Bagi pasien kanker, sistem kekebalan cenderung lebih rendah dari orang biasa. Jika terinfeksi Covid-19, ada risiko gejala menjadi lebih parah dan tubuh kurang mampu melawan virus Covid-19. Oleh karena itu, sangat penting bagi semua pasien kanker untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19 untuk mengurangi kemungkinan kematian yang mungkin terjadi.
Mengapa Pasien Kanker Harus Vaksinasi Covid-19
- Sistem kekebalan lebih rendah dibandingkan dengan orang biasa.
- Jika terinfeksi Covid-19, gejala akan lebih parah dari biasanya.
- Virus Covid-19 memiliki kemungkinan bertahan lebih lama dalam tubuh dibandingkan dengan orang biasa.
Pasien Kanker dan Jangka Waktu Vaksinasi Covid-19
Pasien kanker terdiri dari berbagai kelompok. Oleh karena itu, agar vaksinasi COVID-19 efektif untuk pasien kanker, vaksinasi harus dilakukan dengan tepat sebagai berikut:
- Pasien kanker yang dapat menerima vaksin Covid-19 segera meliputi
- Pasien kanker yang telah mendapatkan diagnosis tetapi belum memulai pengobatan
- Pasien kanker yang sedang dalam proses pengobatan, seperti minum obat dan berkonsultasi dengan dokter setiap bulan
- Pasien kanker yang telah sembuh dan tidak memiliki riwayat alergi terhadap vaksin
- Pasien kanker yang dapat menerima vaksin Covid-19 sesuai dengan jadwal yang ditentukan dokter meliputi
- Pasien kanker yang menerima injeksi, seperti kemoterapi , obat target, atau injeksi peningkatan kekebalan
- Pasien kanker yang menerima terapi radiasi
- Pasien kanker yang menjalani operasi, sebaiknya vaksinasi dilakukan sebelum atau setelah operasi sekitar 2 minggu, sesuai dengan saran dokter
- Pasien kanker yang menjalani transplantasi sumsum tulang harus menunggu hingga tubuh pulih dan tidak ada komplikasi yang muncul setelah perawatan sekitar 3 bulan sebelum divaksinasi Covid-19
- Pasien leukemia akut yang menerima kemoterapi untuk menghancurkan sel harus divaksinasi ketika jumlah sel darah putih sudah normal

Persiapan Pasien Kanker Sebelum Vaksinasi Covid-19
- Tidur yang cukup 6 – 7 jam
- Minum air secukupnya sekitar 500 – 1,000 cc
- Hindari minuman teh dan kopi
- Pertahankan mental agar tidak stres
- Jika demam atau merasa tidak enak badan, tunda vaksinasi
- Hindari mengonsumsi obat atau suplemen yang bukan untuk penyakit utama sebelum vaksinasi
Perawatan Pasien Kanker Setelah Vaksinasi Covid-19
- Jika demam atau sakit kepala, dapat mengambil obat penghilang rasa sakit
- Jika mengalami ruam, demam tinggi, pusing, pingsan, kelemahan, atau nyeri pada dada, segera temui dokter
- Gunakan masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial
- Selesaikan vaksinasi sesuai jadwal kedua dosis
- Jika memiliki pertanyaan atau keraguan, konsultasikan langsung dengan dokter
Keluarga Pasien Kanker dan Vaksinasi Covid-19
Keluarga pasien kanker harus segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan menjaga diri dengan ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus kepada pasien kanker meskipun telah divaksinasi.
Selain itu, pasien kanker dapat menerima semua jenis vaksin, asalkan vaksin tersebut memenuhi standar dan disetujui oleh departemen kesehatan.






