Masyarakat Thailand sedang memasuki masyarakat lansia secara menyeluruh dan saat ini orang Thailand hidup lebih lama, namun berapa pun lamanya hidup mungkin tidak sepenting memiliki kesehatan yang baik dan bahagia setiap hari dalam hidup.
Penuaan dan Diabetes
Seiring bertambahnya usia, penurunan berbagai sistem dalam tubuh pasti akan mengikuti, baik itu depresi, demensia, penurunan otot dan massa tulang, metabolisme yang menurun, hingga membuat orang lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes, serta berisikomengalami hipertensi, penyakit jantung, dan stroke lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda yang menderita diabetes.
Sebaliknya, diabetes yang tidak terkontrol dengan baik pada orang lanjut usia membuat tubuh menurun lebih cepat daripada orang lanjut usia yang tidak menderita diabetes danmenyebabkan penurunan pendengaran, glaukoma, katarak, dan degenerasi retina, serta memengaruhi otak, memperlambat persepsi, pemahaman, dan memori.
Pengobatan Diabetes pada Lansia
Saat ini pengobatan diabetes telah berkembang baik dari segi obat maupun penggunaan teknologi baru dalam pengobatan, sehingga orang lanjut usia dapat mengelola diabetes dengan lebih baik dan mengurangi penurunan serta komplikasi yang disebabkan oleh diabetes.
Pengobatan harus dimulaidengan merencanakan pengobatan bersama antara lansia yang menderita diabetes, keluarga, dan pengasuh, serta dokter spesialis dan tim multidisiplin, menentukantujuan pengendalian diabetes seberapa ketat, berapa seharusnya kadar HbA1c, makanan yang sesuai untuk dikonsumsi, serta melakukan evaluasi persepsi dan mental untuk mencegah jatuh, karena setiap orang lanjut usia dan keluarganya memiliki kesehatan dan gaya hidup yang berbeda, maka perlu ada rencana pengobatan khusus untuk efektivitas pengobatan.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Perawatan Diabetes pada Lansia
Hal yang harus sangat diperhatikan dalam perawatan diabetes pada lansia adalah
- Mencegah terjadinya hipoglikemia karena hipoglikemia berdampak langsung terhadap persepsi otak dan jantung namun jika terjadi harus segera diatasi dengan mengonsumsi karbohidrat atau gula, kemudian konsultasikan dengan dokter spesialis untuk menyesuaikan pengobatan yang tepat.
- Pilih obat yang memiliki risiko hipoglikemia rendah sebagai prioritas pertama, jika tidak dapat terkontrol baru pilih obat yang menurunkan glukosa lebih besar atau injeksi insulin.
- Kontrol dan kelola penyakit penyerta lainnya dengan baik Karena selain mengendalikan kadar gula darah, perlu juga mengelola penyakit lain seperti hipertensi, kolesterol tinggi, kerusakan gigi, termasuk vaksinasi flu dan vaksinasi pneumonia dengan baik.
Perawatan diabetes pada lansia berbeda dengan pasien diabetes yang lebih muda, membutuhkan perawatan individual dengan tim medis yang berpengalaman, bersama dengan keluarga dan pengasuh yang dekat. Selain itu, dilakukan perubahan gaya hidup dengan menghindari makanan manis, memilih makanan tinggi serat dan rendah lemak, berolahraga secara teratur, cukup tidur, tidak merokok dan mengonsumsi alkohol, serta selalu menemui dokter pada setiap janji temu dan mengikuti instruksi dengan ketat, akan membantu pasien memiliki kualitas hidup yang lebih baik dalam jangka panjang.






