Nyeri punggung yang tampaknya merupakan masalah kecil bagi banyak orang, namun seiring waktu, masalah kecil ini ternyata menyebabkan kesulitan dan mengganggu kehidupan sehari-hari kita secara signifikan sampai akhirnya berdampak jangka panjang dan berbahaya bagi kehidupan..
Mengapa hanya nyeri punggung bisa berbahaya…
Nyeri punggung dapat dialami oleh setiap jenis kelamin dan usia. Gejala dan tingkat keparahan nyeri dapat bervariasi. Beberapa orang baru mengalami masalah ini tetapi beberapa lainnya mungkin telah lama mengalami nyeri punggung kronis hingga menjadi masalah yang mengganggu kehidupan sehari-hari mereka. Terutama lansia, di mana nyeri punggung kronis mungkin bukan sekadar nyeri akibat otot, tetapi bisa jadi mereka menderita herniasi diskus atau stenosis spinal yang menekan saraf akibat degenerasi yang dapat berisiko fatal dan memerlukan pembedahan.
Pembedahan Tulang Belakang dengan Endoskop Luka Kecil, Cepat Sembuh
Pembedahan tulang belakang dengan endoskop (Endoscopic Discectomy) merupakan salah satu pilihan dalam pembedahan luka kecil (MIS) atau Minimally Invasive Spine Surgery. Lensa dipasang pada ujung tabung kecil (diameter 8 mm). Semua alat bedah dimasukkan melalui tabung ini, sehingga ukuran luka bedah <1.5 cm. Metode ini efektif mengatasi nyeri punggung. Prosedur ini cepat dan memiliki manfaat positif bagi pasien yang menjalani operasi sebagai berikut:
- Melakukan operasi dengan penglihatan yang jelas baik cahaya dan pembesaran gambar
- Pasien mengalami cedera yang lebih sedikit karena ukuran luka bedah yang kecil dan pendarahan yang minim
- Mengurangi waktu rawat inap di rumah sakit
- Mengurangi pembentukan jaringan parut dalam rongga tulang belakang
- Jika membutuhkan operasi selanjutnya, jaringan di sekitarnya akan tetap sama
Jika Anda mengalami masalah nyeri punggung kronis cara konservatif belum berhasil, bisa segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kapan saja
Dengan harapan terbaik
Dr. Min Manphinit
Dokter Spesialis Bedah Ortopedi
Pusat Penyakit Tulang Belakang Pusat Keunggulan Tulang dan Sendi | Rumah Sakit Bangkok Chiang Mai





