Mengenal Aneurisma Aorta yang Robek
Aneurisma aorta yang robek sering ditemukan pada kelompok usia 40 tahun ke atas hingga 60 – 70 tahun, dan sekarang lebih sering ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda. Ini terjadi ketika bagian dari dinding pembuluh darah robek, tetapi tidak sampai tembus ke luar. Jika tembus keluar, sebagian besar pasien akan meninggal karena kehilangan banyak darah. Robekan ini sebagian besar terjadi dari lapisan dalam menuju lapisan tengah sebelum mencapai lapisan luar, dengan cara menembus ke dalam pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah bagian luar menggembung dan bagian dalam mengempis. Hal ini membuat aliran darah yang mengalir ke berbagai bagian tubuh menjadi tidak normal. Jika tidak mendapatkan operasi darurat, lebih dari 90% bisa meninggal dunia. Oleh karena itu, kesiapan untuk operasi darurat oleh tim dokter jantung yang memiliki keahlian khusus, teknologi canggih yang memenuhi standar peralatan dan ruang operasi sangat penting untuk memberikan pengobatan yang paling efektif bagi pasien.
Tanda Bahaya
- Nyeri dada yang menjalar ke belakang secara tiba-tiba
- Nyeri di area perut yang menjalar ke belakang secara tiba-tiba
- Pusing, hampir pingsan, disertai dengan nyeri dada atau di area perut
Pencegahan Penyakit
Mengubah beberapa kebiasaan seperti
- Berat badan berlebih harus mengurangi beberapa jenis makanan, konsumsi makanan yang mengandung lemak baik, utamakan ikan dan sayuran
- Tekanan darah tinggi harus menggunakan obat penurun tekanan darah
- Menciptakan keseimbangan jika mengalami stres
- Olahraga secara teratur
- Sering memeriksa kesehatan, jangan menunggu sampai terlambat



