Mengenal Kondisi Mulut Kering
Kondisi mulut kering terjadi ketika kelenjar ludah tidak dapat memproduksi air liur yang cukup untuk melembapkan mulut secara normal.
Ciri-ciri Gejala
-
Diabetes membuat napas berbau tidak sedap
-
Perasaan lengket atau kering di dalam mulut
-
Sakit mulut
-
Bibir pecah-pecah dan kering dengan warna merah
-
Mulut terasa panas
-
Tenggorokan kering
-
Masalah dalam mengunyah makanan dan berbicara
-
Lidah kering dan kasar
Diabetes dan Kondisi Mulut Kering
Gejala mulut kering menyebabkan masalah ketika air liur membantu menjaga kesehatan gigi, gusi, dan rongga mulut. Kondisi mulut kering menjadi faktor risiko terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut yang buruk seperti gigi berlubang, infeksi jamur di mulut, infeksi kelenjar ludah, dan penyakit gusi.
Diabetes mempengaruhi secara langsung dan tidak langsung pada fungsi dan struktur kelenjar ludah dalam memproduksi air liur yang cukup di rongga mulut. Selain itu, efek samping penggunaan obat, kadar gula darah tinggi, dialisis, dehidrasi, penyakit saraf, adalah penyebab utama dari gejala mulut kering pada penderita diabetes.
Mengurangi Gejala Kondisi Mulut Kering
- Minum air secara teratur
- Mengisap es
- Mengunyah permen karet tanpa gula atau permen bebas gula untuk merangsang produksi air liur
- Menghindari makanan pedas atau asin
- Menghindari minuman berkafein
- Menghindari minuman beralkohol
- Tidak menggunakan tembakau
- Menggunakan saliva buatan
Jika Anda menduga memiliki gejala dan kelainan yang berisiko terhadap kondisi mulut kering, penderita diabetes sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



