Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Kelainan Jantung Bawaan

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Heart Hospital
    Diperbarui pada: 26 ธ.ค. 2025
    Kelainan Jantung Bawaan
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Heart Hospital
    Diperbarui pada: 26 ธ.ค. 2025

    Mengenal Kelainan Jantung Bawaan

    Penyakit jantung bawaan terjadi akibat kelainan dalam pembentukan organ sejak masih dalam kandungan. Insidensi penyakit jantung bawaan atau jantung bocor secara keseluruhan sekitar 0,8 – 1 persen pada bayi baru lahir. Sebagian besar pasien adalah perempuan, yaitu tiga kali lebih banyak dibandingkan laki-laki. Dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu:

    • Kelompok anak biru Terjadi akibat kelainan yang menyebabkan darah biru bercampur dengan darah merah, yang seharusnya tidak terjadi. Hal ini menyebabkan anak tampak kebiruan atau kemerahan muda. Gejalanya cukup signifikan dan hampir semua memerlukan operasi. Pertumbuhan anak-anak ini akan lebih sedikit dibandingkan dengan yang normal karena darah yang mengalir ke tubuh memiliki tingkat oksigen lebih rendah dari normal. Hanya sedikit yang dapat tumbuh menjadi dewasa.
    • Kelompok tidak biru Kelompok ini memiliki berbagai bentuk, bisa terjadi pada katup jantung (jarang) atau dinding sekat bilik jantung yang tidak tertutup sempurna, terdapat celah bocor (sering). Dalam kasus ini tidak menyebabkan kebiruan, tetapi membuat darah berlebih ke paru-paru dan jantung bekerja lebih keras tanpa kebutuhan yang diperlukan, sehingga berdampak buruk terhadap paru-paru dan jantung di masa depan. Jenis-jenis yang sering ditemukan dapat dibagi menjadi:
      1. Bocornya dinding sekat bilik jantung bagian atas (Atrial Septal Defect: ASD)
      2. Bocornya dinding sekat bilik jantung bagian bawah (Ventricular Septal Defect: VSD)
      3. Pembuluh darah yang berlebihan secara abnormal antara paru-paru dan jantung (Patent Ductus Arteriosus: PDA)

    Gejala pada Pasien 

    • Gampang lelah
    • Pertumbuhan lambat
    • Napas cepat
    • Beberapa orang mungkin memiliki gejala pada usia 20 – 30 tahun

    Pemulihan dengan Penutupan Bocor Jantung 

    Pengobatan dengan penutupan bocor jantung dapat dilakukan mulai dari usia 5 tahun hingga dewasa jika tidak ada aliran darah yang kembali. Pasien yang diobati dengan metode ini harus mengonsumsi obat pengencer darah selama 6 bulan untuk mencegah pembekuan darah di jaring sintetis. Pasien harus mendapatkan pemeriksaan ultrasonografi ekokardiografi 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun untuk memantau hasil pengobatan. Setelah itu dapat menjalani hidup normal


    Menutup Bocor Jantung dengan Alat Khusus

    Penutupan bocor jantung dengan alat khusus adalah teknologi baru, nyaman, tanpa pembedahan. Alat untuk menutup kebocoran antar dinding sekat bilik jantung ini didesain dengan jaring sintetis yang memiliki dua lapisan, sehingga tidak menimbulkan masalah bekas luka. Setelah ditutup dengan jaring, tubuh akan membentuk jaringan yang menutupi dalam 3 bulan. Namun, penutupan dengan alat khusus tidak dapat mengantikan sepenuhnya operasi. Dapat menggantikan sekitar 75% tergantung pada ukuran bocor yang ada.


    Manfaat Pengobatan

    1. Menghindari risiko dari pembedahan jantung terbuka
    2. Tidak ada bekas luka pembedahan di dada
    3. Mengurangi rasa sakit yang mungkin terjadi akibat pembedahan
    4. Waktu perawatan di rumah sakit hanya 2 – 3 hari 
    5. Pasien dapat lebih cepat mandiri
    6. Memperpendek waktu pemulihan di rumah hanya menjadi 2 – 3 hari 

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    5 Tanda Untuk Mengamati Si Kecil dengan Kelainan Jantung Image
    AI
    5 Tanda Untuk Mengamati Si Kecil dengan Kelainan Jantung
    Jantung si Kecil Perlu Diwaspadai: COVID-19 dan Penyakit Kawasaki Image
    AI
    Jantung si Kecil Perlu Diwaspadai: COVID-19 dan Penyakit Kawasaki
    Lihat informasi kesehatan lainnya