
Seiring bertambahnya usia, perubahan hormon secara bertahap berkurang. Pria mengalami perubahan yang tidak jauh berbeda dari wanita saat menopause, terutama gangguan prostat. Pria di Thailand banyak mengalaminya, yang paling banyak ditemukan adalah penyakit prostat, mencapai 80%. Mengamati kelainan dan segera mendapatkan perawatan akan membantu mencegah gejala menjadi lebih parah.

Pembesaran prostat jinak (BPH) dapat ditemukan mulai usia 40 tahun ke atas, dan semakin tua usia, semakin sering ditemukan. Kelainan yang berhubungan dengan sistem saluran kemih merupakan risiko yang tidak boleh diabaikan, seperti inkontinensia urin, disfungsi ereksi, hingga penyakit yang berdampak pada prostat dapat diobati dengan operasi prostat menggunakan endoskopi.

Disfungsi ereksi (Erectile Dysfunction: ED) bukan hanya masalah di ranjang, tetapi juga bisa menjadi tanda peringatan penyakit jantung, diabetes, dan penyakit pembuluh darah. Pelajari penyebab, gejala, pengobatan, dan cara pencegahan yang benar.

Inkontinensia urine dan kelompok gejala terkait meliputi sering buang air kecil, baik siang maupun malam, merasakan dorongan kuat saat akan ke toilet hingga sering terjadi atau kadang-kadang tidak dapat menahannya dan mengompol terlebih dahulu.

Disfungsi ereksi pada seseorang yang mengalaminya pasti menyadari. Dokter akan membantu mencari penyebab dan faktor risiko melalui tanya jawab tentang riwayat, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium. Oleh karena itu, tugas pasien adalah memberikan informasi yang sebenarnya kepada dokter sebanyak mungkin demi manfaatnya sendiri.

Masalah disfungsi ereksi saat ini dapat diobati dengan berbagai cara sesuai dengan kesesuaian dan keinginan masing-masing pasien.