Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    SINDROM BURNOUT Jangan menunggu sampai kehabisan energi dalam bekerja

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Anothai Soonsawat

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 11 ธ.ค. 2025
    Dr. Anothai Soonsawat
    Dr. Anothai Soonsawat
    Bangkok Hospital Headquarter
    SINDROM BURNOUT Jangan menunggu sampai kehabisan energi dalam bekerja
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 11 ธ.ค. 2025

    Seperti yang sudah diketahui bahwa Sindrom Burnout atau keadaan kehilangan semangat untuk bekerja telah terdaftar sebagai penyakit baru oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ini adalah penyakit yang dihasilkan dari stres kronis di tempat kerja yang harus ditangani oleh dokter spesialis sebelum menjadi parah dan mengganggu kehidupan. Oleh karena itu, mengamati tanda-tanda peringatan dan menyadari penyakit ini akan membantu menangani dengan cara yang benar sebelum terlambat.

     

    Mengenal Sindrom Burnout

    Sindrom Burnout adalah kondisi perubahan psikologis yang dihasilkan dari stres kronis di tempat kerja dan tidak dikelola dengan efektif. Gejala dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

    1. Kelelahan emosional, merasa kehilangan energi, kehilangan semangat
    2. Pandangan negatif terhadap kemampuan kerja sendiri, kurang percaya diri pada kesuksesan
    3. Penurunan efisiensi kerja, hubungan di tempat kerja menjadi renggang atau negatif dengan rekan kerja dan pelanggan

     

    Tanda-tanda Peringatan Sindrom Burnout

    Mengamati tanda-tanda peringatan bahwa mulai mengalami sindrom burnout terbagi menjadi 3 aspek, yaitu:

    1) Aspek Emosi

    • Murung
    • Depresi
    • Mudah marah, mudah tersinggung
    • Perubahan suasana hati
    • Ketidakpuasan terhadap pekerjaan

    2) Aspek Pikiran

    • Melihat orang lain secara negatif
    • Selalu menyalahkan orang lain
    • Curiga
    • Mengelak, tidak menangani masalah
    • Ragu dan tidak percaya pada potensi sendiri

    3) Aspek Perilaku

    • Penundaan
    • Kekurangan semangat
    • Tergesa-gesa
    • Tidak dapat mengelola waktu
    • Tidak ingin bangun untuk bekerja
    • Sering terlambat secara mencolok
    • Kehilangan konsentrasi dalam bekerja
    • Tidak bahagia dalam bekerja

     

    Menangani Sindrom Burnout

    Menangani sindrom burnout dapat dipulihkan sebelum terlambat, sebagai berikut:

    • Fleksibel terhadap berbagai situasi
    • Menerima perbedaan
    • Tidak cepat menilai orang lain
    • Terbuka mendengarkan pendapat orang lain
    • Mencari konsultan yang dapat mendengarkan dan memberi saran
    • Ikut serta dalam aktivitas organisasi
    • Jangan terlalu memforsir pekerjaan
    • Jangan membawa pekerjaan ke rumah
    • Jangan membawa masalah kerja ke rumah
    • Mengurangi tekanan dalam bekerja
    • Meminta bantuan dan menolak dengan bijak
    • Istirahat yang cukup
    • Konsultasi dengan dokter spesialis

     

    Burnout Syndrome​

     

    Dampak dari Sindrom Burnout

    Dampak yang muncul dari sindrom burnout dalam berbagai aspek, yaitu:

    1) Aspek Fisik

    • Kelelahan kronis
    • Sakit kepala
    • Nyeri tubuh

    2) Aspek Psikologis

    • Perasaan putus asa
    • Kehilangan semangat bekerja
    • Sulit tidur

    3) Aspek Pekerjaan

    • Sering absen
    • Terlambat
    • Penurunan efisiensi kerja
    • Keluar dari pekerjaan

     

    Jenis Pekerjaan yang Rentan Burnout

    • Pekerjaan berat dan terlalu banyak
    • Pekerjaan rumit dan mendesak
    • Pekerjaan dengan imbalan yang tidak sesuai
    • Pekerjaan yang tidak menimbulkan rasa bernilai dan kebanggaan
    • Pekerjaan tanpa keadilan, kepercayaan, dan pengakuan
    • Pekerjaan tanpa wewenang dalam pengambilan keputusan
    • Pekerjaan dengan manajemen yang tidak sistematis, tanpa tujuan jelas

     

    Banyak orang sering bertanya-tanya apakah sindrom burnout merupakan gejala dari depresi atau tidak. Sindrom burnout dan depresi adalah dua hal yang berbeda, tidak termasuk dalam penyakit yang sama. Namun, jika Anda curiga, baik itu salah satu dari keduanya, jangan mengabaikannya. Segera konsultasikan dengan psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat waktu.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Anothai Soonsawat

    Dr. Anothai Soonsawat

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Krisis Identitas Remaja: Temukan Diri Anda Sebelum Bingung Image
    AI
    Krisis Identitas Remaja: Temukan Diri Anda Sebelum Bingung
    Tanya Jawab tentang Hal yang Membingungkan dari Depresi Image
    AI
    Tanya Jawab tentang Hal yang Membingungkan dari Depresi
    Perundungan dan perundungan siber Image
    AI
    Perundungan dan perundungan siber
    Lihat informasi kesehatan lainnya