Selama masa menyusui, selain harus menjaga kesehatan tubuh agar menghasilkan ASI yang cukup untuk si kecil, menjaga kesehatan jantung juga merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Ibu bisa menjaga kesehatan jantung dengan cara yang mudah seperti berikut:
- Periksa kesehatan tubuh secara menyeluruh
Baik itu memeriksa tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, dan lain-lain sesuai dengan anjuran dokter atau sesuai jadwal pemeriksaan. Selain itu, jika ada gejala tidak normal terkait jantung, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis jantung karena penyakit jantung pada ibu menyusui kadang tidak disadari sebelumnya. Lebih dari itu, ibu menyusui tidak dapat mengonsumsi beberapa jenis obat, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter dan konsumsi obat hanya dengan resep dokter. Hindari membeli obat sendiri. - Pilih makanan yang sesuai volumenya
Hendaknya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, mencakup 5 kelompok makanan dalam jumlah yang tepat untuk kesehatan jantung. Ibu harus lebih fokus pada protein dari daging seperti ayam, ikan, telur, dan susu. Selain itu, lemak juga dapat dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai, termasuk kalsium yang membantu memperkuat tulang yang juga penting untuk dipenuhi. - Olahraga secara teratur
Dengan intensitas yang tidak terlalu berat selama 30 menit sehari, disarankan menyusui terlebih dahulu sebelum berolahraga. Selain itu, setelah berolahraga, berikan jeda sekitar 30 menit sebelum menyusui kembali agar kadar asam laktat dalam ASI kembali normal sehingga rasanya tidak berubah. Olahraga yang baik untuk kesehatan jantung ibu, selain bermain dengan si kecil dan melakukan aktivitas rumah adalah sebagai berikut:- Berjalan, seperti berjalan-jalan, naik turun tangga sebagai pengganti lift dan eskalator, dan lain-lain.
- Berenang atau berjalan di kolam renang.
- Aerobik, mulai dari yang ringan dan secara bertahap lebih berat, pastikan tidak berlebihan.
- Istirahat yang cukup
Pastikan tidur nyenyak selama 9 – 10 jam sehari.
Selain itu, menjaga kondisi mental agar tidak stres dan tidak khawatir, serta menikmati merawat si kecil dan beraktivitas bersama keluarga juga penting dan dapat membantu jantung ibu tetap kuat dalam jangka panjang.






