dr. kamol ruengthong
Vascular surgeon with more than 30 years of experience, specializing in treating varicose veins without surgery

Vascular surgeon with more than 30 years of experience, specializing in treating varicose veins without surgery


Penyakit Vena Kronis disebabkan oleh kerusakan pada dinding vena dan katup di dalam vena, yang menyebabkan sistem yang mengontrol aliran darah kembali ke jantung terganggu. Darah akan berkumpul di pembuluh darah bagian bawah tubuh. Pada tahap awal, akan terjadi pembengkakan yang datang dan pergi di kaki, pergelangan kaki, dan tungkai, diikuti dengan kerusakan jaringan yang menyebabkan luka kronis dalam jangka panjang.

Jika harus duduk bekerja dalam waktu yang lama atau Work From Home, duduk di pesawat lama, melakukan perjalanan lama, termasuk aktivitas di mana tubuh hampir tidak bergerak, dapat menyebabkan munculnya gejala penyumbatan pembuluh darah dari gumpalan darah (Deep Vein Thrombosis - DVT). Oleh karena itu, bergerak secara terus-menerus sangat penting untuk tidak diabaikan, karena membantu kelancaran aliran darah dan mengurangi nyeri tubuh.

Penyakit arteri tersumbat dianggap sebagai ancaman diam-diam yang mengancam nyawa. Hal ini karena sebagian besar penyakit ini berlangsung secara kronis, sehingga pasien kurang memperhatikan. Ketika menyadarinya, penyakit ini sudah parah. Jika mengalami nyeri kaki, terutama saat berjalan, jangan abaikan. Sebaiknya temui dokter untuk menjalani pemeriksaan kesehatan pembuluh darah (Deteksi Dini Penyakit Arteri Perifer - PAD) untuk mencegah risiko luka terbuka yang kronis atau kehilangan anggota tubuh.

Jika pembuluh darah tersumbat akan mengarah ke penyakit jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi, serta penyakit pembuluh darah perifer yang tersumbat, yang dapat berdampak buruk pada tubuh dan bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian.