
Pembuatan LASIK tanpa pisau, yang dianggap sebagai teknologi baru yang tidak hanya membantu mengurangi risiko dan meningkatkan efektivitas dalam mengatasi masalah penglihatan, tetapi juga membantu menyediakan pilihan dalam mengatasi kelainan mata, terutama masalah rabun jauh, astigmatisme, rabun dekat bawaan, dan presbiopia, yang dianggap sebagai masalah dasar yang banyak ditemukan saat ini. Dengan menggunakan sinar laser meningkatkan akurasi dan keamanan dalam proses memisahkan lapisan kornea, yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan ke depan.

Prosedur LASIK tanpa pisau, yang dianggap sebagai teknologi baru, tidak hanya membantu mengurangi risiko dan meningkatkan efektivitas dalam mengatasi masalah penglihatan, tetapi juga menambah opsi untuk memperbaiki kelainan refraksi mata. Teknologi ini sangat berguna terutama untuk masalah rabun jauh, astigmatisme, hyperopia kongenital, dan presbiopia, yang merupakan masalah dasar yang umum saat ini. Dengan menggunakan sinar laser untuk meningkatkan akurasi dan keamanan dalam proses memisahkan lapisan kornea, ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Salah satu metode LASIK yang sangat populer saat ini adalah ReLEx SMILE, sebuah laser yang digunakan untuk mengoreksi kelainan mata minus dan silinder tanpa harus membuka flap kornea. Metode ini membantu mempertahankan kekuatan kornea, memberikan kenyamanan saat operasi, dan secara signifikan mengurangi kekhawatiran dalam menjalani prosedur LASIK.

FemtoLasik adalah pengembangan teknologi lasik tanpa pisau dengan menggunakan laser pada setiap tahap (bladeless lasik atau All-Laser LASIK), yang merupakan teknologi baru untuk koreksi penglihatan yang dipilih oleh pusat lasik Bangkok agar sesuai dengan mata orang Thailand. Teknologi ini menggunakan laser untuk memisahkan lapisan kornea. Kami menggunakan Femtosecond laser tipe VisuMax® dari Carl Zeiss, yang merupakan model terbaru yang dapat memisahkan lapisan kornea sesuai dengan pola dan kedalaman yang telah ditentukan sebelumnya dengan presisi tinggi, yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan jika pasien memiliki kornea yang tipis, datar, terlalu melengkung, atau bentuk kornea yang tidak normal.

Orang-orang yang berusia di atas 40 tahun akan mengalami kondisi presbiopia, yang merupakan penurunan kualitas penglihatan seiring waktu. Awalnya, mereka dapat melihat jauh atau dekat dengan jelas tanpa kacamata, namun kemudian mulai harus memakai kacamata untuk melihat dekat. Atau, jika sebelumnya sudah memiliki masalah rabun jauh, rabun dekat bawaan, atau astigmatisme dan menggunakan kacamata, harus beralih ke kacamata bifokal atau kacamata progresif (progressive glasses). Atau, perlu memiliki dua pasang kacamata, satu untuk melihat jauh dan satu untuk melihat dekat. Bagi pengguna lensa kontak, harus memakai kacamata tambahan untuk melihat dekat atau perlu penyesuaian kekuatan lensa kontak.

Karena tidur adalah istirahat terbaik yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, terkadang meskipun sudah tidur cukup dan tidur lebih awal, tetap merasa ada masalah. Mungkin ada penyebab lain. Maka dari itu, kebiasaan tidur yang baik sangat penting.

Merawat makanan yang dikonsumsi setiap hari sangat penting, terutama dengan pola makan DASH DIET (Dietary Approaches to Stop Hypertension) yang dirancang sesuai dengan prinsip nutrisi. Ini adalah alternatif yang membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah risiko penyakit jantung dalam jangka panjang.

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penumpukan plak lemak, jaringan parut, dan kalsium (Plak) di dalam dinding pembuluh darah jantung, yang menyebabkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah sehingga menghalangi aliran darah. Pasien kemudian mengalami nyeri dada, sesak napas, atau bahkan serangan jantung yang parah jika jantung tidak dapat memompa darah.