaki, atau sepatu sudah habis masa pakainya. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan cedera selama latihan atau olahraga.


    Oleh karena itu, jika mengikuti langkah-langkah baik perawatan, pemulihan, maupun pencegahan, setiap orang bisa berolahraga dan bermain olahraga dengan bahagia, baik berolahraga untuk bersaing maupun untuk kesehatan.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Pravit Chamroontaneskul

    Rehabilitation Medicine

    Dr. Pravit Chamroontaneskul

    Rehabilitation Medicine

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Mandian es batu terapi otot dengan dingin Image
    AI
    Mandian es batu terapi otot dengan dingin
    Memakai masker saat berolahraga memiliki efek buruk atau tidak Image
    AI
    Memakai masker saat berolahraga memiliki efek buruk atau tidak
    Tetap Aktif Mendorong Tubuh Membantu Fisik dan Mental Melawan COVID-19 Image
    AI
    Tetap Aktif Mendorong Tubuh Membantu Fisik dan Mental Melawan COVID-19
    Lihat informasi kesehatan lainnya