Mengenal Penyempitan Pembuluh Darah Jantung
Penyakit penyempitan pembuluh darah jantung disebabkan oleh penurunan kondisi pembuluh darah akibat penumpukan lemak dan kalsium yang menempel pada pembuluh darah arteri sehingga menyebabkan tersumbat atau pecah. Hal ini mengakibatkan otot jantung kekurangan pasokan darah. Beberapa kasus bisa menyebabkan kematian mendadak. Penyebab penurunan kondisi pembuluh darah jantung melibatkan beberapa faktor seperti merokok, hipertensi, tingkat kolesterol tinggi, diabetes, dan obesitas.Penyebab Penyempitan Pembuluh Darah Jantung
Penyebab penyakit penyempitan pembuluh darah jantung didapati berkaitan erat dengan pola makan, karena gaya konsumsi masyarakat Thailand yang berubah. Mereka kini lebih cenderung mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak dan karbohidrat. Selain itu, kehidupan perkotaan menyebabkan kurangnya aktivitas fisik dan meningkatnya stres dibandingkan masa sebelumnya.Gejala Penyempitan PembuluhDarah Jantung
Gejala pada pasien dengan penyumbatan pembuluh darah jantung sebagian mungkin tidak menunjukkan gejala. Namun pada pasien dengan tingkat penyumbatan yang lebih signifikan, gejala yang paling umum adalah nyeri dada yang sangat parah hingga tidak tertahankan, serasa ada beban berat menekan bagian tengah dada, mirip seperti diinjak gajah atau nyeri dari dada menjalar hingga ke rahang atau lengan kiri.
Pengobatan Penyempitan Pembuluh Darah Jantung
Metode pengobatan yang populer biasanya adalah tindakan pembedahan pembuatan bypass pembuluh darah jantung yang dikenal sebagai “bypass jantung.” Dokter akan menggunakan pembuluh darah dari bagian dalam dada sebelah kiri dan arteri di area lengan kiri atau vena dari kaki sejak pergelangan kaki bagian dalam hingga paha bagian dalam untuk disambung ke pembuluh darah dan membawa darah arteri dari aorta untuk menunjang otot jantung yang kekurangan darah dengan melewati bagian pembuluh yang menyempit. Sebagian besar dokter memutuskan untuk melakukan pembedahan jika penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah telah mencapai sekitar 70% atau lebih. Namun, jika terdapat deposit lemak tanpa kalsium dan terjadi pada usia 30-40 tahun, pengobatan dengan obat dapat membantu mengurangi lemak, atau jika hanya ada satu penyumbatan, obat atau pemasangan stent balon pun bisa dilakukan.
Pembedahan Bypass Jantung
Untuk pembedahan bypass jantung dalam upaya mengobati penyakit penyempitan pembuluh darah jantung saat ini terdapat dua metode, yakni:
- Pembuatan bypass pembuluh darah jantung tanpa menggunakan mesin jantung dan paru-paru buatan (Off – Pump CABG) atau disebut “tanpa menghentikan jantung”
- Pembuatan bypass pembuluh darah jantung dengan menggunakan mesin jantung dan paru-paru buatan (On Pump CABG) untuk “menghentikan” seluruh fungsi jantung
Umumnya, dokter jantung menggunakan metode pembedahan bypass jantung dengan mesin jantung dan paru-paru buatan untuk menghentikan seluruh fungsi jantung. Namun, di Rumah Sakit Jantung Bangkok, dokter jantung memiliki keahlian dalam melakukan pembedahan bypass jantung dalam kondisi jantung masih berfungsi dengan menggunakan alat untuk menstabilkan jantung. Keuntungan dari metode pembedahanbypass jantung ini adalah pasien tidak akan mengalami komplikasi dari mesin jantung paru-paru buatan. Namun, komplikasi mungkin terjadi sekitar 2-3% pada kasus pasien dengan komplikasi lain seperti gagal ginjal sementara, stroke pasca operasi, atau masalah pembekuan darah yang menyebabkan pendarahan tak kunjung henti. Selain itu, pembedahan bypass tanpa menghentikan jantung juga mengurangi jumlah darah yang digunakan serta mengurangi waktu pembedahan dan anestesi, serta mengurangi masa pemulihan di rumah sakit dibandingkan dengan pembedahan yang menggunakan metode menghentikan jantung.
Saat ini, pembedahan bypass pembuluh darah jantung di Thailand mencakup kedua metode tersebut. Pembedahan tanpa menghentikan jantung adalah teknologi baru yang mulai digunakan sekitar sepuluh tahun yang lalu. Metode konvensional yang menggunakan mesin jantung dan paru-paru buatan telah digunakan selama lebih dari 40 tahun. Rumah Sakit Jantung Bangkok telah mengembangkan pembedahan bypass pembuluh darah jantung yang tidak memerlukan penghentian jantung dengan hasil pengobatan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. Meskipun ada sedikit risiko saat menyambungkan pembuluh di bawah jantung yang masih berdetak, namun dengan tim dokter spesialis yang berpengalaman, risiko tersebut dapat diminimalisir dan meningkatkan kepercayaan pasien.
Rumah Sakit Jantung Bangkok memiliki tim ahli bedah yang berpengalaman dalam melakukan pembedahan bypass jantung dengan layanan 24 jam sehari. Selain memiliki tim dokter spesialis penyakit jantung, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan teknologi pembedahanmengobatipenyakit jantung yang canggih dan memenuhi standar internasional.



