Berolahraga di musim panas adalah hal yang harus diwaspadai karena tubuh dapat mengalami kenaikan suhu yang terlalu tinggi secara akut, menyebabkan heat stroke hingga membahayakan nyawa. Karena itu, persiapan berolahraga dengan cara yang benar sangat penting.
Apa itu heat stroke
Heat stroke (Heat Stroke) atau sengatan panas adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu beradaptasi terhadap panas dengan cepat sehingga suhu inti tubuh meningkat dengan cepat (sering lebih dari 40 derajat Celsius) disertai gangguan sistem saraf seperti bingung, mengantuk, sakit kepala, pusing, mengigau, atau pingsan; dapat terjadi syok berat hingga mengancam nyawa bila tidak ditolong tepat waktu
Apa itu heat stroke akibat olahraga
Heat stroke akibat olahraga adalah jenis Exertional Heat Stroke (EHS) yang terjadi karena berolahraga berat di musim panas, menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat, suhu tubuh meningkat saat berolahraga dan tidak dapat turun dengan cepat menyebabkan peradangan pada organ di berbagai sistem serta gangguan pembekuan darah. Tingkat keparahan berbeda-beda tergantung usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, dan kondisi tubuh masing-masing individu
Tanda peringatan heat stroke
Sebelum terjadi heat stroke, adatanda peringatan yang dapat diamati, yaitu:
- Tubuh terasa semakin panas terus-menerus
- Keringat sedikit, atau keringat mulai berkurang secara tidak normal, atau tidak berkeringat
- Jantung berdebar, detak jantung sangat cepat tetapi lemah
- Pusing, penglihatan kabur, bingung, sakit kepala
Bagaimana bermain sepak bola di musim panas agar terhindar dari heat stroke
Bermain sepak bola di musim panas mungkin harus menghadapi dehidrasi, berlari menjadi lebih lambat atau jarak tempuh menjadi lebih pendek. Karena itu, pemain sepak bola sebaiknya minum air yang cukup, meneguk secara teratur, jangan menunggu sampai merasa haus, serta menyiapkan minuman elektrolit untuk mencegah dehidrasi Sebaiknya memilih minuman yang mengandung natrium bersama air putih dalam proporsi yang sesuai untuk mengganti kehilangan keringat dan mencegah dehidrasi atau kadar natrium rendah serta mengenakan pakaian warna terang yang menyerap/menyalurkan kelembapan dengan baik, menghindari sinar matahari paling terik pada siang hari, memakai tabir surya, memiliki waktu istirahat di sela bermain atau latihan, serta menggunakan handuk dingin atau semprotan air mineral untuk membantu menyegarkan
Bagaimana berlari di musim panas agar terhindar dari heat stroke
Saat berlari di luar ruangan, tubuh akan kehilangan keringat dan elektrolit lebih banyak dari biasanya, sehingga sebaiknya minum air sebelum lari dan meneguk air saat berlari agar tubuh tetap segar. Jika berlari hingga berjam-jam, sebaiknya menyiapkan minuman elektrolit yang tidak terlalu pekat untuk diteguk guna mencegah tubuh tidak mampu membuang panas dengan cepat Selain itu, sebaiknya mengenakan pakaian yang mudah mengalirkan panas agar keringat cepat menguap. Jika merasa detak jantung lebih kuat dari biasanya, perlahan kurangi kecepatan lari untuk menyesuaikan denyut jantung. Jangan memaksakan diri untuk terus berlari, dan sebaiknya menggunakan perlengkapan pelindung dari sinar matahari apa pun untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari semaksimal mungkin
Bagaimana bersepeda agar tidak mengalami heat stroke
Bersepeda pada musim panas dapat menyebabkanstres panas (Heat Stress) karena tubuh terpapar sinar matahari langsung dan menggunakan banyak tenaga sehingga suhu tubuh meningkat secara berbahaya dan dapat melebihi 40 derajat Celsius bila tubuh tidak mampu membuang panas dengan cepat sehingga dapat berujung pada heat stroke. Karena itupesepeda harus membawa air minum, jangan memaksakan diri bersepeda terlalu cepat terutama saat menanjak gunung harus lebih waspada. Pilih pakaian yang sirkulasi udaranya baik, berhenti istirahat secara berkala untuk melepaskan panas, meneguk air terus-menerus, dan menyiapkan minuman elektrolit untuk diteguk di perjalanan. Jika harus mengikuti lomba, sebaiknya berlatih agar terbiasa dengan kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum hari perlombaan
Cara berolahraga di musim panas untuk mencegah heat stroke
- Evaluasi diri terutama pada anak-anak, lansia, dan orang yang kelebihan berat badan; tidak boleh berolahraga berat atau terlalu lama
- Berlatih berolahraga di luar ruangan selama 30 menit per hari selama 1 – 2 minggu agar tubuh terbiasa
- Kenakan pakaian warna terang yang dapat membuang panas dengan baik jangan memakai baju pelangsing/pembebat (sauna suit) atau jeans karena dapat membuat tubuh tidak mampu membuang panas dengan cepat
- Minum air yang cukup sebelum, selama, dan setelah berolahraga; utamakan meneguk sering-sering, sebaiknya air dingin dengan suhu yang sesuai
- Gunakan tabir surya dan kacamata hitam yang efektif untuk melindungi tubuh dari bahaya sinar UV
- Hindari berolahraga di luar ruangan pada waktu 11.00 – 15.00 dan saat terasa sangat panas
- Gunakan handuk dingin untuk mengompres wajah leher lengan kaki lipat lutut ketiak sebelum dan selama berolahraga saat terasa panas
- Hindari minum alkohol baik sebelum maupun saat berolahraga
- Amati diri sendiri saat berolahraga di luar ruangan jika tubuh makin panas terus, tidak berkeringat, penglihatan kabur, mungkin berisiko heat stroke
Apa perbedaan heat stroke dan kelelahan akibat panas (heat exhaustion)
Berolahraga di bawah sinar matahari pada musim panas secara terus-menerus dalam waktu lama berpeluang menyebabkan heat stroke, namun banyak orang sering bertanya-tanya tentang kelelahan akibat panas (heat exhaustion) dan heat stroke, yang berbeda yaitu pada kelelahan akibat panas, gejalanya berkeringat, lemas, sangat haus, tekanan darah rendah, mual, muntah, pusing. Sedangkan pada heat stroke, tubuh sangat panas dan meningkat terus-menerus tetapi hampir tidak berkeringat, detak jantung cepat namun lemah, dapat sampai syok dan meninggal Jika ada gejala, segera minta bantuan
Bagaimana penanganan saat heat stroke
Jika terjadi heat stroke, gunakan prinsip “Cool First, Transport Second” (jika memungkinkan) yaitu mulai menurunkan suhu tubuh segera di lokasi kejadian lalu segera bawa ke rumah sakit tanpa menunda pengobatan sesuai anjuran awal berikut:
- Segera pindahkan ke tempat teduh secepat mungkin, kosongkan area agar lapang dan berventilasi
- Baringkan pasien, angkat kaki lebih tinggi daripada jantung
- Kompres dengan air dingin pada wajah, lipatan tubuh, dan selangkangan untuk menurunkan panas tubuh secepat mungkin
- Segera bawa ke rumah sakit
Jika pasien tidak sadar, telepon.1669 atau 1724 dan lakukan CPR sampai tim medis darurat tiba
Rumah sakit yang ahli dalam perawatan cedera akibat olahraga dan aktivitas olahraga
Institut Kedokteran Olahraga dan Latihan Bangkok Hospital atau BASEM siap merawat semua cedera akibat olahraga dan aktivitas olahraga dengan standar internasional, dengan tim dokter spesialis dan tim ahli kedokteran olahraga dari berbagai bidang agar Anda kembali bugar dan kuat
Dokter yang ahli dalam perawatan cedera olahraga
Dr.Pichet Yiemsiri Dokter ahli rehabilitasi medik, Institut Kedokteran Olahraga dan Latihan (BASEM) Bangkok Hospital
Anda dapatklik di siniuntuk membuat janji sendiri















