
Pembedahan penggantian lensa buatan atau RLE adalah metode koreksi penglihatan untuk orang yang berusia 50 tahun ke atas yang mulai mengalami degenerasi lensa mata. Membantu mengembalikan penglihatan jernih di segala jarak, mengurangi penggunaan kacamata, dengan memilih jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhan pribadi dan dikelola oleh tim dokter mata ahli.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang umum ditemui. Saat ini terdapat lebih dari 300 juta penderita diabetes di seluruh dunia. Di antara populasi Thailand terdapat sekitar 3.2 juta penderita diabetes, atau sekitar 6.4 persen dari populasi usia dewasa. Jumlah penderita juga terus meningkat di semua negara di seluruh dunia.

Katarak adalah penyebab utama gangguan penglihatan kabur dan kebutaan baik secara nasional maupun global. Pasien biasanya menemui dokter mata ketika katarak sudah matang sehingga berbahaya bagi mata dan sulit untuk diobati.

Siapa yang pernah mengalami masalah mata gatal, mata perih, keluarnya air mata, mata kering, tetes mata buatan yang digunakan tidak begitu membantu, mata selalu merah, kelopak mata bengkak dan merah, sering mengalami bintitan, terdapat kotoran mata yang keras, atau bangun di pagi hari dengan bulu mata menempel sehingga sulit membuka mata. Jika sering mengalami gejala-gejala ini, mungkin menandakan bahwa Anda mengalami peradangan kelopak mata yang bukan perkara sepele.

Diabetes adalah penyakit kronis yang sering ditemukan. Banyak orang mungkin berpikir bahwa ini adalah penyakit yang hanya terjadi pada orang dewasa saja, tetapi sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja di segala usia, dengan tingkat kejadian yang bervariasi tergantung pada jenis diabetes.

Ketika merasa kelopak mata berkedut, banyak orang sering tidak berpikir apa-apa karena sebentar saja hilang. Namun, kedutan pada kelopak mata juga bisa menjadi indikator penyakit. Sehingga, perlu memperhatikan gejalanya dengan cermat. Jika kedutan terlalu sering atau terlalu sering terjadi, ini bisa menunjukkan adanya kelainan yang tidak terduga.

Masalah pada kelopak mata dapat terjadi pada orang dari semua jenis kelamin dan usia dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Masalah ini bisa muncul pada satu mata atau kedua mata. Meskipun tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi dapat mempengaruhi penglihatan. Oleh karena itu, ketika adanya kelainan terdeteksi, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk perawatan yang tepat.

Pemeriksaan mata pada anak adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan oleh orang tua atau wali, karena anak sering tidak menyadari bahwa mereka memiliki kelainan. Terkadang, ketika sudah menyadari, mungkin sudah terlambat. Oleh karena itu, pemeriksaan mata pada anak pada waktu yang tepat sangatlah penting untuk membantu menjaga penglihatan dan kesehatan mata anak dengan cara yang benar.

Pernahkah Anda memperhatikan mengapa Anda melihat bayangan hitam mirip sarang laba-laba atau nyamuk yang beterbangan, tetapi ketika mencoba untuk memfokuskan pandangan, bayangan tersebut malah menghilang dengan cepat? Dan biasanya menjadi lebih jelas ketika melihat ke langit atau dinding putih, atau terkadang melihat kilatan cahaya meskipun berada di tempat gelap. Gejala-gejala ini disebabkan oleh kondisi yang disebut vitreous degeneration.

Penyakit katarak atau penyakit mata akibat katarak terjadi karena berbagai penyebab. Gejala dan tingkat keparahannya bervariasi mulai dari gejala ringan, iritasi mata, hingga penglihatan kabur atau bahkan menyebabkan kebutaan. Ada 4 jenis katarak pada mata yang mungkin sudah dikenal, yaitu pterigium, pinguecula, katarak, dan glaukoma. Oleh karena itu, kita harus memahami 4 penyakit katarak yang sering dialami oleh masyarakat Thailand agar dapat menjaga kesehatan mata dengan baik.

Mata kering adalah penyakit yang umum ditemukan, yaitu kondisi di mana jumlah air mata tidak cukup untuk melembapkan permukaan mata. Bisa dialami oleh semua jenis kelamin dan segala usia. Meskipun gejala mata kering pada umumnya bukan penyakit serius, namun dapat menimbulkan gangguan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, dan jika dibiarkan berkembang, bisa menyebabkan peradangan kronis yang parah hingga berisiko menyebabkan kebutaan.

Pinguecula dan Pterygium adalah benjolan yang terdapat pada konjungtiva di dekat kornea mata. Jika hanya berada pada konjungtiva, maka disebut Pinguecula. Namun, jika benjolan tersebut meluas hingga masuk ke kornea, disebut Pterygium. Pterygium memiliki bentuk menyerupai jaringan segitiga dengan ujungnya berada di kornea. Jaringan ini mirip dengan konjungtiva yang memiliki pembuluh darah yang menempel pada kornea. Ukurannya dapat bervariasi dari kecil hingga besar, dengan tingkat kemerahan tergantung pada jumlah pembuluh darah yang ada. Baik Pinguecula maupun Pterygium umumnya ditemukan di bagian sudut dalam mata dekat hidung, namun dapat juga muncul di sudut dalam dan luar mata secara bersamaan.