
Pada anak-anak yang menderita COVID-19, terlepas dari apakah gejalanya ringan atau parah, setelah sembuh dari COVID-19, mereka mungkin menghadapi MIS-C (Sindrom inflamasi multisistem) yang merupakan komplikasi serius setelah infeksi COVID-19, yang perlu segera diobati. Apabila diabaikan, kondisi ini dapat membahayakan nyawa.

Sinar matahari berbahaya bagi kulit, terutama kulit si kecil yang lebih rapuh dibandingkan kulit orang dewasa. Memakai tabir surya untuk melindungi kulit adalah hal yang diperlukan.

Dermatitis atau eksim atopik adalah penyakit yang dapat ditemukan pada semua usia, namun paling umum pada anak-anak, terutama sebelum usia 1 tahun. Jika tidak segera diobati dan dirawat dengan benar sejak dini, dapat menjadi kronis hingga dewasa. Oleh karena itu, menemui dokter secepat mungkin selain dapat menyembuhkan sepenuhnya, juga membantu si kecil tidak mudah marah atau rewel, dan siap belajar di setiap tahap usia.

Untuk setiap anak, vaksin dianggap penting dalam membantu membangun kekebalan terhadap penyakit dengan baik. Secara umum, anak kecil harus menerima vaksin dasar sesuai usia.

Infeksi diare yang sering menjangkiti anak-anak sepanjang tahun, terutama saat musim dingin yang membuat banyak orang tua khawatir, mungkin tidak disebabkan oleh bakteri tetapi berasal dari virus yang bernama Norovirus. Virus ini menyebabkan si kecil mengalami diare, mual, dan muntah yang cukup parah. Terlebih jika sistem kekebalan tubuh sedang rendah, gejalanya bisa menjadi berat dan berakibat fatal. Oleh karena itu, dengan memahami virus jenis ini, kita dapat menjaga dan melindungi si kecil serta memberikan perawatan secara tepat waktu.

Musim hujan adalah musim bahagianya berbagai jenis virus dan bakteri, yang menjadi penyebab utama berbagai penyakit. 6 penyakit utama yang paling berisiko menyerang anak-anak di musim hujan antara lain adalah flu, penyakit tangan kaki mulut, demam berdarah, cacar air, diare, serta penyakit IPD dan pneumonia.


Bayi baru lahir dan bayi baru lahir dalam keadaan kritis perlu mendapatkan perawatan oleh dokter anak spesialis neonatologi dan perinatal di unit perawatan intensif neonatal (Neonatal Intensive Care Unit: NICU). Ini tidak hanya membantu dalam pengobatan yang tepat waktu tetapi juga mengurangi komplikasi yang mungkin terjadi.

Infeksi saluran kemih pada anak-anak (Urinary Tract Infection for Children) akan menunjukkan gejala demam, rewel, atau nyeri perut saat buang air kecil. Urin berbau busuk, berwarna merah atau keruh, sering buang air kecil, tidak selesai. Beberapa anak juga mengalami gejala penurunan nafsu makan, muntah, atau diare. Jika pemeriksaan fisik tidak menemukan kelainan yang jelas, maka dilakukan pengambilan urin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

โรคลำไส้กลืนกัน (Intussusception) adalah kondisi di mana bagian awal usus masuk ke dalam rongga bagian usus berikutnya yang berada di bagian ujung. Ini adalah keadaan darurat yang perlu mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat.

Hernia pada anak adalah kondisi ketika usus atau organ lain di dalam rongga perut berpindah dari posisi asalnya melalui celah atau menonjol melalui area otot atau jaringan yang melemah, kehilangan kekuatannya, ke posisi lain dan seringkali terlihat sebagai benjolan pada satu area tertentu di dinding perut.

Atresia Esofagus adalah salah satu penyebab kesulitan bernapas pada bayi, dengan gejala yang muncul sejak lahir, yang sebagian besar dimulai dengan gejala yang tidak parah.