Tindakan yang harus dilakukan oleh ibu pasca melahirkan akan mulai kembali ke kondisi normal saat perubahan organ terjadi sejak masa kehamilan. Namun, beberapa perubahan tidak bisa kembali seperti semula, seperti stretch marks pada perut, bentuk tubuh, dan lainnya. Perubahan tersebut membutuhkan waktu sekitar 6 minggu setelah melahirkan hingga berhenti.
Kegiatan yang dapat dilakukan oleh ibu pasca melahirkan
Ibu pasca melahirkan dapat melakukan berbagai kegiatan sebagai berikut:
- Pekerjaan rumah Dapat melakukan pekerjaan rumah ringan seperti menyapu rumah, mengelap meja, dan sebagainya. Sedangkan pekerjaan berat yang sebaiknya dihindari seperti mengangkat barang berat, dan lainnya.
- Makan Makan makanan yang bermanfaat dan lengkap dengan sayur serta buah yang mengandung serat untuk mencegah sembelit.
- Merawat luka
- Luka jahitan bisa dibersihkan seperti biasa.
- Luka operasi sesar mungkin ada gejala mati rasa di area sekitar luka operasi.
- Istirahat Perbanyak istirahat.
- Merawat darah nifas Pada hari-hari pertama, darah nifas akan seperti lendir baru kemudian menjadi darah lama, lalu menjadi lebih pudar seperti darah nifas lainnya. Darah nifas seharusnya berhenti dalam waktu tidak lebih dari 2 minggu. Jika lebih dari 2 minggu darah nifas masih berwarna merah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter karena mungkin terjadi peradangan atau sisa plasenta masih tertinggal di dalam rahim.
- Berhubungan seksual Disarankan untuk menunda berhubungan seksual sekitar 2 bulan karena setelah melahirkan dinding vagina mungkin lebih tipis akibat pengaruh hormon dari kehamilan.
Pemulihan tubuh setelah melahirkan
- Menyusui ASI mengandung nutrisi yang lengkap dan proporsi yang sesuai, memiliki perlindungan terhadap berbagai infeksi, bersih, mengurangi sembelit pada anak, serta membantu mengurangi risiko perdarahan pasca melahirkan. Rahim cepat kering, perut akan kembali normal lebih cepat, dan bentuk tubuh lebih cepat pulih.
- Posisi menggendong saat menyusui Sebaiknya duduk di kursi dengan posisi nyaman, baik untuk lengan maupun punggung, guna mencegah sakit punggung dan kelelahan dari menyusui. Dalam beberapa kasus jika ibu tidak dapat menyusui, susu formula bayi (Infant Formula) dapat menjadi alternatif.
- Menyimpan ASI Untuk ibu dengan produksi ASI berlebih atau harus kembali bekerja, mungkin ada masalah dalam penyimpanan. ASI biasanya dapat disimpan pada suhu ruangan sekitar 6 jam, dalam lemari pendingin biasa selama 24 jam, di freezer selama 2 minggu, dan dalam freezer khusus sekitar 3 bulan. Jika ingin menggunakan ASI beku untuk bayi, setelah dicairkan, ASI bisa disimpan dalam kulkas selama 12 jam.
Perencanaan keluarga
Sebaiknya menunda hubungan seksual selama 6 – 8 minggu setelah melahirkan dan melakukan konsultasi perencanaan keluarga saat pemeriksaan setelah melahirkan. Ini bisa berupa penggunaan pil KB, patch KB, IUD, kondom, atau operasi sterilisasi segera setelah melahirkan jika sudah memiliki cukup anak. Jika dilakukan setelah beberapa waktu, operasi sterilisasi melalui laparoskopi adalah pilihan dengan sedikit rasa sakit dan pemulihan yang cepat.



