Pankreas adalah organ yang terletak di belakang lambung dekat dengan usus halus bagian awal, berfungsi membantu pencernaan makanan dan mengontrol kadar gula dalam darah. Salah satu penyakit yang terkait dengan pankreas yang sering disebut sebagai ancaman tersembunyi menunggu untuk menunjukkan gejalanya, tetapi banyak orang mungkin tidak pernah tahu, adalah pankreatitis akut. Penyakit ini ditemukan lebih banyak pada pria daripada wanita dan memiliki tingkat keparahan yang bervariasi. Hal penting adalah mendapatkan perawatan secepat mungkin dan menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit ini.
Mengenal Pankreatitis Akut
Penyakit pankreatitis akut (Acute Pancreatitis) adalah kondisi di mana pankreas mengalami peradangan akut yang parah. Peradangan ini terjadi di sel-sel pankreas, disebabkan oleh enzim yang tidak dapat mengalir melalui saluran pankreas, sehingga enzim tersebut malah mencerna jaringan pankreas dan menyebabkan peradangan. Peradangan ini biasanya parah dan cepat. Gejala biasanya membaik setelah menerima perawatan dari dokter spesialis dalam 1-2 minggu. Namun, dalam kasus yang parah, dapat terjadi komplikasi lain.
Gejala Penyakit
Gejala yang menunjukkan pankreatitis akut antara lain:
- Nyeri hebat dan akut di tengah perut
- Nyeri berlangsung dari 10 menit hingga satu jam
- Nyeri menjalar ke tengah punggung
- Mual, muntah, diare
- Demam, baik demam tinggi maupun rendah
- Perut sakit jika ditekan, tetapi tidak keras
- Denyut jantung cepat, pernapasan cepat
Penyebab Penyakit
Penyebab utama pankreatitis akut termasuk:
- Konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka waktu lama, biasanya lebih dari 50 gram per hari selama minimal 5 tahun, ditemukan sebanyak 25-35%
- Batu empedu (Gallstone), ditemukan sebanyak 40-70%, biasanya disebabkan oleh batu yang jatuh dari kandung empedu dan berukuran kurang dari 5 milimeter
- Penyebab lainnya seperti kadar kalsium darah tinggi, trigliserida tinggi, obat-obatan tertentu, tumor pankreas, penyakit pankreas yang tidak diketahui penyebab pastinya
Jenis Pankreatitis Akut
Pankreatitis akut dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
- Pankreatitis Edematous (Interstitial Edematous Pancreatitis) ditemukan pada sebagian besar pasien dengan pankreatitis akut, di mana jaringan pankreas mengalami pembengkakan dengan akumulasi cairan di sekitar pankreas
- Pankreatitis Nekrotik (Necrotizing Pancreatitis) ditemukan sekitar 5-10% dengan jaringan pankreas mati karena tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup dan jaringan mati di sekitar pankreas. Biasanya terjadi bersamaan, tetapi bisa juga terjadi salah satu dari jenisnya meski jarang
Tingkat Keparahan Penyakit
Pankreatitis akut dapat dibagi berdasarkan tingkat keparahan penyakit sebagai berikut:
- Pankreatitis Akut Ringan (Mild Acute Pancreatitis) Dalam kelompok ini tidak ada komplikasi lokal maupun komplikasi sistemik
- Pankreatitis Akut Sedang (Moderately Severe Acute Pancreatitis) berarti adanya komplikasi lokal dan komplikasi sistemik dengan kegagalan organ (Organ Failure) yang gejalanya membaik dalam 48 jam
- Pankreatitis Akut Berat (Severe Acute Pancreatitis) berarti adanya komplikasi sistemik (Systemic Complication) dengan kegagalan organ (Organ Failure) yang gejalanya lebih dari 48 jam
Diagnosa
Diagnosa pankreatitis akut dapat dilakukan dengan:
- Memeriksa riwayat kesehatan
- Pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis
- Pemeriksaan laboratorium umum seperti darah lengkap, fungsi hati, kadar gula darah, kadar kalsium, trigliserida
- Pengambilan darah untuk memeriksa enzim amilase (Amylase) dan lipase (Lipase), pankreatitis akut akan menunjukkan enzim amilase yang meningkat dalam 6-12 jam sedangkan kadar lipase dalam darah akan meningkat sejak hari pertama peradangan
- Pemeriksaan ultrasound
- Pemeriksaan CT Scan
- Endoskopi saluran empedu dan pankreas (ERCP)
Pengobatan Pankreatitis Akut
Sebagian besar pasien dengan pankreatitis akut biasanya memiliki keparahan ringan dan sembuh setelah perawatan dengan dokter spesialis dalam 1-2 minggu. Hanya sebagian kecil yang berada di tingkat sedang dan berat, di mana dokter akan mempertimbangkan metode pengobatan yang sesuai.
Pengobatan dilakukan dengan berbagai cara seperti:
- Pemberian obat penghilang rasa sakit yang bukan morfin
- Memasukkan selang infus untuk menilai cairan tubuh
- Mengurangi kerja pankreas dengan menghentikan asupan makanan dan minuman, menyedot enzim lambung, pemberian nutrisi melalui infus (jika tingkat keparahannya ringan, bisa diberi makan melalui mulut saat nyeri perut mereda)
- Pencegahan komplikasi atau pengobatan komplikasi yang ada, jika pasien memiliki gejala berat, dokter harus memantau dan mengawal dengan cermat
- Operasi batu empedu melalui laparoskopi, hanya sebagian kecil kasus pankreatitis akut yang disebabkan oleh batu empedu memerlukan operasi ini
- Operasi pankreas jika pasien mengalami gejala berat disertai komplikasi lokal seperti jaringan mati atau infeksi. Jika pengobatan tidak membaik mungkin perlu pemasangan saluran drainase di area yang bermasalah, jika tidak membaik kemungkinan perlu dilakukan operasi untuk mengangkat jaringan mati di pankreas (Pancreatic Necrosectomy)
Dapat Dicegah Hanya dengan Memperhatikan Pankreas
Pencegahan pankreatitis akut dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan pankreas yang meliputi:- Menghindari alkohol
- Memilih makanan yang bergizi
- Berolahraga secara teratur
- Pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap tahun
- Jika memiliki batu empedu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis untuk menerima perawatan yang tepat sesegera mungkin







