Penyakit stroke, yaitu perdarahan, penyempitan, atau penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan kelumpuhan atau dikenal dengan istilah stroke, adalah penyebab utama kecacatan dan kematian terutama pada wanita. Karena wanita hidup lebih lama, mereka lebih menderita penyakit stroke dibandingkan pria. Stroke terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai oksigen ke otak tersumbat, menyebabkan otak kekurangan oksigen dan mengalami kerusakan, yang mempengaruhi kemampuan bicara dan gerakan tubuh, dan dapat mengakibatkan kematian dalam kasus yang parah.
Gejala Penyakit
Gejala stroke sering dimulai dengan lemahnya atau mati rasa pada lengan atau tungkai atau pada satu sisi wajah, penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan pada satu mata, masalah bicara atau pemahaman, sakit kepala mendadak tanpa penyebab, serta pusing atau pingsan mendadak. Jika mengalami gejala ini, segera hubungi dokter darurat, karena perbedaan antara pasien yang mengalami kondisi parah hingga meninggal dan yang mengalami kondisi yang lebih ringan, hanya tergantung pada seberapa cepat pasien mendapatkan perawatan medis.
“Telah ada bukti medis yang jelas bahwa ketika mengalami penyumbatan pembuluh darah di otak, segera temui dokter sesegera mungkin. Semakin cepat semakin baik.”

Faktor Risiko Stroke pada Wanita
- Wanita berusia 50 tahun ke atas
- Memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami stroke
- Kadar lemak darah tinggi
- Penyakit jantung seperti aritmia, penyempitan pembuluh darah jantung
- Pernah mengalami penyempitan pembuluh darah (kemungkinan terjadinya lagi 10% dalam tahun pertama)
- Merokok
- Berat badan berlebih
– Wanita sebaiknya tidak lebih dari 23 BMI (BMI = Berat badan dibagi tinggi badan2)
– Wanita sebaiknya lingkar pinggang tidak lebih dari 32 inci (pria tidak lebih dari 36 inci) - Kurang berolahraga (sebaiknya olahraga 30 menit sehari setidaknya 3 kali/minggu)
- Tekanan darah tinggi
Kendalikan Tekanan Darah Jauh dari Penyakit
Cara menghindari stroke dapat dilakukan dengan mengontrol tekanan darah agar tetap normal, yaitu 120/80 mmHg. Wanita harus mengingat baik nilai normal dan nilai tekanan darah sendiri. Faktor-faktor yang menyebabkan tekanan darah tinggi yang tidak normal termasuk konsumsi alkohol, merokok, kekurangan gizi, dan kurang olahraga. Kurangnya olahraga atau tidak berolahraga berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Cegah dan Rawat Sebelum Terlambat
- Kendalikan tekanan darah
- Kendalikan berat badan agar tetap normal
- Makan makanan yang sehat
- Rutin berolahraga
- Hindari merokok
- Hindari alkohol
- Periksa kesehatan secara teratur
“Pemeriksaan kesehatan secara teratur adalah cara terbaik untuk mengurangi faktor risiko stroke.”
Risiko untuk Wanita
Meskipun faktor yang menimbulkan stroke pada pria dan wanita tidak berbeda jauh, wanita memiliki risiko lebih tinggi terutama saat hamil karena tekanan darah mereka akan lebih tinggi dari biasanya. Selain itu, wanita yang sering mengalami sakit kepala migraine serta yang pernah mengonsumsi pil kontrasepsi juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular.



