Ketika membicarakan varises banyak orang mungkin menganggapnya tidak serius, hanya berpengaruh pada keindahan estetika dan memutuskan untuk mengabaikan perawatan yang cepat. Padahal, jika varises tidak segera diobati, dapat menyebabkan luka pada pembuluh vena. Oleh karena itu, jika mengalami varises sebaiknya segera menghubungi dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Karena penyakit ini jika dideteksi lebih awal dan diobati dengan cepat, dapat sembuh dengan cepat juga.
Mengenal Varises
Tubuh kita memiliki pembuluh vena di bawah kulit yang terbagi menjadi pembuluh vena dangkal (Superficial Vein) dan pembuluh vena dalam (Deep Vein), yang dikelilingi oleh otot yang berfungsi memompa pembuluh vena untuk mengalirkan darah kembali ke jantung. Ketika pembuluh vena pada kaki tidak berfungsi dengan baik, menyebabkan darah tidak terangkut sepenuhnya kembali ke jantung atau terjadi aliran balik darah hitam akibat katup (Valve) yang bocor atau rusak, sehingga menyebabkan darah terjebak dan pembuluh vena melebar menjadi “varises” (Varicose Vein).
Tingkat Keparahan Varises
Tingkat keparahan varises dapat bervariasi dari tampaknya pembuluh darah halus (Spider Vein), nyeri kaki, kaki dan pergelangan kaki bengkak, pembuluh vena membengkak dan berliku seperti cacing, perubahan warna kulit menjadi lebih gelap, kulit kering dan keras, hingga peradangan menjadi luka.
Faktor Risiko Varises
- Usia
- Kelebihan berat badan
- Pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk dalam waktu lama
- Wanita memiliki risiko lebih tinggi terkena varises dibandingkan pria, terutama wanita hamil dengan peningkatan volume darah yang menyebabkan pembuluh darah tegang, serta perubahan kadar hormon yang mengakibatkan dinding otot pembuluh darah rileks dan katup mungkin tidak dapat berfungsi dengan baik
- Lainnya seperti disfungsi pembuluh vena, pernah mengalami trombosis vena
Gejala-gejala Penyakit
Sebagian besar varises tidak memperlihatkan gejala kecuali jika memperhatikan kelainan, yaitu:
- Terlihat pembuluh vena berliku dan menonjol
- Pembuluh darah muncul berwarna ungu gelap atau biru di area kaki
- Kelelahan, nyeri otot, berat di kaki
- Bengkak, panas pada bagian bawah kaki
- Nyeri saat duduk atau berdiri dalam waktu lama
- Pendarahan dari varises
- Peradangan kulit atau ulkus di kulit sekitar pergelangan kaki
Komplikasi
- Pembuluh vena varises mengalami peradangan dan penghambatan
- Jika terjadi kecelakaan dan varises sobek maka darah akan hilang banyak
- Jika dibiarkan tanpa perawatan, bisa terjadi robekan pada varises yang dekat dengan kulit, menyebabkan luka langsung pada dinding pembuluh darah dan jumlah darah yang keluar akan sangat banyak langsung dari pembuluh darah
Diagnosis Penyakit
Metode diagnosis varises secara umum meliputi:
- Anamnesis
- Pemeriksaan fisik
- Pemeriksaan dengan ultrasonografi khusus untuk pembuluh darah (Duplex Ultrasound) yang dilakukan untuk mengevaluasi penyebab tersembunyi, jika tidak akan kambuh kembali setelah perawatan
Pengobatan Varises
Metode pengobatan varises bergantung pada gejala dan tingkat keparahan yang dialami. Dokter spesialis akan mempertimbangkannya sesuai keperluan seperti:
- Perawatan konservatif pada pasien dengan gejala tidak serius, disarankan menggunakan stoking khusus dengan tingkat tekanan (Pressure Gradient) yang berbeda, menurun dari kaki yang paling ketat dan berkurang ke arah atas untuk membantu aliran darah kembali ke jantung.
- Terapi suntik zat kimia pada varises pada pasien dengan varises kecil, dilakukan 15 – 30 menit di departemen rawat jalan, tanpa harus puasa dan tanpa perlu rawat inap.
- Laser panas atau radiofrekuensi (Radio Frequency) menggunakan prinsip perawatan dengan memasukkan kateter kecil ke dalam pembuluh darah lalu menggunakan energi dari laser atau radiofrekuensi untuk mengecilkan varises. Sebelum pelaksanaan, pasien harus dipastikan siap dan harus puasa 6 – 8 jam sebelumnya. Prosedur di ruang bedah kecil memakan waktu sekitar 30 – 45 menit. Setelah operasi, kaki akan dibalut Elastic Bandage dan disarankan memakai stoking khusus. Luka operasi berukuran sekitar 2 milimeter. Dokter akan memeriksa ulang kondisi 1 – 2 minggu setelahnya.
- Operasi pembedahan pada pasien dengan varises besar. Pasien harus dipastikan siap sebelum operasi dan harus puasa 6 – 8 jam sebelumnya. Operasi memakan waktu sekitar 1 – 2 jam. Setelah operasi, kaki akan dibalut Elastic Bandage dan disarankan memakai stoking khusus. Dokter akan mengevaluasi ulang kondisi 1 – 2 minggu setelahnya.
Pencegahan Sebelum Terlambat
Pencegahan varises dapat dilakukan dengan:
- Olahraga. Berjalan adalah cara termudah untuk membantu sirkulasi darah di kaki.
- Menjaga berat badan agar tetap ideal.
- Menghindari duduk atau berdiri dalam waktu lama, sering ganti posisi.
- Latihan sendi pergelangan kaki saat duduk dengan meluruskan ujung kaki dan gerakkan dalam arah jarum jam dan sebaliknya untuk meningkatkan sirkulasi darah.
Masalah varises tidak akan serius jika segera mendapatkan perawatan. Oleh karena itu, jika mengalami varises sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis untuk perawatan yang tepat.








