Mencegah masalah kelopak mata dapat terjadi pada orang dari segala usia dan mungkin memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Mungkin muncul di satu mata atau kedua mata. Meski tidak menyakitkan, dapat mempengaruhi penglihatan. Oleh karena itu, jika menemukan kelainan, segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat.
Masalah Kelopak Mata
Kelopak mata jatuh adalah kondisi di mana kelopak mata atau bagian atas kelopak mata jatuh lebih rendah dari posisi normanya, dari sedikit ke turun hingga menutupi pupil atau kornea. Pasien sering mengunjungi dokter mata untuk berkonsultasi tentang tingkat kelopak mata yang tidak sama, kesulitan membuka mata, merasa mata berat, hingga penglihatan yang terganggu dalam kasus yang parah.
Jenis-Jenis Abnormalitas Kelopak Mata
Kelainan kelopak mata jatuh dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu:
- Kelebihan kulit pada kelopak mata (Dermatochalasis) Kelopak mata tetap pada posisi normal, tetapi kulit pada kelopak mata atau dahi melentur menutupi mata. Kondisi ini semakin bertambah seiring bertambahnya usia dan lebih sering terjadi pada mereka yang sering terkena sinar matahari, menggosok mata, mengalami peradangan pada jaringan di sekitar mata, dan penyakit jaringan ikat tertentu.

- Kelopak mata jatuh (Ptosis) Pada kondisi ini, kelopak mata turun menutupi mata, disebabkan oleh kerja otot kelopak mata yang kurang optimal. Ini mungkin muncul bersamaan dengan kelainan kulit kelopak mata dan disebabkan oleh berbagai faktor.
Mengenal Kelebihan Kulit pada Kelopak Mata
Kelebihan kulit pada kelopak mata (Dermatochalasis) disebabkan oleh penuaan jaringan ikat kulit. Ini bisa muncul lebih awal pada orang yang mengalami peradangan di sekitar mata, sering terkena sinar matahari, menggosok mata, atau mengalami penyakit jaringan ikat tertentu.
Gejala Kelebihan Kulit pada Kelopak Mata
Kulit di sekitar kelopak mata atau dahi mengendorg dan melentur menutupi mata, membuat lipatan kelopak mata lebih kecil. Pasien merasa sulit membuka mata dan terasa berat, harus sering membuka mata dengan bantuan tangan untuk melihat secara normal. Ada kalanya terjadi iritasi saat air mata mengalir atau berkeringat.
Diagnosis Kelebihan Kulit pada Kelopak Mata
Kulit pada kelopak mata atau dahi melentur, terdapat garis lipatan kulit yang lebih banyak, dan pasien sering mengangkat alis untuk membantu penglihatan. Setelah membantu mengangkat kelebihan kulit, kondisi membaik, dan dapat ditemukan jaringan lemak dari rongga mata yang menonjol sehingga kelopak mata terlihat bengkak. Perlu dilakukan diagnosis banding dengan kelainan saraf atau penyakit kulit lainnya.
Pengobatan Kelebihan Kulit pada Kelopak Mata
- Gejala ringan, seperti hanya lipatan kelopak mata yang tidak sejajar, dapat diatasi dengan menempelkan pita transparan untuk menciptakan lipatan kelopak mata.
- Gejala berat, seperti kulit melentur hingga menutupi penglihatan, memerlukan pembedahan untuk mengangkat kelebihan kulit dan lemak, yang dapat dilakukan dengan beberapa metode tergantung lokasi kelebihan kulit dan pengalaman dokter.
Mengenal Kelopak Mata Jatuh
Kelopak Mata Jatuh (Ptosis) terjadi ketika kelopak mata turun lebih rendah dari normal, sehingga perlu diketahui penyebabnya dan dirawat sesuai dengan akar masalahnya. Penyebab yang sering ditemukan antara lain kelopak mata jatuh sejak lahir, otot pengangkat kelopak mata yang terlepas dari tempatnya, sobekan otot atau saraf, atau adanya tumor yang menarik kelopak mata.

Kelopak Mata Jatuh Sejak Lahir

Kelopak mata jatuh sejak lahir biasanya disebabkan oleh otot pengangkat kelopak mata yang tidak berkembang dengan baik dan menjadi jaringan fibrosis sehingga fungsinya berkurang. Sebagian kecil disebabkan oleh kelainan fungsi saraf sejak lahir atau penyakit genetik.
- Gejala berupa kelopak mata jatuh di satu atau kedua mata, mata tidak bisa terbuka sepenuhnya atau tidak sejajar, lipatan kelopak mata tidak jelas, jika parah mungkin disertai mata juling atau mata malas.
- Diagnosis didasarkan pada posisi kelopak mata yang lebih rendah dari normal, lipatan kelopak mata tidak jelas, fungsi otot pengangkat kelopak mata berkurang, serta kebiasaan memandang ke atas.
- Pengobatan dilakukan dengan pembedahan, tergantung kekuatan otot mata yang tersisa. Jika kekuatannya cukup, dapat dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian otot agar lebih kencang. Namun, jika kekuatannya sedikit, mungkin diperlukan bantuan otot di daerah dahi dengan menggunakan silikon atau tendon yang ditanam di bawah kulit. Jika kelopak mata turun hingga mengganggu penglihatan, segera dilakukan pembedahan untuk mencegah mata malas.
Otot Pengangkat Kelopak Mata Lepas dari Posisi
Otot pengangkat kelopak mata lepas dari tempatnya biasanya karena kelenturan yang terjadi seiring bertambahnya usia. Ini juga dapat disebabkan oleh cedera pada kelopak mata atau kontak yang sering dengan kelopak mata, seperti menggosok mata karena alergi atau pemakaian lensa kontak selama bertahun-tahun.
- Gejala berupa kesulitan membuka mata yang semakin memburuk seiring waktu.
- Diagnosis dilihat dari posisi kelopak mata yang lebih rendah dari normal, adanya banyak lipatan kelopak atau lipatan kelopak yang lebih tinggi, meskipun fungsi otot pengangkat kelopak normal.
- Pengobatan dilakukan dengan mengatasi penyebabnya, mengurangi kebiasaan menggosok mata, dan operasi untuk mengembalikan otot ke posisi semula.
Otot Mengalami Robekan
Otot yang mengalami robekan disebabkan oleh cedera yang cukup parah pada kelopak mata sehingga menyebabkan robekan pada tendon atau otot di dalamnya.
- Gejala berupa kesulitan membuka mata setelah mengalami cedera.
- Diagnosis ditemukan dari adanya luka pada kelopak atas, adanya robekan pada tendon atau otot, fungsi otot pengangkat kelopak mata tidak normal.
- Pengobatan dilakukan dengan pembedahan untuk menjahit tendon atau otot yang robek bersatu kembali. Jika ada robekan saraf, mungkin perlu menunggu pemulihan saraf selama 6 bulan sebelum melakukan pembedahan tambahan dengan metode yang sama seperti pada kelopak mata jatuh sejak lahir.
Saraf atau Zat Neurotransmitter Abnormal
Ketidaknormalan fungsi saraf atau zat neurotransmitter disebabkan oleh sumbatan pada pembuluh darah yang mensuplai saraf akibat penyakit bawaan atau adanya massa yang menekan saraf. Pada kasus zat neurotransmitter, gejala cenderung memburuk setelah aktivitas dan membaik setelah istirahat.
- Diagnosis ditemukan bahwa otot pengangkat kelopak mata tidak berfungsi normal atau mengalami kelelahan, mungkin juga ditemukan mata juling, tidak bisa menggerakkan mata, melihat ganda.
- Pengobatan dilakukan dengan mengatasi penyebabnya, misalnya mengontrol penyakit bawaan, operasi untuk mengangkat massa yang menekan saraf, atau obat untuk mengurangi kerusakan pada zat neurotransmitter. Jika kelopak mata masih jatuh, mungkin perlu menunggu pemulihan saraf selama 6 bulan sebelum melakukan pembedahan tambahan dengan metode yang sama seperti pada kelopak mata jatuh sejak lahir.
Tumor Menarik Kelopak Mata
Tumor yang menarik kelopak mata adalah adanya massa besar pada kelopak mata atas, membuat kelopak mata berat dan sulit terbuka. Harus diatasi dengan pembedahan untuk mengangkat massa tersebut.
Kelopak mata jatuh tidak dapat dicegah, oleh karena itu penting untuk selalu memerhatikannya. Selain itu, pemeriksaan kesehatan mata secara rutin oleh dokter mata dapat membantu mengantisipasi gangguan pada mata secara tepat waktu.






