Perawatan untuk gangguan dan penyakit tidur tergantung pada jenis gangguan tidur. Yang terpenting adalah mendiagnosis penyebab penyakit dan mengobati akarnya. Namun, beberapa gangguan, selain perlu perawatan pada penyebabnya, juga mungkin memerlukan pengobatan untuk gejalanya. Gejala tersebut termasuk insomnia kronis (Chronic Insomnia).
Prinsip perawatan gangguan tidur sama dengan perawatan penyakit lainnya, yang terbagi menjadi
- Perawatan tanpa obat (Non-pharmacologic therapy)
- Perawatan dengan obat (Pharmacologic therapy)
Atau juga dapat dibagi menjadi
- Perawatan terhadap penyebab (specific treatment)
- Perawatan lainnya yang mendukung (supportive treatment)
Selama perawatan, hal yang sama pentingnya adalah konsistensi dalam perawatan (treatment compliance) dan pemantauan perawatan secara teratur (regular follow-up). Sebagai contoh, perawatan pasien obstructive sleep apnea dengan terapi tekanan jalan napas positif, yaitu CPAP.
Masalah utama adalah sebagian pasien tidak menjalani perawatan secara terus menerus (non-adherence) karena alasan apa pun, misalnya beberapa pasien merasa tidak nyaman saat mengenakan masker CPAP sehingga tidak menggunakan perangkat tersebut lagi, tanpa mengetahui bahwa ada solusi untuk masalah tersebut seperti mengganti jenis masker agar lebih sesuai, atau untuk beberapa orang, mengenakan masker sebelum tidur untuk sementara waktu tanpa menyalakan perangkat CPAP dapat membantu pasien terbiasa dengan kondisi tersebut saat tidur dengan perangkat CPAP yang sedang berfungsi.




