Petunjuk saat menerima layanan hidroterapi
Hidroterapi dan fisioterapi
Hidroterapi adalah salah satu pilihan pengobatan dalam fisioterapi yang memanfaatkan air sebagai media terapi, karena air memiliki sifat fisik yang membantu perawatan pasien, antara lain
- Gaya apung air memungkinkan pasien bergerak di dalam air dengan lebih bebas, mengurangi gaya yang bekerja pada berbagai sendi, sehingga menurunkan risiko cedera saat berolahraga dibandingkan di darat
- Tekanan hidrostatik air membantu mengurangi pembengkakan pada anggota tubuhต่างๆ
- Viscositas (kekentalan) air dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh
- Air menghantarkan panas dan dingin dengan baik; saat menggunakan air hangat dalam hidroterapi membantu meningkatkan sirkulasi darah, membuat tubuh rileks, serta mengurangi kram dan berbagai nyeri
Kelompok yang cocok untuk hidroterapi
- Pasien yang memiliki masalah pada sistem muskuloskeletal, misalnya pasien dengan penyakit tulang belakang, pasien pra dan pasca operasi, pasien patah tulang
- Pasien yang memiliki masalah pada sistem jantung dan dada, misalnya pasien penyakit pembuluh darah jantung (penyakit jantung koroner), pasien penyakit paru obstruktif kronis
- Pasien yang memiliki masalah pada sistem saraf, misalnya pasien dengan hemiplegia (kelumpuhan separuh tubuh), pasien Parkinson
- Ibu hamil (usia kehamilan 1 – 6 bulan)
Persiapan sebelum menerima layanan hidroterapi
- Ganti pakaian dan bersihkan tubuh dengan sabun sebelum masuk kolam hidroterapi setiap kali. Pakaian yang dikenakan sebaiknya berbahan yang tidak menyerap air dan nyaman untuk bergerak, seperti pakaian renang, kaos, celana pendek, dan sebagainya
- Sesi perawatan dengan metode hidroterapi berlangsung sekitar 45 menit setiap kali, sebaiknya dilakukan setelah makan minimal 1 jam untuk mencegah rasa tidak nyaman pada perut, mual, muntah, dan tidak lebih dari 3 jam setelah makan untuk mencegah hipoglikemia yang dapat menyebabkan pusing atau pingsan
- Untuk pasien lansia, pasien yang tidak dapat membantu diri sendiri atau yang hanya sedikit bisa membantu, harus didampingi oleh anggota keluarga atau pengasuh yang berperan serta setiap kali untuk membantu mandi dan mengganti pakaian
- Segera beri tahu fisioterapis jika mengalami gejala tidak normal, seperti mual, nyeri dada, sangat lelah, pusing, sakit perut disertai buang air, dan lain-lain
- Dilarang buang air kecil di kolam atau di ruang mandi. Keluarga pasien atau pengasuh dapat menunggu di dalam area kolam tidak lebih dari 1 – 2 orang. Dilarang berteriak keras dan dilarang membawa anak-anak ke dalam area kolam hidroterapi karena dapat membahayakan
Kontraindikasi hidroterapi
- Tidak dapat menahan buang air kecil atau buang air besar
- Diare atau sering mencret
- Infeksi saluran kemih
- Memiliki luka terbuka
- Penyakit infeksi kulit
Hal yang perlu diperhatikan saat hidroterapi
- Kondisi jantung yang tidak stabil
- Tekanan darah tinggi / rendah yang tidak normal
- Penyakit oklusi pembuluh darah perifer
- Sedang haid
- Perubahan pada penerimaan sensasi
- Gangguan penglihatan
- Gangguan pendengaran
- Gangguan intelektual
Untuk informasi lebih lanjut hubungi
Pusat Kedokteran Rehabilitasi Bangkok Hospital
Lantai 3 Gedung Kedokteran Rehabilitasi (Gedung R)
Buka setiap hari Jam 08.00 – 17.00 .
Telp. 0 2310 3031
Tambahkan Line : https://lin.ee/Y67spls
