Gagal jantung atau serangan jantung disebabkan oleh fungsi jantung yang tidak normal, sehingga tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan memadai. Tingkat keparahan penyakit ini bisa berupa akut atau kronis. Oleh karena itu, mengamati gejalanya sangat penting, karena jika diketahui lebih awal, kita dapat merawat diri dengan cara yang benar dan mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung.
Penyebab Serangan Jantung
- Pembuluh darah jantung menyempit atau tersumbat secara tiba-tiba, menyebabkan otot jantung mati dan mengurangi kemampuan jantung untuk memompa darah
- Kelainan katup jantung seperti katup jantung yang menyempit parah sehingga mengurangi pemompaan darah, atau katup jantung bocor secara tiba-tiba sehingga jumlah darah yang keluar dari jantung berkurang
- Gangguan endokrin seperti hipertiroidisme
- Wanita hamil dengan preeklamsia
Gejala yang Harus Diamati Sebelum Serangan Jantung
3 Gejala berikut ini mungkin menunjukkan bahwa jantung sedang dalam bahaya atau gagal, oleh karena itu, harus diamati dengan seksama yaitu:
- Mudah Lelah Gejala mudah lelah bisamenunjukkan bahwa jantung menurun dalam efektifitasnya. Tingkat keparahan penyakit biasanya berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan. Jika merasa lelah terus-menerus, ini biasanya menandakan kelainan yang serius
- Sakit Dada yang terasa seperti terbakar menunjukkan bahwa jantungkekurangan darah. Kebanyakan rasa sesak berada di tengah dada, mungkin disertai nyeri dari leherkerahang, perasaan tegang saat bahu hingga lengan, dan merasa ada beban berat. Jika gejala ini berlangsung lebih dari 20 menit, ini bisa menyebabkan otot jantung mati dan mengurangi kinerja jantung
- Khitam jika Berbaring Datar Merasa khitam ketika berbaring datar bisa menjadi sinyal bahwa volume darah dalam jantung meningkat karena fungsi jantung yang tidak normal cukup parah

Pemeriksaan Kesehatan Jantung Penting
Untuk mereka yang berusia 35 tahun ke atas, ada kecenderungan bahwa pembuluh darah jantung akan mengalami perubahan yang dapat mempengaruhi kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa kesehatan jantung guna menemukan faktor risiko yang dapat dicegah sejak dini, karena jika mengetahui risiko penyakit jantung lebih awal, kita dapat menyesuaikan perilaku, mengunjungi dokter untuk pemeriksaan jantung secara mendalam dan kontinu, sehingga bisa menjaga kekuatan jantung dalam jangka panjang
Pemeriksaan Kalkulus Jantung
Pemeriksaan kalkulus di arteri koroner (Coronary Artery Calcium Score atau CAC) adalah pemeriksaan untuk mendeteksi kalkulus yang menempel di dinding pembuluh darah jantung, tanpa memerlukan pewarnaan dan hanya memerlukan waktu 10 – 15 menit. Nilai yang diperoleh sebaiknya tidak melebihi 400 karena mengindikasikan risiko penyempitan arteri koroner, kekurangan darah pada otot jantung akut, penyempitan arteri koronerberat ataupenyumbatan parah, dapat mengarah ke kondisi gagal jantung. Dokter akan melakukan evaluasi gejala dan memberikan saran secara dekat untuk mencegah kematian dini akibat penyakit jantung
Rumah sakit jantung Bangkok memiliki pedoman penanganan pasien yang berstandar internasional dengan dokter-dokter spesialis jantung dan staf yang berpengalaman, siap menjaga selama 24 jam dengan perlengkapan dan peralatan modern siap melakukan prosedur atauoperasi darurat segera, guna mengurangi keparahan penyakitdanmemulihkan pasien agar dapat menjalani kehidupan dengan bahagia kembali
Selain itu, dokter Wijaya Jirarotangkura, ahli jantung di rumah sakit jantung Bangkok, ingin semua orang menjaga jantungnya selama masa liburan ketika semua orang ingin beristirahat dan berpesta sepenuhnya. “Ingin semua orang berhati-hati dalam konsumsi makanan dan menghindari berbagai perilaku yang berisiko terhadap penyakit jantung. Yang terpenting bagi pasien penyakit jantung harus selalu membawa obatnya dan konsumsiobat sesuai anjuran dokter”





