Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Tes Fungsi Paru Memeriksa Kapasitas Paru, Menyaring Semua Risiko

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Prof. Em. Dr. Sawang Saenghirunvattana

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 24 Dec 2025
    Prof. Em. Dr. Sawang Saenghirunvattana
    Prof. Em. Dr. Sawang Saenghirunvattana
    Bangkok Hospital Headquarter
    Tes Fungsi Paru Memeriksa Kapasitas Paru, Menyaring Semua Risiko
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 24 Dec 2025

    Paru-paru adalah organ yang sangat penting. Jika paru-paru berhenti bekerja, kita akan mati dalam beberapa menit. Atau jika paru-paru bekerja lebih sedikit dari biasanya, akan menyebabkan mudah lelah dan kesulitan bernapas. Banyak penyakit paru-paru kronis muncul secara perlahan dan secara bertahap merusak jaringan paru-paru hingga akhirnya gejala muncul, mungkin sudah terlambat. Pemeriksaan fungsi paru-paru pada tahap awal untuk orang yang berisiko tinggi atau yang memiliki gejala paru-paru adalah penting karena membantu mendiagnosis penyakit, menilai kondisi, dan memantau hasil pengobatan pasien.

    Siapa yang harus memeriksa

    • Orang yang tinggal di daerah dengan polusi tinggi, seperti dekat pabrik yang mengeluarkan asap beracun, asap kendaraan, dan asap rokok
    • Bekerja di tempat dengan polusi tinggi, seperti di pabrik yang berdebu, pertambangan, penghancuran batu, ada uap bahan kimia
    • Orang yang merokok, orang dengan penyakit paru-paru kronis dan mungkin mengalami kerusakan jaringan paru-paru dan bronkus, seperti asma, emfisema, dll.
    • Orang yang pulih dari COVID-19 setidaknya selama 4 minggu
    • Orang yang batuk kronis
    • Orang yang mudah lelah karena paru-paru ketika kehilangan fungsi karena kerusakan jaringan paru-paru oleh patologi penyakit, kebanyakan tidak bisa pulih. Pasien dengan penyakit paru-paru kronis pada akhirnya paru-parunya telah banyak rusak (lebih dari 50%) dan harus menderita sesak nafas dan kesulitan bernapas hingga meninggal dunia

    Persiapan sebelum pemeriksaan

    • Sebaiknya tidak berolahraga setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan
    • Jangan merokok setidaknya 8 jam sebelum pemeriksaan
    • Jangan minum minuman beralkohol pada hari pemeriksaan
    • Hindari obat pelebar bronkus sesuai anjuran dokter
    • Hindari makan berat setidaknya 2 jam sebelum pemeriksaan
    • Hindari memakai pakaian yang ketat di dada dan perut

    Pulmonary Function Test

    Pemeriksaan fungsi paru-paru

    • Pemeriksaan fungsi paru-paru mudah dilakukan, tidak menyakitkan, tidak memakan waktu lama, tidak memerlukan persiapan banyak. Cukup memakai pakaian longgar agar dapat bernapas dengan bebas dan hindari makan berat sebelum datang. Mereka yang menggunakan obat pelebar bronkus sebaiknya menghentikannya, serta berhenti merokok 24 jam sebelumnya. Jika pemeriksaan dilakukan secara umum, akan memakan waktu 15-30 menit
    • Pemeriksaan standar yang digunakan di rumah sakit umum disebut Spirometry, yaitu pemeriksaan volume dan kecepatan pernapasan. Hasilnya akan berupa grafik yang merekam hubungan antara volume udara dengan waktu atau kecepatan aliran udara dengan volume. Interpretasi hasil akan menjadi hasil normal (Normal), hasil obstruksi bronkus saat bernapas (Obstructive Pattern), hasil volume udara bernapas kurang dari normal (Restrictive Pattern), dan hasil lebih rendah dari normal untuk kedua hal bersama-sama (Mixed Pattern)

    Keuntungan pemeriksaan fungsi paru-paru

    Pemeriksaan fungsi paru sangat sensitif untuk mengungkapkan apakah pasien memiliki gangguan sistem pernapasan dan paru atau tidak, meskipun baru mulai terjadi sedikit. Pada tahap ini pasien belum menunjukkan gejala, yang akan membuat pengobatan lebih efektif. Namun, jika menunggu hingga muncul gejala seperti lelah, sesak napas, berarti fungsi paru sudah rusak lebih dari 50%, yang membuat pengobatan kurang efektif dan terkadang terlambat.


    Karena pemeriksaan fungsi paru membantu memahami setiap risiko, maka tidak boleh diabaikan dan sebaiknya dilakukan setiap tahun. Jika berisiko, sebaiknya pemeriksaan fungsi paru dilakukan secara rinci agar bisa dirawat tepat waktu.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Prof. Em. Dr. Sawang Saenghirunvattana

    Internal Medicine

    Pulmonary Medicine and Pulmonary Critical Care

    Prof. Em. Dr. Sawang Saenghirunvattana

    Internal Medicine

    Pulmonary Medicine and Pulmonary Critical Care
    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Kanker paru-paru pada wanita, penelitian menunjukkan rokok sebagai faktor utama. Image
    AI
    Kanker paru-paru pada wanita, penelitian menunjukkan rokok sebagai faktor utama.
    LONG COVID dan Gangguan Paru-paru Image
    AI
    LONG COVID dan Gangguan Paru-paru
    5 Cara Menghadapi Polusi Debu yang Harus Diberitahukan Image
    AI
    5 Cara Menghadapi Polusi Debu yang Harus Diberitahukan
    Lihat informasi kesehatan lainnya