Regurgitasi katup mitral (Mitral Regurgitation: MR) merupakan salah satu penyakit katup jantung yang sering ditemukan, terutama pada lansia dan pada pasien yang memiliki penyakit jantung atau disertai gagal jantung. Kebocoran katup pada tingkat sedang hingga berat dapat membuat pasien mudah lelah, sesak napas, tidak bisa tidur telentang, atau mengalami edema paru bila tidak mendapatkan penanganan yang sesuai
Saat ini “MitraClip” atau perbaikan katup mitral melalui kateter (Transcatheter Edge to Edge Repair: TEER) merupakan salah satupilihan bagi pasien berisiko tinggi yang tidak dapat menjalani operasi bedah dada terbuka Metode ini telah diakui secara internasional dan digunakan secara luas di seluruh dunia selama lebih dari 20 tahun
Apa itu regurgitasi katup mitral
Katup mitral berfungsi mengontrol aliran darah dari serambi kiri ke bilik kiri Saat terjadi kebocoran, sebagian darah akan mengalir kembali sehingga jantung harus bekerja lebih keras dan dapat menimbulkan gejala abnormal. Bila berat, dapat terjadi edema paru atau gagal jantung
Berapa jenis regurgitasi katup mitral
Regurgitasi katup mitral dibagi menjadi 2 kelompok utama Mengetahui jenis regurgitasi katup mitral penting untuk memilih metode penanganan yang tepat, yaitu:
- Primary MR disebabkan degenerasi katup, prolaps, atau kelainan struktur katup
- Secondary MR disebabkan kelainan bilik kiri sehingga katup tidak menutup rapat
Bagaimana gejala regurgitasi katup mitral
- Mudah lelah atau cepat lemas
- Sesak napas, terutama saat berbaring telentang
- Jantung berdebar akibat gangguan irama jantung
- Kaki bengkak
Bagaimana mendiagnosis kebocoran katup jantung
Dokter akan menilai kebocoran katup jantung dengan mengombinasikan beberapa pemeriksaan yaitu
- Echocardiogram USG jantung, merupakan pemeriksaan utama
- TEE USG jantung melalui esofagus untuk melihat struktur katup secara detail
- Rontgen dada untuk menilai paru dan jantung
- Electrocardiogram (ECG) pemeriksaan elektrokardiogram
- Pemeriksaan fisik dan penilaian gejala oleh dokter spesialis jantung
Hasil penilaian dari pemeriksaan diagnostik ini akan membantu dokter merencanakan penanganan yang paling sesuai
Metode pengobatan regurgitasi katup mitral
Pengobatan regurgitasi katup mitral dibagi menjadi 3 metode yaitu
- Terapi obat digunakan untuk meredakan gejala seperti mudah lelah dan sesak napas, namun tidak dapat memperbaiki kebocoran katup secara langsung
- Perbaikan katup melalui kateter (TEER / MitraClip) cocok untuk pasien dengan kebocoran katup tingkat berat dan berisiko tinggi terhadap operasi
- Operasi jantung bedah dada terbuka merupakan standar pada pasien yang sesuai, namun lansia atau pasien dengan banyak penyakit penyerta mungkin memiliki risiko operasi yang tinggi
MitraClip apa itu dan bagaimana cara kerjanya
MitraClip adalah perangkat klip kecil yang digunakan untuk menjepit tepi katup pada area yang bocor agar mendekat satu sama lain, sehingga katup menutup lebih baik dan mengurangi aliran balik darah. Tindakan dilakukan melalui pembuluh darah di lipat paha tanpa perlu membuka tulang dada. Metode ini cocok bagi pasien yang berisiko tinggi bila menjalani operasi konvensional
Siapa yang cocok untuk terapi MitraClip
Dokter akan menilai kelayakan secara individual di mana setiap pasien akan melalui penilaian oleh tim dokter jantung multidisiplin (Heart Team) dengan mempertimbangkan
- Regurgitasi katup mitral derajat sedang hingga berat
- Risiko tinggi terhadap operasi terbuka
- Gagal jantung yang masih bergejala meskipun sudah menggunakan obat sesuai standar
- Struktur jantung dan katup yang sesuai dinilai dengan USG jantung melalui esofagus (TEE)
Bagaimana tahapan prosedur MitraClip
- Pembiusan total dan pemasangan kateter pada pembuluh darah lipat paha
- Menggunakan USG jantung melalui esofagus (TEE) untuk memandu perangkat secara detail
- Menempatkan klip penjepit pada area yang bocor
- Menilai hasil aliran darah; bila posisinya sesuai, klip akan dilepas
- Menutup luka kecil di lipat paha
Prosedur memerlukan waktu sekitar 1 – 3 jam dan rawat inap sekitar 1 – 2 hari
Bagaimana perawatan setelah MitraClip
- Hindari menekuk kaki terlalu banyak pada awal masa pemulihan
- Jaga luka tetap kering dan bersih
- Minum obat sesuai anjuran dokter, seperti obat antiplatelet
- Kontrol lanjutan dengan USG jantung sesuai jadwal dokter
- Perhatikan gejala tidak normal seperti sesak napas, nyeri dada, atau luka bengkak dan kemerahan
Keunggulan terapi MitraClip
- Luka kecil, tidak perlu operasi bedah dada terbuka
- Pemulihan cepat
- Keluhan mudah lelah atau sesak napas membaik
- Mengurangi kemungkinan rawat inap berulang pada pasien gagal jantung
Hasil pada tiap pasien berbeda, tergantung struktur jantung dan penyakit penyerta
Kapan harus menemui dokter
Jika mudah lelah, tidak bisa tidur telentang, atau mencurigai adanya kebocoran katup jantung sebaiknya menjalani evaluasi oleh dokter spesialis jantung untuk merencanakan penanganan yang paling tepat, baik terapi obat, operasi, maupun perbaikan katup melalui kateter dengan MitraClip
Rumah sakit yang memperbaiki regurgitasi katup mitral tanpa operasi dengan MitraClip
Klinik Penyakit Dalam Kardiologi Bangkok Hospital Heart Hospital siap merawat regurgitasi katup mitral dengan MitraClip(MitraClip) melalui kateter tanpa operasi, didukung tim dokter spesialis jantung yang ahli serta tim multidisiplin berpengalaman, juga peralatan medis modern, agar pasien kembali memiliki kualitas hidup yang baik
Dokter yang ahli dalam perbaikan regurgitasi katup mitral tanpa operasi dengan MitraClip
Dr.Chattanong Yodwut Spesialis Penyakit Dalam Kardiologi Kepala Pusat Pemeriksaan Kebugaran Jantung Bangkok Hospital Heart Hospital
Anda dapatklik di siniuntuk membuat janji temu sendiri











