Seperti yang diketahui, kulit bayi yang baru lahir sangat lembut dan mudah iritasi. Oleh karena itu, mandi dan merawat kulit dengan cara yang benar dapat membuat kulit si kecil tetap lembut, bebas dari ruam gatal, dan sehat untuk waktu yang lama.
8 teknik berikut ini akan membantu orang tua memandikan dan merawat kulit bayi baru lahir dengan benar
1) Mandikan kapan saja
Memandikan bayi dapat dilakukan kapan saja sepanjang hari. Kebanyakan memilih untuk memandikan sebelum waktu menyusui, atau beberapa keluarga memilih untuk memandikan sebelum waktu tidur, karena setelah mandi, bayi biasanya merasa rileks, sehingga mudah menyusu dan tidur lebih lama.
2) Mandi sekali sehari sudah cukup
Di Indonesia yang beriklim panas dan lembap, dan bayi biasanya mudah berkeringat, disarankan untuk memandikan sekali sehari. Tujuannya adalah untuk membersihkan bau keringat, residu susu pada bayi
Di luar negeri dengan iklim dingin, memandikan bayi dapat dilakukan setiap dua hari atau 3 – 4 kali seminggu. Memandikan terlalu sering dapat menyebabkan kulit kering.
3) Temperatur yang sesuai
Suhu air hangat yang tepat adalah 27 – 28 derajat Celsius atau pada suhu kamar. Hati-hati dengan air yang terlalu hangat karena dapat menyebabkan kulit kering
4) Mandi tidak perlu lama
Durasi mandi untuk bayi tidak perlu lama, jangan bermain atau berendam di dalam bak. Jumlah waktu total mandi tidak boleh melebihi 5 menit
5) Sabun yang baik, kulit yang baik
Sabun yang baik harus berupa sabun cair yang lembut untuk kulit bayi. Penggunaan sabun batangan (Bar Soap) dapat membuat kulit kering. Disarankan menggunakan sabun dengan formula lembut yang dapat digunakan untuk keramas dan mandi (Head to Toe Wash)
6) Tangan melingkar terbaik
Sebaiknya gunakan sponge atau wadah untuk menyiram saat memandikan bayi. Jangan gunakan sponge atau kain untuk menggosok tubuh bayi dengan keras karena dapat menyebabkan iritasi kulit. Sebaiknya gunakan tangan untuk membersihkan residu kotoran

7) Merawat setelah mandi
Setelah mandi, seka mata dengan air matang, gunakan kapas untuk membersihkan telinga dan bagian luar kedua daun telinga, periksa hidung dan bersihkan kotoran hidung, termasuk membersihkan alat kelamin dengan bersih
8) Oleskan pelembab setelah mandi tiap kali
Penggunaan pelembab kulit akan membantu menjaga kelembapan kulit bayi dan mengurangi kekeringan kulit, yang merupakan penyebab ruam. Pilih pelembab kulit yang memiliki formula lembut, bebas pewangi, dan bebas bahan iritan. Dapat dioleskan pada wajah dan tubuh
Memandikan dan merawat kulit bayi tidaklah sulit, hanya perlu perhatian dari orang tua dan pelaksanaannya dengan cara yang benar agar bayi memiliki kulit yang sehat dan mengurangi kemungkinan ruam.



