Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Penyakit Arteri Perifer

    3 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Heart Hospital
    Diperbarui pada: 11 12月 2025
    Penyakit Arteri Perifer
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Heart Hospital
    Diperbarui pada: 11 12月 2025

    Kita sering memahami bahwa nyeri betis, nyeri kaki, disebabkan oleh penyakit sistem tulang dan sendi atau penyakit sistem saraf, atau beberapa orang berpikir bahwa itu adalah gejala umum pada orang tua, terutama ketika gejala seringkali menjadi lebih parah saat berjalan atau berolahraga. Sebenarnya, gejala tersebut berhubungan dengan penyumbatan atau adanya gumpalan darah di arteri perifer.


    Kenali Arteri Perifer

    Arteri perifer mengacu pada arteri yang mengirim aliran darah ke bagian-bagian tubuh selain jantung dan otak, seperti arteri pada lengan, kaki, tangan, kaki, ginjal, di perut. Arteri ini berfungsi mengalirkan darah ke otot, tulang, dan sistem saraf, yang memiliki signifikansi tidak kalah pentingnya dengan arteri koroner.


    Penyebab Penyakit Arteri Perifer

    Penyakit arteri perifer terjadi akibat penyempitan, penyumbatan, atau pembekuan darah dalam arteri pada orang-orang yang berisiko karena berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, obesitas, atau usia yang semakin bertambah, yang semuanya merupakan faktor yang menyebabkan gangguan arteri.


    Gejala Penyakit Arteri Perifer di Kaki

    • Nyeri kaki, nyeri betis, terutama saat berjalan atau berolahraga
    • Kaki terasa kebas atau lebih pucat; pada beberapa kasus bisa jadi suhu kulit lebih dingin
    • Luka pada kaki atau tumit yang sulit sembuh, lambat sembuh, sering ditemukan pada penderita diabetes; kadang-kadang luka bisa meluas menyebabkan jaringan mati

    ***Gejala ini bisa terjadi pada satu atau kedua sisi kaki


    Pemeriksaan Diagnosis Penyakit

    Pentingnya pemeriksaan diagnosis penyakit selain membantu menghentikan gejala penyakit khususnya di kaki, juga penting dalam mencegah penyakit arteri jantung dan otak. Pemeriksaan diagnosis yang dapat dilakukan meliputi pengukuran kekakuan arteri di lengan dibandingkan dengan di pergelangan kaki menggunakan alat yang disebut ABI (Ankle Brachial pressure Index). Pengukuran ABI adalah rasio tekanan Sistolik di pergelangan kaki dibandingkan dengan tekanan Sistolik di lengan setiap sisi. Nilai normal ABI adalah 1

    Prinsipnya adalah tekanan arteri di kaki harus sama atau lebih besar dari tekanan arteri di lengan. Jika lebih rendah, itu menunjukkan kemungkinan adanya penyempitan arteri di sisi tersebut, yang dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan memungkinkan diagnosis awal penyakit tanpa risiko bagi pasien.
    Jika dokter ingin melihat detail lebih lanjut, akan menggunakan alat diagnosis radiologi seperti CT Scan (64 – Slice CT Scan) atau MRI untuk memeriksa detail pembuluh darah. Pemeriksaan yang memberikan detail paling jelas adalah dengan metode angiografi atau Angiogram.


    Pengobatan Penyakit Arteri Perifer

    Metode pengobatan tergantung pada lokasi dan tingkat keparahan penyempitan arteri. Pengobatan dapat dilakukan mulai dari minum obat bersama dengan latihan kaki. Jika semakin parah, metode tanpa operasi dapat digunakan seperti angioplasti balon atau pemasangan stent yang terbuat dari wire mesh. Jika perlu atau penyakit sangat parah, mungkin perlu dilakukan operasi untuk menyambung arteri.


    Pencegahan Penyakit Arteri Perifer

    Pencegahan penyakit harus menghindari berbagai risiko seperti
    • Berhenti merokok
    • Mengendalikan diabetes, kolesterol, dan tekanan darah
    • Berolahraga secara teratur, khususnya orang tua disarankan untuk berjalan atau bersepeda. Untuk melihat hasil dari olahraga, harus dilakukan setidaknya 30 menit sehari, 3 hari seminggu, selama 6 bulan berturut-turut
    • Jika mengalami nyeri kaki atau nyeri betis, terutama saat berjalan atau berolahraga, segera konsultasi dengan dokter

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    MitraClip memperbaiki kebocoran katup jantung mitral tanpa operasi, mengurangi risiko, pemulihan cepat Image
    AI
    MitraClip memperbaiki kebocoran katup jantung mitral tanpa operasi, mengurangi risiko, pemulihan cepat
    Kanker jantung adalah penyakit yang jarang tetapi mungkin terjadi. Image
    AI
    Kanker jantung adalah penyakit yang jarang tetapi mungkin terjadi.
    Penyakit jantung dan hal-hal yang belum Anda ketahui Image
    AI
    Penyakit jantung dan hal-hal yang belum Anda ketahui
    Lihat informasi kesehatan lainnya