Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Apakah kelangsungan hidup bagi penderita kanker sumsum tulang myeloma benar-benar rendah?

    < 1 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 16 Dec 2025
    Apakah kelangsungan hidup bagi penderita kanker sumsum tulang myeloma benar-benar rendah?
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 16 Dec 2025

    Benarkah tingkat kelangsungan hidup pasien kanker sumsum tulang myeloma tergolong rendah?

    Hasil pengobatan kanker sumsum tulang myeloma pada masa lalu ketika belum ada jenis obat baru (Novel Agent Therapy) menunjukkan bahwa pasien memiliki usia rata-rata setelah diagnosis hanya 3 – 5 tahun. Namun, saat ini dengan kemajuan teknologi dalam diagnosis, obat pilihan baru untuk pengobatan (Novel Agent Therapy), serta transplantasi sel induk darah, tingkat kelangsungan hidup pasien kanker sumsum tulang myeloma meningkat secara signifikan, dan usia rata-rata setelah diagnosis menjadi 5 – 10 tahun.

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Comprehensive Genomic Profiling Pemeriksaan Genomik Komprehensif untuk Diagnosis Kanker yang Dipersonalisasi Image
    AI
    Comprehensive Genomic Profiling Pemeriksaan Genomik Komprehensif untuk Diagnosis Kanker yang Dipersonalisasi
    Imunoterapi (Immunotherapy) Inovasi untuk Merawat Penderita Kanker Image
    AI
    Imunoterapi (Immunotherapy) Inovasi untuk Merawat Penderita Kanker
    Pasien kanker dengan vaksinasi COVID-19 Image
    AI
    Pasien kanker dengan vaksinasi COVID-19
    Lihat informasi kesehatan lainnya