Influenza adalah penyakit yang dapat menyebabkan bahaya serius, terutama pada orang tua yang berusia 65 tahun ke atas, terutama kelompok yang memiliki penyakit kronis seperti jantung, diabetes, penyakit paru obstruktif kronik, asma, penyakit ginjal kronis, stroke, memiliki risiko jika gejalanya parah hingga harus dirawat di rumah sakit dan dapat meninggal dunia. Oleh karena itu, vaksinasi influenza sangat penting untuk mengurangi risiko tersebut, terutama bagi orang tua. Maka dari itu, telah dikembangkan vaksin influenza yang lebih efektif untuk meningkatkan kekebalan pada orang tua agar mengurangi keparahan influenza.
Infeksi influenza berdampak buruk pada orang tua lebih dari yang diperkirakan
Ketika orang tua terinfeksi influenza, tubuh akan mengalami dampak berikut:
- Kehilangan kemampuan untuk merawat diri sendiri setelah sakit akibat influenza 23%
- Meningkatkan risiko penyakit stroke lebih dari orang biasa 8 kali
- Meningkatkan risiko penyakit jantung lebih dari orang biasa 10 kali
- Jika menderita diabetes, akan mengalami masalah kadar gula sebesar 75%
- 1 dari 3 orang tua yang dirawat di rumah sakit tidak dapat kembali melakukan kegiatan normal dalam 1 tahun
Gejala Influenza
- Demam
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Pilek
- Nyeri otot
- Sakit kepala
Jika gejala tidak parah, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam 3 – 5 hari tetapi pada orang tua dengan penyakit kronis memiliki risiko bahwa gejala akan menjadi parah hingga harus dirawat di rumah sakit

Influenza meningkatkan risiko pada orang tua
Dampak pada tubuh ketika orang tua terkena influenza sangat banyak, meningkatkan risiko sakit berat dan kematian antara lain:
- Penuaan sistem imun (Immunosenescence) di mana orang tua memiliki peluang tinggi untuk mengalami kondisi ini. Oleh karena itu, ketika tubuh terinfeksi baik itu bakteri, jamur, atau virus, tubuh akan berada dalam keadaan penurunan, kehilangan keseimbangan, mengalami peradangan parah. Jika tidak dapat dihentikan, akan berbahaya hingga menyebabkan kematian
- Penyakit kronis yang tidak dapat sembuh total (Underlying Disease) ketika orang tua sakit, tubuh menjadi lemah dan penyesuaian diri memerlukan waktu lebih lama dibandingkan orang muda, mudah menimbulkan komplikasi
- Kelemahan dan kerapuhan pada orang tua (Frailty) Kelemahan bukanlah penyakit, tetapi kondisi tubuh yang berada antara kemampuan berfungsi dan ketidakmampuan, termasuk antara orang sehat dan orang yang sakit, sering ditemukan pada orang tua ketika terinfeksi influenza
Pencegahan Influenza pada Orang Tua
Bagi orang tua, pencegahan influenza terbaik adalah vaksinasi influenza rutin setiap tahun karena setiap tahun virus mengalami perubahan dan mutasi. Oleh sebab itu, vaksin influenza disesuaikan setiap tahun yang diperkirakan akan terjadi wabah besar. Untuk Indonesia, disarankan melakukan vaksinasi sebelum musim hujan pada bulan Mei dan sebelum musim dingin pada bulan Oktober karena pada waktu tersebut merupakan periode wabah, untuk membantu mencegah infeksi influenza dan mengurangi tingkat rawat inap dari komplikasi.
Mengapa harus vaksin influenza untuk orang tua secara khusus
Ada data penelitian membandingkan efektivitas vaksin influenza untuk orang tua dan vaksin influenza 4 galur untuk umum di Amerika dan Kanada, dan ditemukan bahwa vaksin influenza untuk orang tua lebih efektif dalam mencegah infeksi influenza hingga 24.2% mengurangi tingkat rawat inap dari penyakit lain seperti pneumonia, menurunkan 27.3% penyakit kardiovaskular dan pernapasan menurun 17.9% penyakit influenza menurun 11.7% dan tren penurunan masuk rawat inap secara keseluruhan sebesar 8.4% yang standar dan aman tidak berbeda dengan vaksin influenza biasa.
Referensi:
- Baggett HC. et al. PLoS One. 2012;7(11):e48609
- Warren-Gash C, et al. Eur respir J. 2018
- Andrew MK, et al. J Am Geriatr Soc. 2021.
- Samson SI, et al. J Diabetes Sci Technol. 2019
- CDC. https://www.cdc.gov/flu/about/disease/65over.htm Accessed May 31, 2018
- Gavazzi G. et al. The Lancet Infectious Diseases; 2002: 2(11), 659-666
- Quadrivalent Influenza Vaccine (Split Virion, Inactivated), 60 mcg HA/strain SMPC. 2. DiazGranados CA, et al. N Engl J Med. 2014;371:635-645.
- Lee J, et al. Vaccine. 2021
- Oh SJ, Lee JK, Shin OS. Aging and the Immune System: the Impact of Immunosenescence on Viral Infection, Immunity and Vaccine Immunogenicity. Immune Netw. 2019 Nov 14;19(6):e37. doi: 10.4110/in.2019.19.e37. PMID: 31921467; PMCID: PMC694317
- Amornrat Chamneangsong, Prasert Sangyod, Perubahan sel dalam sistem kekebalan pada orang tua, Thammasat Medical Journal, Vol. 16 No. 2, April-June 2016 halaman 285-296
- https://www.ecdc.europa.eu/en/seasonal-influenza/facts/factsheet
- https://www.nfid.org/wp-content/uploads/2019/08/65-flu-fact-sheet.pdf
- http://sciencedaily.com/releases/2021/10/211015184212.htm






