Siapa sangka, perilaku makan berlebih bukan hanya sekedar keinginan makan, tapi bisa jadi adalah penyakit yang sedang Anda alami tanpa disadari. Jika dibiarkan, hal ini bisa membawa masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, sebaiknya perhatikan diri Anda dan kenali ketidakwajaran sebelum terlambat.
Mengenal Penyakit Makan Berlebih
Penyakit Makan Berlebih (Binge Eating Disorder: BED) adalah penyakit yang disebabkan oleh makan dalam jumlah yang berlebihan secara abnormal dan tidak dapat mengendalikan diri. Meskipun tidak lapar, masih tetap makan. Yang penting adalah makan sampai kenyang, bahkan tidak bisa makan makanan lainnya lagi. Setelah itu, akan merasa marah pada diri sendiri karena melakukan perilaku tersebut. Menariknya, penyakit ini tidak memiliki penyebab yang pasti, dapat terjadi pada siapa saja di semua usia
Bentuk-bentuk Makan Berlebih
- Makan lebih banyak dari biasanya
- Makan tanpa bisa mengendalikan diri
- Makan dalam jumlah besar dalam waktu singkat
- Menyimpan makanan di dekatnya
- Makan kapan saja, apakah lapar atau tidak lapar
- Makan sendirian karena merasa malu
- Merasa bersalah, marah, sedih, jijik, menyalahkan diri sendiri setelah makan
- Makan berlebih terus menerus lebih dari 3 bulan

Masalah Kesehatan dari Makan Berlebih
Selain penyakit makan berlebih meningkatkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes jantung dan pembuluh darah, juga berdampak langsung pada sistem pencernaan, baik itu
- Kembung karena makan terlalu banyak, membuat waktu pencernaan lebih lama, meningkatkan gas di lambung, sakit perut, perut kembung, ada gas di perut, yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan ulkus di lambung dan peradangan lambung
- Pencernaan tidak lancar karena makan berlebih jadi makan terlalu banyak, membuat tidak nyaman di perut, perasaan sesak di bagian atas perut atau bawah tulang rusuk, sakit perut bagian atas, panas di sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik. Jika parah, bisa memicu pendarahan di saluran pencernaan, penyempitan esofagus, penyempitan pada ujung lambung
- Gastroesophageal Reflux Jika makan berlebihan dan terutama langsung tidur setelah makan, berisiko mengalami refluks asam lambung, yaitu asam lambung naik kembali ke esofagus. Bisa menyebabkan sensasi terbakar dari tulang dada ke dada dan tenggorokan. Jika dibiarkan kronis, bisa menyebabkan ulkus esofagus dan berpotensi menjadi kanker, meskipun jarang ditemukan
- Diare Makan berlebih, membuat makan terlalu banyak, makan berbagai makanan, hingga lambung dan usus terganggu, mengakibatkan diare dan kerepotan
Mengobati Penyakit Makan Berlebih
Cara mengobati penyakit makan berlebih, dokter akan mewawancarai riwayat kesehatan, memeriksa fisik dengan detail, sebelum memberikan pengobatan dengan terapi perilaku dibarengi dengan obat sesuai rekomendasi dokter. Hal ini membutuhkan waktu untuk perubahan secara bertahap dan setiap pasien akan memiliki metode pengobatan yang berbeda tergantung pada faktor yang menyebabkan penyakit dan masalah kesehatan yang dihadapi
Mencegah Penyakit Makan Berlebih
- Jauh dari stres
- Istirahat yang cukup
- Olahraga secara teratur
- Konsultasi dan ikuti saran dokter
Jika makan berlebihan dalam satu kali makan karena kesempatan khusus tidak dianggap sebagai penyakit makan berlebih, tetapi jika mengalami makan berlebih sedikitnya 1 kali seminggu secara berkelanjutan selama lebih dari 3 bulan, sebaiknya perhatikan diri sendiri dan segera temui dokter untuk diagnosis dan perawatan sebelum masalah kesehatan menjadi kronis dan parah






