Polip kandung empedu mungkin bukan kondisi yang familiar, tetapi dapat terjadi dan tidak dapat dicegah. Sebagian besar ditemukan pada pria daripada wanita dan terdeteksi melalui pemeriksaan ultrasonografi. Sekitar 70 – 80% polip yang ditemukan bersifat jinak dan hanya sebagian kecil yang bersifat ganas. Oleh karena itu, memperhatikan pemeriksaan kesehatan tahunan dan jika ditemukan polip kandung empedu harus segera diobati agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan kualitas yang baik.
Mengenal Polip Kandung Empedu
Polip kandung empedu (Gallbladder Polyp) adalah polip (Polyp) yang terdeteksi melalui ultrasonografi dan berbentuk seperti massa jaringan kecil yang menonjol dan menempel pada dinding kandung empedu tanpa pergerakan. Mayoritas polip yang ditemukan adalah polip palsu (Pseudopolyp) yang umumnya disebabkan oleh kolesterol dan dapat juga menunjukkan karakteristik inflamasi yang menyerupai polip (Inflammatory Polyp), kelompok ini tidak terkait dengan keganasan. Polip yang benar-benar merupakan tumor (True Gallbladder Polyp atau Neoplastic Polyp) jarang ditemukan, tetapi kelompok ini dapat berupa jinak maupun ganas. Dapat ditemukan dari polip tunggal hingga banyak polip. Polip kandung empedu menarik karena ketika terjadi, tidak menunjukkan gejala dan paling sering ditemukan melalui pemeriksaan ultrasonografi saat pemeriksaan kesehatan tahunan, yang karenanya harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk pengobatan secepat mungkin.
Pengobatan Polip Kandung Empedu
Ketika dokter menemukan polip kandung empedu, pengobatan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:
- Pemantauan gejala Jika dokter mempertimbangkan bahwa hal itu tidak sesuai dengan indikasi untuk operasi, dokter akan memantau gejala pasien dengan ultrasonografi setiap 6 – 12 bulan. Tetapi jika ditemukan risiko, maka akan dipertimbangkan untuk operasi segera.
- Operasi polip kandung empedu Jika polip yang ditemukan di kandung empedu sesuai dengan indikasi untuk operasi, ahli bedah akan melakukan operasi untuk mengangkat kandung empedu. Saat ini, teknologi operasi dengan sayatan kecil (MINIMALLY INVASIVE SURGERY: MIS) digunakan, dengan membuat lubang kecil di perut dengan alat khusus lalu memasukkan kamera untuk melihat semua sudut dengan jelas sebelum memutus pangkal dan melepaskan kandung empedu. Metode ini memungkinkan ahli bedah untuk melihat organ dalam dengan jelas, luka kecil, nyeri minimal, mengurangi kemungkinan infeksi, pasien pulih lebih cepat, dan tidak perlu perawatan lama. Namun, dalam kasus komplikasi penyakit, ahli bedah juga mungkin mempertimbangkan operasi terbuka berdasarkan tahap penyakit, yang dibagi menurut penyebaran dan kedalaman polip di dinding kandung empedu.
Indikasi Operasi
Indikasi untuk operasi polip kandung empedu meliputi:
- Polip berukuran lebih dari 1 sentimeter
- Polip tunggal dengan ukuran besar, berongga lebar
- Terdapat polip bersamaan dengan batu empedu
- Bintik polip pada dinding kandung empedu menebal secara abnormal
- Polip tumbuh dengan cepat secara tidak normal
- Polip yang menimbulkan berbagai gejala
- Lain-lain
Jangan Mengabaikan Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan secara mendetail, terutama ultrasonografi bagian atas perut, akan membantu mengetahui adanya polip dalam kandung empedu atau tidak. Mereka yang berusia di atas 50 tahun harus melakukan pemeriksaan mendetail. Selain itu, yang penting adalah menjaga kesehatan agar tetap fit, mengurangi konsumsi makanan gorengan, mengontrol gula, lemak, dan garam, memilih makanan yang sehat, menekankan konsumsi sayuran dan buah-buahan lebih banyak, berolahraga secara teratur akan membantu memiliki kesehatan yang baik dalam jangka panjang.







