Orang Thailand terbiasa dengan penyakit maag, jadi ketika ada gejala bersendawa asam atau merasa pahit di mulut, sakit di bagian atas perut, nyeri di daerah dada, mereka langsung mengira itu adalah gejala penyakit maag, padahal sebenarnya mungkin merupakan penyakit refluks asam dari lambung ke kerongkongan (Gastroesophageal Reflux Disease: GERD)
Apa itu penyakit refluks asam
Penyakit refluks asam adalah kondisi di mana asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan menyebabkan gejala atau komplikasi dari refluks asam. Sebagian besar isi yang berbalik adalah asam lambung, sebagian kecil mungkin alkali dari usus kecil, dan bisa ada, bisa tidak ada esofagitis.
Siapa yang berisiko terkena refluks asam
Penyakit refluks asam bisa ditemukan di semua kelompok umur, tetapi yang sering kali ditemukan dan cenderung lebih parah adalah pada orang yang mengalami obesitas, terutama yang merokok, lebih berisiko
Bagaimana gejala refluks asam
Gejala penyakit refluks asam dapat dibagi menjadi 2 kelompok sebagai berikut:
- Gejala dari kerongkongan yang utama meliputi rasa terbakar di dada dan regurgitasi asam lambung naik ke perut dan leher, yang mungkin terasa asam atau pahit.
- Gejala di luar kerongkongan, seperti gejala dari pita suara dan paru-paru, seperti suara serak, batuk, batuk berkepanjangan, sakit tenggorokan karena radang tenggorokan, asma, dan fibrosis paru.

Apa dampak penyakit refluks asam pada tubuh
Gejala penyakit refluks asam dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita atau menyebabkan komplikasi seperti esofagitis atau gejala kronis dari kondisi luar kerongkongan yang ditimbulkan oleh refluks asam. Pada beberapa pasien, terutama di orang Barat, dapat menyebabkan perubahan lapisan sel kerongkongan menjadi lapisan perut (Barrett’s esophagus) yang mungkin berkembang menjadi kanker kerongkongan, meskipun jarang ditemukan.
Seberapa parah penyakit refluks asam
Kondisi refluks dari lambung ke kerongkongan bisa dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu:
- Tingkat 1 adalah yang paling ringan, yaitu hanya sesekali atau jarang sekali terjadi, dengan isi berbalik sedikit dan tidak ada gejala yang mengganggu kesehatan, yang dianggap normal sebagai keadaan refluks lambung (Gastroesophageal Reflux – GER)
- Tingkat 2 adalah kondisi refluks ke kerongkongan yang khususnya dekat dengan lambung dan menimbulkan gejala yang mengganggu kesehatan, disebut penyakit refluks asam (Gastroesophageal Reflux Disease – GERD)
- Tingkat 3 adalah masalah refluks yang parah, yaitu cairan naik sampai kerongkongan, disebut refluks laringofaring (Laryngopharyngeal Reflux – LPR)
Bagaimana cara mendiagnosis refluks asam
Untuk diagnosis penyakit refluks asam tidak disarankan menggunakan endoskopi kecuali bila terdapat gejala muntah parah atau buang air besar menghitam. Karena endoskopi hanya dapat mendiagnosis 10 – 30%. Jika diobati dengan obat-obatan, yang terbaik digunakan pada pasien dengan esofagitis, jika setelah pemberian obat selama 2 minggu gejala membaik maka disarankan sebagai penyakit refluks asam.
Panduan pengobatan refluks asam
Mengubah pola makan dan tidur dapat membantu pengobatan refluks asam sebesar 20% namun jika menggunakan obat akan sembuh sebesar 80 – 100% Orang Indonesia menemukan penyakit ini sekitar 7.4% lebih tinggi dibandingkan diabetes yang ditemukan hanya 4% dari populasi. Namun dari pasien yang memiliki penyakit ini sekitar 40% tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi jika pengobatan dengan obat tidak efektif, operasi untuk mengikat kerongkongan lambung dipertimbangkan agar refluks tidak terjadi. Namun operasi harus dilakukan oleh ahli bedah yang berpengalaman.
Dokter spesialis pengobatan refluks asam
Dr.Suriya Chakkaphak, Spesialis bedah sistem pencernaan dan hati Departemen Neurogastronomi dan Gastrointestinal Pusat Penyakit Sistem Pencernaan dan Hati, Rumah Sakit Bangkok.
Rumah sakit yang ahli dalam penanganan refluks asam
Pusat Penyakit Sistem Pencernaan dan Hati, Rumah Sakit Bangkok siap memberikan perawatan untuk penyakit refluks asam oleh dokter spesialis, perawat, dan tim multidisiplin dengan peralatan canggih untuk memastikan kehidupan yang lebih nyaman.






