Vaksinasi COVID-19 meskipun tidak sepenuhnya melindungi dari infeksi, tetapi dapat mencegah infeksi yang parah dengan baik. Oleh karena itu, setiap orang harus mendapatkan vaksinasi dengan mempelajari informasi dan mempersiapkan diri baik sebelum maupun setelah vaksinasi COVID-19 untuk meredakan kekhawatiran dan bertindak dengan benar
Persiapan sebelum Vaksinasi COVID-19
- Jika mengalami demam tinggi pada hari penjadwalan vaksinasi, sebaiknya tunda vaksinasi
- Jika mengalami demam ringan atau sakit ringan, dapat melanjutkan vaksinasi seperti biasa, tidak perlu menunda vaksinasi
- Bagi yang memiliki penyakit bawaan, riwayat alergi, atau masalah kekebalan tubuh yang lemah sebaiknya memberitahu tenaga medis sebelum vaksinasi untuk mendapatkan saran yang sesuai
Efek Samping Setelah Vaksinasi
Efek samping setelah vaksinasi COVID-19 seringkali merupakan tanda bahwa tubuh sedang dirangsang oleh vaksin untuk membentuk kekebalan guna mencegah penyakit atau kematian. Hal ini umum terjadi, tidak parah, dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat, seperti
- Demam
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Kelelahan
- Bengkak, merah, panas di area suntikan
Reaksi Alergi Terhadap Vaksin
Reaksi alergi terhadap vaksin dalam dunia medis disebabkan oleh respons imun tubuh yang berlebihan terhadap vaksin, yang dianggap sebagai efek samping yang tidak diinginkan setelah menerima vaksin. Gejala yang dialami mungkin berasal langsung dari vaksin atau tidak berhubungan langsung dengannya, yakni gejala psikologis yang sering ditemukan pada penerima vaksin yang stres, takut, khawatir, dan lain-lain. Namun, jika vaksin tersebut sudah disetujui dan terdaftar, jika ditemukan efek samping yang parah, rata-rata akan sangat rendah
Gejala alergi vaksin yangmungkin terjadi, yang biasaditemukan setelah vaksinasi dalam 30 menit pertama antara lain:
- Ruam kulit
- Urtikaria
- Gatal dan bengkak di wajah, mulut, atau tenggorokan
- Sesak napas
- Tekanan darah rendah
- Mual
- Sakit perut
Menjaga Diri Setelah Vaksinasi COVID-19
Setelah menerima vaksin COVID-19 , hal yang perlu dilakukan antara lain:
- Jika mengalami demam atau sakit kepala, dapat mengonsumsi obat pereda nyeri
- Jika mengalami ruam urtikaria, demam tinggi, pingsan, kelemahan anggota tubuh, nyeri dada segera temui dokter
- Kenakan masker, cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak sosial
- Mengisolasi diri setidaknya 14 hari jika mengunjungi area berisiko atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19
- Selesaikan vaksinasi sesuai jadwal untuk kedua dosis
Selain itu, bagi yang pernah terinfeksi COVID-19 meskipun di dalam tubuh sudah memiliki kekebalan terhadap virus COVID-19 namun belum ada informasi yang jelas terkait durasi kekebalan yang akan melindungi dari virus COVID-19 sehingga tetap harus menerima vaksin COVID-19 dengan jaraksetidaknya 3 bulan setelah infeksi dan harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menerima vaksinasi
Sumber informasi :





