Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Memakai Masker Saat Berolahraga: Hal yang Perlu Diketahui

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Pakapon Issaragrisil

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 17 ديسمبر 2025
    Dr. Pakapon Issaragrisil
    Dr. Pakapon Issaragrisil
    Bangkok Hospital Headquarter
    Memakai Masker Saat Berolahraga: Hal yang Perlu Diketahui
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 17 ธ.ค. 2025

    Pada masa COVID-19, banyak orang mungkin bertanya-tanya apakah memakai masker saat berolahraga memiliki dampak buruk terhadap tubuh atau tidak. Oleh karena itu, mengetahui informasi yang benar menjadi penting untuk meredakan kekhawatiran dan menyesuaikan kebiasaan saat berolahraga dengan cara yang tepat.


    Masker dan olahraga

    Memakai masker saat berolahraga dapat menimbulkan dampak buruk terhadap tubuh karena dapat membuat sesak, sulit bernapas, lebih cepat lelah, dan mungkin tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Paru-paru dan jantung harus bekerja lebih keras. Hal ini tergantung pada setiap individu dan jenis masker yang digunakan, sebagai berikut:

    • Atlet atau orang yang berolahraga secara teratur mungkin memiliki kemampuan beradaptasi dan tahan terhadap kesulitan bernapas. Saat berolahraga ringan, dapat memakai masker. Namun, jika berolahraga lebih berat, dapat menjadi lebih mudah lelah karena perlu tenaga lebih untuk bernapas, sehingga efektivitas olahraga dapat menurun.

    Ada juga penggunaan masker dalam olahraga untuk atlet tingkat tinggi, dengan harapan dapat meningkatkan kebugaran. Namun, dari penelitian saat ini, berolahraga dalam kondisi normal belum terbukti dapat meningkatkan kebugaran lebih dari tidak memakai masker. Namun, dapat membantu meningkatkan daya kerja otot sistem pernapasan pada atlet yang terus berlatih.

    • Orang yang tidak berolahraga secara teratur atau orang tua mungkin memiliki risiko lebih tinggi dari memakai masker saat berolahraga karena tubuh dan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya. Terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti penyakit jantung, risiko bahaya bisa meningkat dan dapat berbahaya hingga menyebabkan kematian mendadak akibat serangan jantung.


    Memakai masker saat berolahraga, sesuatu yang perlu diketahui

    Jenis masker yang perlu diketahui saat berolahraga

    Jenis masker yang dikenakan juga berpengaruh saat berolahraga, antara lain:

    • Masker N95 Jika memakai masker yang dapat menyaring partikel kecil dengan baik, seperti masker N95, akan semakin membuat sesak saat dipakai. Bahkan ketika berbicara dengan N95, lebih mudah lelah dibanding biasanya. Saat dikenakan saat berolahraga, selain efektivitas perlindungan terhadap debu dan virus menurun karena masker tidak erat menempel di wajah, juga membuat pemakai sulit bernapas dan sangat mudah lelah, meskipun menggunakan jenis yang memiliki katup untuk membantu pernapasan.
    • Masker medis Jika memakai masker medis dengan cara yang benar, akan membuat sesak dan mudah lelah juga. Saat berolahraga, masker medis akan menjadi basah oleh keringat, sehingga dapat mengurangi efektivitas perlindungan terhadap kuman dan meningkatkan risiko menyentuh wajah lebih sering.
    • Masker kain Jika memakai masker kain, biasanya lebih mudah bernapas dibanding jenis lain, tetapi tidak dapat menyaring debu PM 2.5 atau melindungi dari virus jika terpapar batuk atau bersin langsung.
    • Penutup wajah atau kain buff Dapat memilih menggunakan kain penutup di area mulut dan hidung sebagai pengganti masker, dapat membantu bernapas lebih mudah, dan mengurangi jarak penyebaran droplet jika pemakai batuk atau bersin. Namun, efektivitas perlindungan tidak sebanding dengan masker medis, dan jika digunakan secara terus-menerus dapat menyebabkan panas dan merasa sesak juga.


    Dalam situasi saat ini, untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus COVID-19, berolahraga di rumah tanpa masker adalah pilihan terbaik. Jika harus berolahraga di luar rumah, disarankan untuk selalu mengamati dan mengevaluasi diri, memilih jenis olahraga dan masker yang sesuai, tidak berolahraga secara berlebihan, menghindari area yang ramai, menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan jika berolahraga di tempat yang nyaman, tidak ramai, tidak dianjurkan memakai masker saat berolahraga.

     

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Pakapon Issaragrisil

    Orthopedic Surgery

    Dr. Pakapon Issaragrisil

    Orthopedic Surgery

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Mandian es batu terapi otot dengan dingin Image
    AI
    Mandian es batu terapi otot dengan dingin
    Memakai masker saat berolahraga memiliki efek buruk atau tidak Image
    AI
    Memakai masker saat berolahraga memiliki efek buruk atau tidak
    Tetap Aktif Mendorong Tubuh Membantu Fisik dan Mental Melawan COVID-19 Image
    AI
    Tetap Aktif Mendorong Tubuh Membantu Fisik dan Mental Melawan COVID-19
    Lihat informasi kesehatan lainnya