
Saat ini, kanker payudara memiliki hasil yang baik dalam pengobatan. Tingkat kematian dan kelangsungan hidup terus meningkat. Lebih dari sekadar menyembuhkan kanker, adalah penting untuk memastikan pasien memiliki kualitas hidup yang baik.

BDMS Wellness Clinic dan Rumah Sakit Kanker Wattanosoth Bangkok bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan membantu menurunkan angka kematian wanita di seluruh dunia. Mereka siap merawat pasien kanker payudara di semua aspek, mulai dari pencegahan, diagnosis, pengobatan, hingga perawatan setelah kanker teratasi. Tujuannya adalah agar setiap wanita dapat melewati masa-masa sulit ini dengan kekuatan dan kembali memiliki kualitas hidup yang baik.

Saat ini, teknologi telah maju lebih jauh dengan adanya pemeriksaan payudara yang dapat memberikan informasi tambahan untuk membantu diagnosis yang lebih mendalam, seperti penggunaan Magnetic Resonance Imaging (MRI Breast) dan pemeriksaan sinar-X payudara menggunakan mammogram yang dikombinasikan dengan penyuntikan bahan kontras (Contrast Enhanced Mammography: CEM).

Saat ini, AI semakin berperan dalam bidang medis dan kesehatan, terutama dalam radiologi diagnostik. AI Mammography membantu meningkatkan efisiensi skrining kanker payudara dari gambar rontgen payudara atau mamogram sehingga dapat menganalisis hasil secara mendalam dengan jelas dalam waktu singkat.

Salah satu pertanyaan yang banyak orang pertanyakan adalah apakah semua pasien kanker payudara harus menjalani terapi radiasi. Terapi radiasi adalah salah satu metode penting dalam pengobatan kanker payudara dan dapat diterapkan pada semua tahap kanker payudara. Oleh karena itu, pemahaman yang baik tentang terapi ini diperlukan untuk memastikan keyakinan dalam perawatan melalui terapi radiasi.

Meskipun sebagian besar kanker payudara ditemukan pada wanita berusia di atas 50 tahun, wanita yang lebih muda juga dapat mengalaminya. Oleh karena itu, pemeriksaan payudara secara rutin menjadi hal yang penting. Pemeriksaan payudara dengan MRI (MRI Payudara) adalah salah satu metode untuk mendiagnosis payudara yang membantu mendeteksi kanker payudara meskipun belum ada gejala tetapi berisiko tinggi. Sebelum pemeriksaan, penting untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar.

Kanker payudara adalah salah satu penyebab utama kematian pada wanita Thailand dan terus meningkat. Oleh karena itu, merawat diri sendiri untuk mengurangi risiko dan mencegah kanker payudara adalah hal yang tidak boleh diabaikan.

Pembengkakan lengan setelah perawatan kanker payudara dapat terjadi sepanjang hidup penderita kanker payudara, yang tidak dapat dipastikan apakah akan terjadi atau tidak, dan kapan akan terjadi. Oleh karena itu, memiliki pengetahuan yang tepat dapat membantu penderita kanker payudara untuk tidak panik dan menangani dengan cara yang benar.

Pembedahan untuk mengobati kanker payudara adalah perawatan utama yang membantu mencegah penyebaran dan membantu pemulihan dari penyakit ini, karena mengeluarkan benjolan kanker. Ada berbagai jenis pembedahan tergantung pada diagnosis dan penilaian oleh dokter spesialis.

Pemeriksaan payudara dengan mamogram dan ultrasonografi merupakan pemeriksaan standar untuk mendeteksi kelainan payudara. Ketika terdeteksi benjolan atau kalsifikasi pada area payudara, biopsi pada area payudara untuk diagnosis merupakan metode yang praktis dan sangat jelas.

MRI PAYUDARA Alat Diagnostik Payudara dengan Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI)

Salah satu penyakit mematikan yang ditakuti wanita di seluruh dunia adalah kanker payudara, yang merupakan jenis kanker paling umum ditemukan pada wanita dan memiliki tingkat kematian tertinggi kedua setelah kanker paru-paru. Namun, ketakutan terhadap kanker payudara dapat berkurang seiring dengan kecepatan penemuan.