Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Wanita dapat menjadi kuat di segala usia dengan penyakit yang tidak boleh diabaikan.

    7 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Package Image
    Dr. Weerawich Pornwattanakrilert

    Bangkok Hospital Headquarter

    Diperbarui pada: 18 Jan 2026
    Dr. Weerawich Pornwattanakrilert
    Dr. Weerawich Pornwattanakrilert
    Bangkok Hospital Headquarter
    Wanita dapat menjadi kuat di segala usia dengan penyakit yang tidak boleh diabaikan.
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Hospital Headquarter
    Diperbarui pada: 18 يناير 2026

    Membangun fondasi perawatan kesehatan fisik dan mental bagi wanita sejak masa kanak-kanak, masa reproduksi, masa dewasa, hingga masa pra-menopause tidak hanya membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang, tetapi juga memiliki prospek yang baik dalam mencegah penyakit sebelum muncul. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan perawatan kesehatan di setiap tahap usia.

     

    Perawatan Kesehatan Fisik Wanita

    Perawatan kesehatan fisik wanita dapat dibagi berdasarkan tahap usia sebagai berikut:

    1. Masa Kanak-Kanak – Masa Pra-Reproduksi (Masa Pra-Menstruasi) 
      Perawatan kesehatan pada tahap ini merupakan fondasi kesehatan yang baik dalam jangka panjang. Jika dimulai dengan baik, cenderung bahwa kesehatan pada berbagai tahap usia lainnya juga akan baik. Pada tahap usia ini, orang tua, khususnya ayah dan ibu, bertanggung jawab untuk perawatan. Disarankan untuk memberikan vaksin yang seharusnya diterima sesuai rekomendasi dokter. Konsumsi makanan bergizi 5 kelompok, pilih aktivitas yang sesuai, berolahraga secara teratur, dan lakukan vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks yang dapat diberikan sejak usia 9 tahun untuk membangun imunitas secara efektif.
    2. Masa Reproduksi (Masa Awal Menstruasi)
      Ketika menstruasi dimulai, ini menandakan bahwa wanita telah mencapai kedewasaan sepenuhnya dan ovarium berfungsi secara optimal. Tahap ini berlangsung dari usia 15–50 tahun, dan dibagi menjadi:
      • Masa Reproduksi Awal (Usia 20–30 Tahun) 
        Wanita akan merasa lebih energik, kulit berseri-seri, dan sistem metabolisme bekerja dengan baik. Disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi 5 kelompok, menghindari lemak tinggi dan karbohidrat tinggi, serta cukup istirahat untuk hormon pertumbuhan yang mengatur pertumbuhan dan fungsi organ tubuh dikeluarkan dengan maksimal di malam hari. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk memiliki anak karena pemulihan setelah kelahiran dapat berlangsung cepat. Namun, bagi beberapa orang yang mengalami masalah nyeri menstruasi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bagi yang telah berhubungan seks disarankan untuk melakukan pemeriksaan dalam dan deteksi dini kanker serviks secara rutin sesuai anjuran dokter.
      • Masa Reproduksi Lanjutan (Usia 30 Tahun ke Atas)
        Pada tahap ini, wanita akan mulai menemukan tanda-tanda penuaan wajah, dan sistem metabolisme mulai melambat. Oleh karena itu, perlu mengambil langkah-langkah untuk mengontrol pola makan, mengurangi konsumsi makanan manis, asin, atau berlemak berlebihan yang berisiko menyebabkan penyakit kronis seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung. Tidur yang cukup dan olahraga yang cukup adalah kunci untuk mencegah kerusakan sendi. Sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahun dan mengamati kelainan yang mungkin terjadi pada tubuh. Jika ada kelainan yang ditemukan, konsultasikan segera dengan dokter.
    3. Masa Pra-Menopause – Masa Menopause (Usia 40 Tahun ke Atas)
      Wanita di masa pra-menopause dan menopause akan mulai mengalami penurunan kondisi fisik. Apabila perawatan telah dilakukan dengan baik sejak muda, dapat membantu memperlambat penurunan ini. Diperlukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahun, termasuk pemeriksaan dalam secara teratur. Tambah asupan kalsium karena kepadatan tulang mulai berkurang, yang bisa mengarah ke osteoporosis. Perhatikan tanda-tanda peringatan menopause seperti menstruasi tidak teratur, mudah marah, emosi tidak stabil, perasaan panas, kekeringan vagina, dan penurunan hasrat seksual. Bersiaplah untuk menghadapi perubahan fisik dan emosional. Jika ada kelainan, segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan.

    Perawatan Kesehatan Mental Wanita

    Kesehatan mental yang baik sama pentingnya dengan kesehatan fisik karena stres berlebihan atau kondisi mental yang buruk dapat mempengaruhi tubuh. Pada era sekarang di mana wanita memiliki berbagai peran dalam hidup, merawat kesehatan mental menjadi sangat penting. Beberapa teknik sederhana meliputi:

    1. Berpikir Positif dan Menjadi Optimis membantu mengatasi semua rintangan dan masalah dengan baik.
    2. Berhenti Membandingkan Diri karena setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda-beda, kebahagiaan dalam hidup setiap orang pun berbeda-beda. Oleh karena itu, tidak seharusnya dibandingkan dengan orang lain. Sadar diri dan gunakan media sosial dengan bijak.
    3. Komunikasi Jelas Di era ini, komunikasi sangat penting, baik dengan orang di dalam maupun di luar rumah, terutama komunikasi keluarga. Penting untuk berbicara hati-hati, tidak mengabaikan, dan tidak berprasangka, melainkan membuka dialog untuk saling memahami.
    4. Punya Teman yang Siap Mendengarkan Beberapa masalah yang tidak bisa diceritakan kepada keluarga bisa dibahas dengan teman yang baik, tepercaya, dan mau mendengarkan tanpa menyebarkan rahasia, yang dapat meningkatkan kesehatan mental.
    5. Berehat dengan Hobi yang Disukai Dalam satu hari, luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai untuk relaksasi dari kelelahan sehari-hari, asalkan tidak menyebabkan gangguan bagi orang lain dan tidak melanggar hukum.

    สตรีสตรองได้ทุกช่วงวัยกับโรคที่ไม่ควรมองข้าม

    Gejala Risiko Penyakit Wanita yang Tidak Boleh Diabaikan

    Jika mengalami gejala berikut, waspadai dan segera periksakan ke dokter kandungan:

    • Nyeri Perut Bawah adalah gejala utama yang membuat wanita mengunjungi dokter kandungan karena tidak tahan. Gejala ini harus dinilai dari karakteristik nyeri perut bawah yang dialami, yang dapat membantu diagnosis.
    • Nyeri Menstruasi Parah Nyeri yang semakin memburuk setiap bulan, meskipun sudah minum obat tetapi tidak sembuh sehingga membutuhkan tambahan dosis atau suntikan, dan nyeri yang sangat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
    • Menstruasi Berkepanjangan yang Dapat Dilihat dari Perubahan Penggunaan Pembalut dari biasanya hanya 2–3 potong menjadi menggunakan 7–8 potong per hari. Meskipun menstruasi tidak memiliki siklus yang sama setiap bulan, jika terlalu banyak dan tidak mahir, segeralah konsultasikan dengan dokter kandungan.
    • Frekuensi Buang Air Kecil Bertambah Hal ini dapat dilihat dari frekuensi buang air kecil di malam hari yang lebih dari 2 kali, dan ini bisa menandakan beberapa kondisi penyakit seperti adanya mioma yang menekan organ lain di dekat kandung kemih, yang membuat frekuensi buang air kecil lebih sering.

    Penyakit Wanita yang Tidak Boleh Diabaikan

    Nyeri perut bawah, nyeri menstruasi parah, menstruasi berkepanjangan, dan frekuensi buang air kecil bertambah dapat mengindikasikan berbagai penyakit yang umum terjadi pada wanita seperti:

    • Mioma Uteri (Leiomyoma or fibromyoma or fibroid or myoma uteri) adalah tumor yang berasal dari sel otot polos yang tumbuh di dalam otot uterus. Biasanya berbentuk cukup bulat dan ditemukan cukup sering, di mana dari 10 wanita, 6 orang mungkin mengalaminya. Gejala akan tergantung pada lokasi tumor di uterus.
    • Mioma Uteri dimana tumor bisa berkembang di dalam rongga uterus atau sebagai tonjolan dari uterus dan pertumbuhannya bisa bertahap atau bisa mencapai ukuran tetap. Gejala yang umum terjadi adalah nyeri menstruasi, menstruasi berkepanjangan, dan frekuensi buang air kecil lebih tinggi karena ditekan oleh organ di samping uterus. Peluang mioma berubah menjadi kanker sangat kecil, yaitu kurang dari 1%, sehingga jika tidak ada gejala apa pun, pembedahan tidak diperlukan. Namun, pemeriksaan kesehatan tahunan, termasuk USG, penting untuk memastikan pertumbuhan tumor tidak berjalan cepat. Jika lebih dari itu, tindakan pembedahan mungkin diperlukan.
    • Endometriosis (Endometriosis) adalah kondisi ketika endometrium tumbuh di luar rahim, seperti menembus dinding atau otot uterus, atau tumbuh pada berbagai organ, menyebabkan perdarahan di jaringan tersebut saat menstruasi, yang mengakibatkan darah terkumpul dan area membengkak. Uterus bisa mengalami kontraksi lebih kuat, menyebabkan nyeri menstruasi, serta meningkatkan ukuran dan berat uterus. Jika endometrium tumbuh di ovarium, dapat menyebabkan kista coklat, yang mungkin menyebabkan nyeri menstruasi atau infertilitas. Kondisi ini bisa diobati dengan obat nyeri, terapi hormon, atau pembedahan.
    • Kista Ovarium dapat dalam 2 bentuk, yaitu berasal dari lapisan epitel ovarium (Ovarian – Cysts) atau berasal dari jaringan epitel yang memiliki rambut, bulu, atau gigi di dalamnya yang disebut dermoid cyst (Dermoid Cyst). Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri perut mendadak karena torsi ovarium dan terjadi secara sporadis, yang membuat pasien harus memeriksakan diri ke dokter kandungan. Gejalanya bisa sangat bervariasi bergantung jenis kista yang ditemukan, sehingga diperlukan diagnosis terperinci dengan dokter kandungan. Sebagian besar kondisi ini diobati dengan pembedahan. Yang menarik adalah terdapat jenis kista yang bersifat kanker dan non-kanker, jadi penting untuk segera memeriksa ke dokter.


    Karena kesehatan wanita harus mendapatkan perhatian sejak dini agar dapat memiliki kesehatan yang baik dan tahan lama, salah satunya adalah dengan vaksin HPV untuk pencegahan kanker serviks yang bisa diberikan sejak anak-anak untuk mencegah dan mengurangi tingkat keparahan penyakit secara efektif. Jangan abaikan pemeriksaan kesehatan dalam setiap tahun untuk memantau dan mendapatkan diagnosis sejak tahap awal penyakit.

    Informasi oleh

    Doctor Image

    Dr. Weerawich Pornwattanakrilert

    Obstetrics and Gynaecology

    Maternal and Fetal Medicine

    Dr. Weerawich Pornwattanakrilert

    Obstetrics and Gynaecology

    Maternal and Fetal Medicine
    Doctor profileDoctor profile

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV Image
    AI
    Mengapa Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Vaksin RSV
    Mengapa ibu hamil harus memeriksakan kandungan di tempat yang tepat? Image
    AI
    Mengapa ibu hamil harus memeriksakan kandungan di tempat yang tepat?
    Apakah cairan ketuban yang rendah saat mendekati persalinan berbahaya? Image
    AI
    Apakah cairan ketuban yang rendah saat mendekati persalinan berbahaya?
    Lihat informasi kesehatan lainnya