Karena penyakit jantung bukanlah masalah yang jauh dari kita, terutama aneurisma aorta atau kondisi aneurisma aorta yang sering kali tidak menunjukkan gejala, ketika disadari mungkin sudah sangat parah hingga mengancam nyawa. Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) yang jatuh pada tanggal 31 Mei setiap tahun, semua orang diharapkan menjaga kesehatan jantung, terutama aorta yang merupakan pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke organ penting dalam tubuh, agar terhindar dari kerusakan.
Pentingnya aorta
Aorta atau pembuluh darah aorta adalah pembuluh darah utama yang menerima darah bertekanan tinggi dari jantung untuk mengalirkan darah ke organ penting, seperti jantung, otak, sumsum tulang belakang, lengan, kaki, hati, ginjal, usus, dan lain-lain. Oleh karena itu, jika terjadi kelainan pada aorta, selain berdampak buruk pada organ tubuh, jika terjadi aneurisma bisa berakibat fatal hingga kematian.
Penyebab aneurisma aorta
Kondisi aneurisma aorta disebabkan oleh kelainan pembuluh darah di daerah dada atau perut, lebih umum ditemukan pada pria dibandingkan wanita, dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- Kerusakan dinding aorta terjadi akibat faktor-faktor yang memudahkan terjadinya degenerasi dinding aorta, antara lain
- Usia bertambah
- Merokok
- Riwayat keluarga menderita aneurisma aorta
- Tekanan darah tinggi
- Kadar kolesterol tinggi
- Penyakit jaringan ikat seperti Marfan Syndrome, kelainan genetik yang mempengaruhi jaringan ikat. Jika gejala yang diderita mempengaruhi aorta, bisa menyebabkan aneurisma.
- Penyakit yang menyebabkan peradangan dinding aorta dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu peradangan yang disebabkan oleh autoimun, seperti Takayasu, Giant cell arteritis, Polyarteritis nodosa, Behcet, Cogan, dan peradangan yang disebabkan oleh infeksi, seperti tuberkulosis dan sifilis.
- Kecelakaan misalnya kecelakaan yang menyebabkan benturan parah, menyebabkan dinding pembuluh darah menipis dan bisa memperparah aneurisma.
Gejala penyakit
Penderita aneurisma aorta sering tidak menunjukkan gejala awal. Gejala aneurisma aorta tergantung pada lokasinya, yaitu di dada atau perut. Dapat menyebabkan tekanan aorta pada organ yang berdekatan, seperti menekan esofagus yang menyebabkan nyeri perut, menekan trakea yang menyebabkan kesulitan bernapas, dan lain lain. Selain itu, juga bisa dirasakan adanya benjolan di daerah perut. Jika mengalami nyeri dada, nyeri punggung, pusing, kehilangan kesadaran, batuk berdarah, segera temui dokter spesialis kardiologi.

Pencegahan dengan pemeriksaan
Pencegahan efektif terhadap aneurisma aorta adalah dengan melakukan skrining pada individu yang berisiko mengalami degenerasi aorta secara dini, dengan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan tambahan. Jika terletak di daerah dada, disarankan melakukan CT Scan, sedangkan jika di daerah perut, disarankan melakukan ultrasound.
Individu yang disarankan untuk diperiksa adalah:
- Pria di atas 65 tahun dengan riwayat merokok setidaknya sekali dalam hidup, memiliki riwayat keluarga dengan aneurisma aorta, perlu segera diperiksa.
- Individu di bawah 65 tahun dengan faktor risiko lain seperti keturunan, sindrom Marfan, disarankan untuk menjalani skrining sesegera mungkin.
Menjaga jantung tetap kuat
Cara menjaga kesehatan jantung agar terhindar dari aneurisma aorta meliputi:
- Hindari makanan tinggi sodium, terlalu asin, terlalu manis, gorengan, makanan berlemak
- Olahraga tingkat sedang secara rutin seperti jogging, berenang, berjalan cepat
- Hindari stres, jalani hidup bahagia
- Berhenti dan hindari merokok
Bagi yang tidak memiliki risiko aneurisma aorta, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahun, untuk mendeteksi kelainan tubuh dan menangani dengan cepat. Yang terpenting untuk menjaga jantung tetap kuat, Dr. Attapoom Suesupapadh, Wakil Direktur Rumah Sakit Jantung Bangkok dan Ahli Bedah Jantung Thorax, mengatakan, “Jalani hidup bahagia, hindari stres, rutin berolahraga, hindari merokok, lakukan aktivitas yang menyenangkan, pilih makanan yang sehat untuk tubuh agar tekanan darah tidak tinggi, jantung akan tetap sehat dan bahagia.”






