Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    8 Teknik Memandikan dan Merawat Kulit Bayi Baru Lahir dengan Benar

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 21 Dez. 2025
    8 Teknik Memandikan dan Merawat Kulit Bayi Baru Lahir dengan Benar
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 21 Dec 2025

    Seperti yang diketahui, kulit bayi yang baru lahir sangat lembut dan mudah iritasi. Oleh karena itu, mandi dan merawat kulit dengan cara yang benar dapat membuat kulit si kecil tetap lembut, bebas dari ruam gatal, dan sehat untuk waktu yang lama.


    8
    teknik berikut ini akan membantu orang tua memandikan dan merawat kulit bayi baru lahir dengan benar

    1) Mandikan kapan saja

    Memandikan bayi dapat dilakukan kapan saja sepanjang hari. Kebanyakan memilih untuk memandikan sebelum waktu menyusui, atau beberapa keluarga memilih untuk memandikan sebelum waktu tidur, karena setelah mandi, bayi biasanya merasa rileks, sehingga mudah menyusu dan tidur lebih lama.

    2) Mandi sekali sehari sudah cukup

    Di Indonesia yang beriklim panas dan lembap, dan bayi biasanya mudah berkeringat, disarankan untuk memandikan sekali sehari. Tujuannya adalah untuk membersihkan bau keringat, residu susu pada bayi

    Di luar negeri dengan iklim dingin, memandikan bayi dapat dilakukan setiap dua hari atau 3 – 4 kali seminggu. Memandikan terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering.

    3) Temperatur yang sesuai

    Suhu air hangat yang tepat adalah 27 – 28 derajat Celsius atau pada suhu kamar. Hati-hati dengan air yang terlalu hangat karena dapat menyebabkan kulit kering

    4) Mandi tidak perlu lama

    Durasi mandi untuk bayi tidak perlu lama, jangan bermain atau berendam di dalam bak. Jumlah waktu total mandi tidak boleh melebihi 5 menit

    5) Sabun yang baik, kulit yang baik

    Sabun yang baik harus berupa sabun cair yang lembut untuk kulit bayi. Penggunaan sabun batangan (Bar Soap) dapat membuat kulit kering. Disarankan menggunakan sabun dengan formula lembut yang dapat digunakan untuk keramas dan mandi (Head to Toe Wash)

    6) Tangan melingkar terbaik

    Sebaiknya gunakan sponge atau wadah untuk menyiram saat memandikan bayi. Jangan gunakan sponge atau kain untuk menggosok tubuh bayi dengan keras karena dapat menyebabkan iritasi kulit. Sebaiknya gunakan tangan untuk membersihkan residu kotoran

    8 teknik memandikan dan merawat kulit bayi baru lahir dengan benar

    7) Merawat setelah mandi

    Setelah mandi, seka mata dengan air matang, gunakan kapas untuk membersihkan telinga dan bagian luar kedua daun telinga, periksa hidung dan bersihkan kotoran hidung, termasuk membersihkan alat kelamin dengan bersih

    8) Oleskan pelembab setelah mandi tiap kali

    Penggunaan pelembab kulit akan membantu menjaga kelembapan kulit bayi dan mengurangi kekeringan kulit, yang merupakan penyebab ruam. Pilih pelembab kulit yang memiliki formula lembut, bebas pewangi, dan bebas bahan iritan. Dapat dioleskan pada wajah dan tubuh


    Memandikan dan merawat kulit bayi tidaklah sulit, hanya perlu perhatian dari orang tua dan pelaksanaannya dengan cara yang benar agar bayi memiliki kulit yang sehat dan mengurangi kemungkinan ruam.

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Bahaya Mendengkur Pada Anak Lebih Serius Dari yang Dipikirkan, Jangan Abaikan Image
    AI
    Bahaya Mendengkur Pada Anak Lebih Serius Dari yang Dipikirkan, Jangan Abaikan
    Perhatikan Gejala Sleep Apnea pada Anak-anak Image
    AI
    Perhatikan Gejala Sleep Apnea pada Anak-anak
    Kurang tidur, obesitas, berdampak lebih buruk pada anak-anak daripada yang diperkirakan Image
    AI
    Kurang tidur, obesitas, berdampak lebih buruk pada anak-anak daripada yang diperkirakan
    Lihat informasi kesehatan lainnya