
Penyakit degeneratif leher ditemukan pada hampir semua orang yang berusia 45 tahun ke atas. Oleh karena itu, penting bagi orang Indonesia untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman, dan menemui dokter spesialis tulang belakang adalah hal yang sebaiknya dilakukan.

Kolaborasi antara O-arm dan Stealth membantu mengurangi kekhawatiran tentang efek samping dari operasi tulang belakang dan penambatan dengan sekrup titanium. Pasien tidak perlu lagi menahan rasa sakit akibat kondisi tulang belakang yang bergeser, melengkung, atau tidak stabil.

Nyeri punggung, nyeri leher, bahu, dan titik-titik lain pada tubuh mungkin bukan masalah kecil seperti yang dipikirkan. Perawatan pasien secara holistik dengan kerjasama tim dari dokter-dokter ahli dari berbagai spesialisasi akan membantu memulihkan penyakit.

Pembedahan tulang belakang yang cacat untuk menyusun kembali poros tulang belakang memerlukan pembedahan pada lebih dari satu tingkat tulang, dan harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena dapat membahayakan sistem saraf selama operasi. Oleh sebab itu, dokter harus memiliki pengalaman dan keahlian yang tinggi.

Beberapa orang meskipun telah menjalani operasi untuk mengobati penyakit tulang belakang, namun gejala nyeri tidak kunjung membaik. Beberapa kasus bahkan menderita lebih parah daripada sebelumnya. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut Sindrom Kegagalan Operasi Punggung atau Failed Back Surgery Syndrome (FBSS) dan perlu segera ditangani.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Sebelum Operasi Tulang Belakang

DLIF (Direct Lateral Interbody Fusion) adalah operasi fusi interbody lateral langsung dengan sayatan kecil di samping tubuh, yang merupakan teknik baru untuk mengatasi nyeri punggung.

Herniated disc adalah salah satu penyakit degeneratif. Saat ini, teknologi pengobatan telah berkembang, yaitu operasi herniated disc menggunakan mikroskop dengan pembesaran tinggi dan operasi menggunakan endoskop.

Nyeri punggung kronis adalah gejala yang dapat terjadi secara umum, baik nyeri punggung akut maupun nyeri yang menjalar ke kaki secara tiba-tiba. Namun, beruntung lebih dari 70% nyeri punggung pada orang umum dapat mereda dengan sendirinya dalam 2 minggu, dan lebih dari 90% dapat mereda dengan sendirinya dalam 4-6 minggu.

Banyak orang mungkin pernah menderita dengan gejala nyeri punggung yang menjalar ke kaki, hingga ke betis atau punggung kaki di salah satu sisi. Beberapa orang merasa nyeri di belakang lutut, nyeri betis, jari kaki mati rasa setelah berolahraga lalu salah paham mengira otot meradang. Namun, setelah diperiksa secara mendetail dengan MRI, ditemukan bahwa itu adalah penyakit herniasi discus intervertebralis.

Penyakit tulang belakang dapat diobati dengan intervensi untuk mendiagnosis penyebab rasa sakit yang sebenarnya, menggunakan teknik pengobatan nyeri tanpa operasi dengan menyuntikkan obat atau membakar area sumber penyebab rasa sakit.

Saraf kejepit pada tulang belakang adalah masalah yang sering ditemukan. Pengobatan memiliki berbagai metode yang berbeda-beda pada setiap individu, tergantung pada berbagai faktor yang terlibat. Tidak selalu harus bedah.