Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Mengapa Obesitas Berisiko Hernia Berulang?

    2 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Prof. Dr. Suthep Udomsawaengsup

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 11 12月 2025
    Prof. Dr. Suthep Udomsawaengsup
    Prof. Dr. Suthep Udomsawaengsup
    Bangkok Hospital Headquarter
    Mengapa Obesitas Berisiko Hernia Berulang?
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 11 ธ.ค. 2025

    Banyak orang mungkin tidak tahu bahwa hernia adalah penyakit yang dapat kambuh kembali. Hernia bisa muncul kembali di tempat yang sama atau di tempat baru, yang bisa terjadi akibat tekanan di dalam perut meningkat setelah operasi karena pasien sering mengejan saat buang air besar, mengangkat beban berat, dan merokok secara rutin. Selain itu, orang lanjut usia dengan jaringan yang lemah dan orang gemuk juga memiliki kemungkinan untuk mengalami hernia kembali.

     

    Hernia Kambuhan

    Hernia dapat terjadi pada pria dan wanita dengan benjolan hernia yang menonjol keluar. Hernia memiliki berbagai jenis yang dibagi berdasarkan organ yang bergerak, termasuk hernia inguinalis, hernia umbilikalis, hernia diafragma, hernia dalam rongga panggul, dan hernia akibat bekas operasi. Jika hernia tidak dapat didorong kembali ke tempat aslinya, bisa berbahaya menjadi hernia yang terperangkap dan akhirnya menyebabkan obstruksi usus. Pengobatan hernia hanya bisa dilakukan melalui operasi, baik operasi terbuka maupun operasi laparoskopi dengan luka kecil. Namun, setelah operasi, pasien tidak boleh mengabaikan perawatan diri, karena hernia bisa kambuh jika tidak dirawat dengan baik. Peningkatan tekanan dalam perut akibat perilaku yang ceroboh dan kegemukan juga dapat menyebabkan hernia kambuh.

     

    Obesitas Berisiko Hernia Kambuhan

    Untuk orang yang obesitas, mereka memiliki risiko hernia kambuh dan mungkin di tempat yang sama atau tempat lainnya. Karena orang gemuk akan memiliki perut buncit, yang menyebabkan jaringan dinding perut lebih lemah dibandingkan dengan orang yang tidak gemuk. Oleh karena itu, setelah operasi hernia, jika tidak merawat diri dengan baik, membiarkan berat badan melebihi batas, dan melakukan aktivitas yang meningkatkan tekanan dalam perut, hernia bisa kembali muncul. Khususnya, hernia umbilikalis sering ditemukan pada orang gemuk buncit, baik pria maupun wanita.

     

    อ้วน, ไส้เลื่อนซ้ำ​

     

    Pembedahan Hernia Kambuhan

    Pembedahan hernia kambuhan dapat dilakukan dengan:

    1. Operasi hernia terbuka untuk menempatkan jaring di luar perut. Keunggulannya adalah dapat dilakukan dengan anestesi lokal, sangat cocok untuk pasien yang memiliki penyakit bawaan dan tidak dapat menggunakan obat bius atau anestesi spinal.
    2. Operasi hernia laparoskopi (Minimally Invasive Surgery: MIS) Dokter akan membuat 3 lubang kecil di dinding perut untuk mengembalikan usus ke posisi semula dan memperkuat otot yang merupakan titik lemah penyebab hernia bergerak keluar dengan Mesh Repair, sebuah jaring sintetis dengan ukuran sekitar 10 x 15 sentimeter (ukuran besar) yang membantu mengurangi nyeri dan kemungkinan hernia kambuh. Operasi biasanya memakan waktu sekitar 45 – 60 menit, bekas luka berukuran kecil 5 – 10 milimeter, nyeri setelah operasi minimal, risiko infeksi berkurang, dan pemulihan cepat.

     

    Tidak ada yang ingin mengalami hernia, terlebih hernia kambuhan yang bisa muncul kembali di tempat yang sama atau wilayah baru. Oleh karena itu, rutin memeriksa kesehatan setiap tahun, berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh, menjaga berat badan agar tetap dalam batas, mengonsumsi makanan tinggi serat, menghindari mengangkat beban berat, berhenti merokok, dan segera menemui dokter jika batuk berlangsung tidak normal dalam waktu lama, tentu akan membantu mencegah kambuhnya hernia.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Prof. Dr. Suthep Udomsawaengsup

    Family Medicine, Surgery

    Prof. Dr. Suthep Udomsawaengsup

    Family Medicine, Surgery

    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Botulinum Toxin mengobati luka kronis di sekitar anus tanpa pembedahan Image
    AI
    Botulinum Toxin mengobati luka kronis di sekitar anus tanpa pembedahan
    Robot Bedah Bantu da Vinci Xi dengan Penyakit Perut Image
    AI
    Robot Bedah Bantu da Vinci Xi dengan Penyakit Perut
    Tanya - Jawab tentang Sembelit Kronis: Jangan Biarkan Menjadi Wasir Image
    AI
    Tanya - Jawab tentang Sembelit Kronis: Jangan Biarkan Menjadi Wasir
    Lihat informasi kesehatan lainnya