Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Hubungi kami
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Usia 50 tahun harus melakukan pemeriksaan kanker usus besar kanker Gen B

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Chatchadaporn Toworakul

    Bangkok Hospital Chiang Mai

    Diperbarui pada: 09 ธ.ค. 2025
    Dr. Chatchadaporn Toworakul
    Dr. Chatchadaporn Toworakul
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Usia 50 tahun harus melakukan pemeriksaan kanker usus besar kanker Gen B
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Chiang Mai
    Diperbarui pada: 09 ธ.ค. 2025

    Gen B atau Baby Boomer adalah kelompok individu yang berusia 50 tahun ke atas, di mana tubuh membutuhkan pemeriksaan skrining untuk mendeteksi kondisi degeneratif pada organ tubuh. Hal ini bertujuan untuk mengenali risiko penyakit dan dapat mempersiapkan perawatan secara cepat, sehingga dapat mengurangi risiko berkembangnya penyakit serius.

    Sangat disayangkan bahwa mayoritas orang Thailand sering kali terlambat dalam mendeteksi kanker, yang sering kali ditemukan pada stadium lanjut. Biasanya, pemeriksaan dilakukan hanya ketika ada gejala, yang membuat kanker sudah dalam ukuran besar atau telah menyebar saat ditemukan.

    Padahal, sebenarnya kita bisa melakukan skrining untuk kanker usus besar sebelumnya tanpa ada gejala apapun. Hanya dengan menemukan polip kecil yang dapat diangkat sejak dini, risiko kanker usus besar akan berkurang.

    Untuk di Thailand, kanker usus besar menempati urutan ke-3 dari semua kanker. Menurut Institut Nasional Kanker pada tahun 2007, dilaporkan bahwa kanker ini menduduki peringkat ke-3 pada pria dan urutan ke-5 pada wanita, dengan usia rata-rata 50 tahun ke atas dan lebih banyak ditemukan pada usus besar ketimbang rektum.

     

    Siapa yang berisiko dan harus menjalani pemeriksaan kanker usus besar?

    1. Usia lebih dari 50 tahun
    2. Memiliki riwayat kanker usus dalam keluarga atau polip dalam keluarga
    3. Sering mengonsumsi makanan berisiko seperti makanan tinggi lemak, daging merah, rendah serat (Low-fiber, high-fat diet)
    4. Minum alkohol, merokok secara kronis
    5. Orang yang kelebihan berat badan
    6. Pasien dengan riwayat peradangan usus kronis (Inflammatory Bowel Disease)

     

    Jika memiliki gejala berikut, perhatikan diri Anda bahwa mungkin berisiko terkena kanker usus besar

    – Sembelit berganti dengan diare

    – Buang air besar dengan darah

    – Sakit perut kronis, kembung dan sesak, tidak merespons pada pengobatan dengan obat

    – Meraba benjolan di perut

    – Ukuran tinja mengecil

    – Buang air besar tidak tuntas, seperti ada yang tersisa di dubur

    – Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas

    Jika merasa memiliki perilaku dan gaya hidup yang berisiko seperti disebutkan di atas, dapat menjalani pemeriksaan skrining kanker dengan berbagai metode klik untuk mendapatkan saran lebih lanjut

     

    Metode pemeriksaan skrining kanker

    1. Pemeriksaan kolonoskopi, merupakan metode paling akurat [standar]
    2. Digital Rectal Examination (DRE) setahun sekali
    3. Pemeriksaan darah samar dalam tinja (Fecal Occult Blood Test, FOBT), FIT (fecal immunochemical test) setahun sekali
    4. Flexible Sigmoidoscopy setiap 5 tahun
    5. Pemeriksaan dengan enema kontras ganda, dimana zat kontras disuntikkan melalui dubur dan udara dimasukkan secara berkala untuk pemeriksaan sinar-X khusus usus besar setiap 5-10 tahun

     

    Namun, perubahan perilaku terutama dalam mengonsumsi makanan yang sehat dan higienis tetap merupakan hal penting bagi Gen B untuk menjaga kesehatan dan menunda degenerasi pada organ tubuh, terutama dengan menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan dan program skrining kanker usus besar (Colon Cancer Screening Program).

    1. Menghindari makanan tinggi lemak, daging merah, makanan yang tidak bergizi dan mengandung kalori sangat tinggi (Junk Food)
    2. Hindari minuman beralkohol dan berhentilah merokok
    3. Kontrol berat badan agar tetap normal
    4. Makan makanan berserat dan minum air 1-1,5 liter per hari untuk menghindari sembelit
    5. Sering memeriksa tinja

     

    Dokter Chatchadaporn Towarakul

    Spesialis Penyakit Sistem Pencernaan

    Departemen Gastroenterologi dan Hepatologi

     

    Artikel Terkait

    • Usia 50 tahun ke atas harus memeriksakan kanker usus besar, Kanker Gen B

     

     

     

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Chatchadaporn Toworakul

    Internal Medicine

    Gastroenterology

    Dr. Chatchadaporn Toworakul

    Internal Medicine

    Gastroenterology
    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    H. pylori (H.pylori) Ancaman Tersembunyi untuk Lambung, Dapat Menular pada Semua Jenis Kelamin dan Usia Image
    AI
    H. pylori (H.pylori) Ancaman Tersembunyi untuk Lambung, Dapat Menular pada Semua Jenis Kelamin dan Usia
    Menurunkan Berat Badan Secara Berkelanjutan Image
    AI
    Menurunkan Berat Badan Secara Berkelanjutan
    Lihat informasi kesehatan lainnya