Ketika musim panas tiba, makanan atau minuman yang manis dan dingin, seperti es krim, sirup, jus buah, minuman bersoda, smoothie, makanan penutup, buah dingin, dan minuman dingin lainnya menjadi sangat populer. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan berat badan karena mengandung gula, lemak, dan kalori yang cukup tinggi. Terutama bagi penderita diabetes, harus sangat berhati-hati dan menjaga diri sendiri.
Tips Mengonsumsi Makanan di Musim Panas untuk Penderita Diabetes
- Ketika cuaca di luar panas, kita cenderung membeli makanan dalam jumlah banyak untuk persediaan karena panasnya cuaca membuat kita enggan keluar rumah. Saat ada lebih banyak makanan, kita bisa tanpa sengaja mengonsumsinya lebih banyak. Oleh karena itu, perlu membagi porsi makanan dengan tepat atau membeli makanan secukupnya untuk setiap kali makan.
- Untuk minuman dingin seperti smoothie dan jus buah, sebaiknya tambahkan sedikit sirup atau gula, atau konsumsi dalam jumlah kecil.
- Minuman bersoda, jika ingin diminum, sebaiknya pilih yang tanpa gula.
- Pilih mengonsumsi buah segar dingin daripada jus buah kemasan atau jus buah segar yang diperas, tetapi jangan terlalu banyak atau menggantikan nasi pada waktu makan. Jumlah yang direkomendasikan per makan tidak lebih dari 10 – 15 potong bagi penderita diabetes. Pilihlah buah dengan kandungan air yang banyak, seperti semangka, nanas, melon, jambu air, buah naga, dan lainnya. Hindari buah yang sangat manis atau buah yang dicelup garam-gula cabe.
- Untuk menu makanan penutup atau makanan manis dengan es, sebaiknya tidak menambahkan sirup atau santan berlebihan.
Di musim panas, selain harus berhati-hati dengan makanan atau minuman yang tinggi gula dan kalori, juga perlu waspada terhadap kontaminasi patogen yang dapat menyebabkan keracunan makanan dan diare. Makanan yang berisiko tinggi menyebabkan penyakit di musim panas termasuk makanan bersantan, makanan berbumbu pedas, mie beras, makanan laut, makanan yang sudah lama atau terkontaminasi lalat, air minum dan es yang tidak bersih, dan lainnya. Menu makanan yang berisiko menyebabkan penyakit pada sistem pencernaan termasuk salad pepaya, salad sayuran, sashimi, lalapan daging mentah, salad kerang, salad kepiting mentah, nasi goreng dengan taburan daging kepiting, makanan penutup bersantan, éclair, panggangan, atau arang bakar daging babi.
Oleh karena itu, terapkan prinsip makan panas, sendok yang bersih, dan cuci setiap kali makan. Minum air bersih yang cukup karena saat musim panas tubuh kehilangan banyak keringat. Hindari makanan yang sangat manis, tinggi lemak, dan sangat asin. Dengan cara ini, kita dapat menjaga diri sendiri untuk mengendalikan diabetes, tekanan darah, dan penyakit sistem pencernaan di musim panas ini.



