Fraktur tulang dapat terjadi karena berbagai penyebab, baik dari kecelakaan maupun osteoporosis pada lansia yang sering dijumpai. Metode perawatan akan dipertimbangkan sesuai dengan kesesuaian dan tingkat keparahan yang terjadi. Teknik operasi penanaman tulang dengan luka kecil atau operasi perbaikan tulang fraktur jenis “subway” adalah teknik lain yang membantu pasien kembali hidup normal lagi.
Penyebab Fraktur Tulang
- Kecelakaan
- Osteoporosis, sering ditemukan pada lansia yang memengaruhi struktur tulang belakang, sebagai berikut
- Nyeri punggung kronis
- Menjadi lebih pendek
- Punggung bungkuk
- Bahu lebih membungkuk daripada biasanya
Operasi Perbaikan Tulang Fraktur Jenis “Subway”
Operasi penanaman tulang dengan luka kecil atau Minimally Invasive Plate Osteosynthesis (MIPO) atau Operasi perbaikan tulang fraktur jenis “subway” adalah teknik yang efektif untuk merawat kondisi fraktur tulang. Berikut adalah metode perawatannya
- Menggunakan peralatan dan alat bantu untuk penanaman tulang
- Menggunakan alat khusus untuk memasukkan pelat logam di bawah lapisan otot pada posisi yang patah
- Menempatkan pelat logam di atas tulang
- Membuka sayatan kecil untuk menancapkan tulang dengan sekrup di atas dan di bawah posisi yang patah
Keuntungan Operasi
Keuntungan operasi penanaman tulang dengan luka kecil (MIPO) atau operasi perbaikan tulang fraktur jenis “subway”, selain dokter menggunakan Fluoroscope yang menunjukkan gambar X-ray segera saat operasi untuk membantu menyelaraskan tulang dan menempatkan bahan penanaman tulang di posisi yang benar saat operasi, keuntungan dari operasi ini adalah
- Tidak perlu membuka luka panjang
- Jaringan, otot, dan sistem peredaran darah di sekitar periosteum paling sedikit mengalami kerusakan
- Pulih cepat
- Tulang menyatu cepat
- Luka kecil yang indah
- Mengurangi kemungkinan komplikasi seperti tulang lambat menyatu, infeksi
Perawatan fraktur tulang memerlukan keahlian tim medis khusus dan pemilihan peralatan berkualitas sangat penting, terutama pada lansia yang memiliki risiko tulang patah lebih tinggi daripada usia lainnya. Dengan memperhatikan setiap langkah perawatan dan menggunakan teknik penggabungan tulang dengan luka kecil jenis “subway” dapat meningkatkan efisiensi hasil perawatan, memungkinkan pasien kembali melakukan aktivitas mendekati normalnya.




