Kanker mulut adalah penyakit yang dapat ditemukan pada pria dan wanita, biasanya ditemukan pada usia 50 tahun ke atas. Penyakit ini berbahaya dan bisa menyebabkan kematian jika tidak mendapatkan perawatan sejak awal, karena kanker mulut dapat menyebar ke kelenjar getah bening di leher, ke aliran darah, dan ke organ sekitarnya. Oleh karena itu, mengamati diri sendiri dan segera menemui dokter untuk pemeriksaan dan perawatan adalah hal terpenting.
Mengenal Kanker Mulut
Kanker mulut adalah tumor ganas yang terjadi pada organ dalam rongga mulut, termasuk bibir, lidah, gusi, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, dan dasar mulut di bawah lidah. Ini adalah kanker yang serius dan berbahaya jika ditemukan dalam tahap lanjut
Faktor Risiko Kanker Mulut
Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker mulut meliputi:
- Merokok rokok, cerutu, atau pipa tembakau meningkatkan risiko kanker mulut hingga 6 kali lipat dibandingkan dengan yang tidak merokok
- Konsumsi minuman beralkohol secara teratur. Selain itu, merokok dan minum alkohol secara bersamaan dapat meningkatkan risiko hingga 15 kali lipat
- Mengunyah sirih atau tembakau dapat menyebabkan kanker karena zat karsinogenik yang terkandung di dalamnya
- Infeksi virus HPV di mulut, yang merupakan virus penyebab kanker yang serupa dengan yang terjadi pada kanker serviks
- Luka kronis di mulut akibat gigi berlubang, gigi patah, atau gigi palsu yang longgar, yang mengiritasi kulit berkali-kali sehingga jaringan berubah menjadi kanker
- Riwayat keluarga dengan kanker mulut
Gejala Kanker Mulut
Kanker mulut dapat terjadi di setiap bagian mulut dan mungkin muncul sebagai benjolan atau luka yang tidak sembuh lebih dari 2-3 minggu. Mungkin ditemukan pendarahan dari luka, mati rasa akibat penyebaran yang merusak saraf, atau penyebaran ke kelenjar getah bening yang menyebabkan benjolan di leher
Diagnosis Kanker Mulut
Kanker mulut mungkin ditemukan sebagai bercak merah atau putih pada mukosa mulut tanpa rasa sakit. Memperhatikan kesehatan mulut dan menemui dokter untuk pemeriksaan dan diagnosis terhadap kelainan di mulut dapat membantu mendiagnosis pada tahap awal

Pengobatan Kanker Mulut
Sebagian besar pengobatan dilakukan melalui pembedahan atau radioterapi atau kombinasi keduanya, tergantung pada tahap, ukuran, lokasi, jenis kanker, dan kesehatan pasien. Selain itu, kemoterapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Hasil pengobatan tergantung pada tahap kanker saat terdeteksi. Jika terdeteksi pada awal atau sebelum menjadi kanker (Lesi Pra-kanker) dan mendapatkan perawatan, ada peluang sembuh sepenuhnya dan tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi dibandingkan jika terdeteksi pada tahap lanjut
Selain itu, pengobatan kanker mulut pada tahap lanjut mungkin mempengaruhi fungsi organ mulut, menyebabkan deformitas, dan memunculkan masalah dalam berbicara dan menelan. Perlu dilakukan pembedahan untuk memperbaiki fungsi dan terapi fisik untuk memulihkan fungsi organ mulut
Pencegahan Kanker Mulut
- Hindari merokok dan minum alkohol secara teratur
- Jaga kesehatan mulut agar tetap kuat
- Kunjungi dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan
- Konsumsi makanan, sayuran, dan buah yang bermanfaat secara seimbang





