Tidak ada yang menyangka akan berada dalam situasi sesak hingga sulit bernafas dan bahkan tidak ada yang menyangka itu bisa berbahaya hingga mematikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan mengetahui cara merawat diri sendiri agar bisa bertahan jika suatu hari terjebak dalam situasi seperti ini
6 hal yang perlu Anda ketahui jika menghadapi situasi sesak hingga sulit bernafas agar dapat menanganinya tepat waktu
1) Kematian karena berdesakan (Crowd Crush atau Crowd Surge)
Ini adalah situasi di mana banyak orang berdesakan dalam ruang sempit, dada tertekan sehingga sulit bernafas, meskipun berada di area terbuka dengan sirkulasi udara. Hal ini dapat menyebabkan pingsan dan kematian. Sedangkan kematian karena terinjak-injak (Stampede) terjadi ketika banyak orang bergerak, lalu ada orang yang jatuh dan terinjak-injak hingga meninggal. Risiko ini meningkat dalam situasi kepanikan dan berusaha menyelamatkan diri.
2) Asfiksia karena tekanan (Compressive Asphyxia)
Ini adalah kondisi di mana tubuh tertekan dari luar hingga tidak bisa bernafas – dan aliran darah terganggu hingga pingsan. Jika tidak bisa bernafas selama 3 – 5 menit, akan kekurangan oksigen hingga berbahaya bagi kehidupan, jantung bisa berhenti berdetak.
3) Penilaian kepadatan manusia
Hal ini penting untuk diamati saat berada di area dengan banyak orang. Evaluasi kepadatan orang sebagai berikut
- Tidak ada kontak fisik dengan orang-orang di sekitarnya, menunjukkan kepadatan rendah dan dalam situasi normal
- Ada kontak tidak sengaja dengan 1 – 2 orang, menunjukkan kepadatan mulai meningkat, ramai, namun belum berbahaya. Disarankan untuk mencari jalan keluar dari area tersebut
- Ada kontak dekat hingga tidak bisa menggerakkan tangan atau mengangkat tangan untuk menyentuh dahi sendiri, menunjukkan kepadatan sangat tinggi dan akan masuk situasi berbahaya. Harus tetap tenang dan mencoba keluar secepat mungkin
4) Cara bertahan hidup dari peristiwa penuh sesak hingga mematikan
- Tetapkan tujuan untuk keluar dari area kejadian secepat mungkin. Jangan ragu, tetap tenang, perhatikan jalur selalu
- Perkirakan di mana titik dengan kepadatan orang yang paling tinggi dan coba gerak ke arah yang lebih sedikit orang atau kalau bisa memanjat, sebaiknya naik ke tempat yang lebih tinggi
- Jika tidak bisa keluar dari tempat tersebut, usahakan untuk tetap berdiri dengan keseimbangan yang baik agar tidak jatuh
- Angkat kedua lengan membentuk perlindungan di sekitar dada dan wajah, beri jarak 2 – 3 sentimeter agar tetap bisa bernafas jika terdesak lebih keras
- Tetap tenang, atur pernapasan, hirup dan hembuskan nafas
- Jika berada dalam kerumunan yang bergerak, sebaiknya bergerak dengan berjalan bersama-sama, tidak terburu-buru, tidak memaksa, tidak mendorong, karena bisa membuat Anda jatuh dan terinjak
- Menjauh dari penghalang yang tidak bisa dipanjat seperti pagar, dinding, benda keras, dll., agar tubuh tidak terjepit
- Berhati-hatilah agar tidak jatuh saat berjalan, seperti waspada pada area yang licin, kemiringan, serpihan di lantai, atau benda penghalang yang bisa membuat tersandung dan jatuh
- Jika jatuh, segera bangun atau minta bantuan segera
5) Pertolongan pertama dan CPR
Untuk menyelamatkan nyawa jika menemukan orang yang tidak sadarkan diri
- Telepon 1669 atau 1724 atau berteriak meminta orang di sekitar untuk menghubungi bantuan
- Bawa orang yang tidak sadar ke area yang aman, posisikan agar berbaring telentang di lantai rata
- Periksa respons dengan memanggil dan merangsang dengan menepuk bahu, sambil memperhatikan pernapasan di dada dan perut
- Jika tidak ada respons dan tidak ada pernafasan dalam 10 detik, kemungkinan jantung berhenti berdetak
- Buka jalur napas dengan membukakan mulut dan menekan dahi sambil mengangkat dagu agar wajah mendongak ke atas
- Jika pasien masih tidak bernapas, beri napas bantuan 2 kali atau jika tidak dapat memberikan napas bantuan, langsung mulai menekan dada
- Tekan dada dengan salah satu tangan penolong ditempatkan di tengah dada pasien dan tangan lain diletakkan di atasnya, tekan sedalam setidaknya 2 inci dengan kecepatan 100 – 120 kali per/menit, seperti mengikuti ritme lagu Baby Shark
- Tekan dada 30 kali, selingi dengan pemberian napas bantuan 2 kali
- Lanjutkan hingga orang yang tidak sadar menunjukkan respons atau tim medis datang membantu
6) Persiapan saat harus masuk ke dalam situasi dengan banyak orang
- Hindari memasuki area yang sangat penuh sesak dengan orang banyak
- Jika menilai bahwa kepadatan terlalu tinggi, segera keluar dari area tersebut
- Berpakaian ketat, hindari pakaian yang panjang yang dapat menyangkut, atau terinjak-injak
- Kenakan sepatu yang nyaman, ikat tali sepatu dengan baik agar tidak lepas dan terinjak
- Rencanakan perjalanan agar tidak terburu-buru masuk – keluar dari area untuk menghindari desakan di perjalanan






