Jadilah pahlawan hati Berjanji bersama-sama untuk merawat jantung Anda sendiri dan orang yang Anda cintai

Penyakit jantung bawaan disebabkan oleh kelainan dalam proses pembentukan organ sejak dalam kandungan. Insiden penyakit jantung bawaan atau jantung bocor secara keseluruhan sekitar 0,8 - 1 persen dari bayi baru lahir. Sebagian besar pasien adalah perempuan dibandingkan laki-laki dengan rasio 3 banding 1.

Gagal jantung bukanlah hal yang jauh dari kehidupan sehari-hari karena selain sebagai penyakit kronis akibat kelainan jantung, kondisi ini juga dapat terjadi secara mendadak karena berbagai penyebab dan faktor. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat sangatlah penting.

Prosedur Pemasangan Stent Graft melalui Kateter (Endovascular Aneurysmal Repair) semakin meningkat dalam peranannya untuk merawat penyakit aneurisme aorta karena luka operasi yang lebih kecil dan tingkat kematian di rumah sakit yang lebih rendah, dengan hasil pengobatan jangka panjang yang setara dengan operasi terbuka.

Jantung manusia terdiri dari otot yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Setiap hari, jantung berdetak sekitar 100.000 kali dan memompa sekitar 8.000 liter darah per hari. Oleh karena itu, mempelajari tentang jantung dan makanan yang membantu meningkatkan kekuatan jantung adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Saat ini, penyakit jantung koroner dianggap sebagai penyakit yang semakin sering ditemukan. Perawatan terdiri dari perawatan melalui kateterisasi (PCI) atau operasi bypass arteri koroner. Keuntungan dari perawatan melalui kateterisasi adalah waktu pemulihan setelah prosedur lebih cepat daripada operasi.

Gangguan irama jantung yang paling umum adalah fibrilasi atrium. Pasien memiliki risiko stroke sebesar 10 - 15% per tahun ketika ditemukan bersamaan dengan diabetes dan penyakit arteri koroner. Dalam jangka panjang, ketika komplikasi telah terjadi, akan sulit untuk mengembalikan kesehatan dan kualitas hidup pasien seperti semula.

Perempuan memiliki rasio terkena penyakit jantung koroner lebih rendah dari pria, yaitu 5 banding 1. Namun, seiring dengan bertambahnya usia hingga mencapai menopause, peluang untuk terkena penyakit jantung koroner akan sama dengan pria.

Di tengah situasi COVID-19 yang menyebar ke seluruh dunia telah ditemukan hubungan antara penyakit yang memiliki gejala mirip dengan Kawasaki dengan COVID-19 yang menyebabkan anak-anak meninggal akibat komplikasi.

Pasien COVID-19 setelah terinfeksi akan memiliki masa inkubasi dan tingkat keparahan yang berbeda. Pada pasien dengan gejala berat yang membutuhkan bantuan alat pernapasan, jika alat pernapasan sudah pada tingkat tertinggi tetapi masih tidak dapat memberikan oksigen yang cukup ke tubuh, dokter akan mempertimbangkan alternatif pengobatan yaitu ECMO, yaitu alat bantu untuk menopang fungsi jantung dan paru-paru.

Virus COVID-19 terus menyebar di seluruh dunia dan merusak berbagai sistem dalam tubuh. Meskipun sebagian besar pasien, sekitar 80 persen, tidak menunjukkan gejala yang parah, tingkat keparahannya bergantung pada kemampuan masing-masing negara dalam merawat pasien.

Salah satu gejala yang dapat diamati jika terinfeksi COVID-19 adalah sesak napas dan dada terasa sesak, yang mirip dengan gejala pada beberapa jenis penyakit jantung. Mengetahui dan mengamati gejala dengan cara yang tepat akan membantu membedakan penyakit dan menangani dengan benar.