


Penyakit hati berlemak (Fatty Liver) adalah kondisi di mana terjadi penumpukan lemak, yang sebagian besar dalam bentuk Trigliserida, di sel-sel hati. Artinya, ada kelebihan gula dalam tubuh di luar kebutuhan sehingga hati mengubahnya menjadi lemak.

Obesitas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, terutama perilaku manusia yang berisiko menyebabkan obesitas. Penting untuk memperhatikan nutrisi dengan memilih makanan yang mencakup 5 kelompok makanan secara lengkap, menjaga berat badan tetap stabil, dan berolahraga secara teratur. Jika semua metode sudah dilakukan namun berat badan tidak kunjung turun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Masalah obesitas perut, lingkar pinggang yang berlebihan, serta metabolisme yang tidak baik seperti dulu, semuanya ini dapat menjadi tanda peringatan sindrom metabolik yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, hipertensi, dan stroke.

Operasi untuk mengurangi ukuran lambung memerlukan persiapan sebelum dan sesudah operasi agar perawatan dapat berjalan dengan efektif.


Dari keadaan obesitas yang menyebar ke seluruh dunia menjadi faktor yang menyebabkan munculnya berbagai komplikasi dan penyakit kronis dalam jumlah besar, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, jantung, pembuluh darah, gout, osteoartritis, hingga kondisi lemak hati yang semakin sering ditemukan.

Masalah bagi orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas meningkatkan risiko untuk berbagai penyakit. Salah satu dari penyakit tersebut adalah diabetes tipe 2, yang ditemukan pada 95 persen dari semua pasien diabetes, dan 4 dari 5 orang yang menderita diabetes tipe ini memiliki kelebihan berat badan atau obesitas.

Jika ingin memiliki kesehatan yang baik, berat badan di atas timbangan menunjukkan angka yang memuaskan dan tidak melebihi batas yang ditentukan, memahami penyebab kenaikan berat badan dan mengetahui cara menurunkan berat badan yang benar adalah hal penting yang akan membantu mempertahankan berat badan yang baik secara berkelanjutan.

Wanita yang mengalami obesitas dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, produksi hormon seksual tidak normal, sehingga dapat menyebabkan Sindrom Ovarium Polikistik (Polycystic Ovary Syndrome-PCOS). Jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan kesulitan memiliki anak, penebalan lapisan endometrium, dan kanker endometrium.