Rumah Sakit Bangkok
Caret Right
Search
CTA Curve
Temukan dokter icon
Temukan dokter
Buat janji temu icon
Buat janji temu
kontak icon
kontak
telepon undefined
Menu
  • Pilih rumah sakit

  • Language

Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Doctor not found
Rumah Sakit Bangkok
Ikuti beritanya
Lihat Google Maps
    Kebijakan Privasi

    |

    Kebijakan Cookie

    Copyright © 2026 Bangkok Hospital. All right reserved


    Jaringan Rumah Sakit Bangkok
    MEMBER OFBDMS logo

    Jika menderita leukemia, apakah harus benar-benar mengonsumsi banyak sayuran atau buah-buahan?

    < 1 Menit untuk membaca
    Informasi oleh
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 16 12月 2025
    Jika menderita leukemia, apakah harus benar-benar mengonsumsi banyak sayuran atau buah-buahan?
    AI Translate
    Translated by AI
    Bangkok Cancer Hospital
    Diperbarui pada: 16 ديسمبر 2025

    Apakah penderita kanker darah harus makan banyak sayur atau buah?

    Pasien yang telah didiagnosis menderita kanker jenis apapun perlu mengonsumsi makanan bergizi lengkap. Sayur dan buah-buahan diperlukan untuk tubuh seperti halnya daging, telur, dan tepung. Namun, hal penting yang harus diperhatikan bagi pasien kanker yang sedang dalam perawatan adalah kebersihan makanan, karena kelompok pasien ini rentan terhadap infeksi akibat sistem kekebalan yang rendah. Oleh karena itu, makanan yang sebaiknya dikonsumsi adalah makanan yang dimasak baru, matang, dan bersih.

    Informasi kesehatan

    Lihat informasi kesehatan lainnya

    Informasi kesehatan

    Comprehensive Genomic Profiling Pemeriksaan Genomik Komprehensif untuk Diagnosis Kanker yang Dipersonalisasi Image
    AI
    Comprehensive Genomic Profiling Pemeriksaan Genomik Komprehensif untuk Diagnosis Kanker yang Dipersonalisasi
    Imunoterapi (Immunotherapy) Inovasi untuk Merawat Penderita Kanker Image
    AI
    Imunoterapi (Immunotherapy) Inovasi untuk Merawat Penderita Kanker
    Pasien kanker dengan vaksinasi COVID-19 Image
    AI
    Pasien kanker dengan vaksinasi COVID-19
    Lihat informasi kesehatan lainnya